
Begitu melihat tulisan TOILET WANITA , MERA segera membukannya , tapi...seperti yang kita tahu , jika toilet adalah tempat perkumpulan wanita wanita BERGIBAH , BERSOLEK dan BERGEROMBOL . Tepatnya di bagian wastafel dimana terpampang kaca nan besar dan panjang sudah berderet deret wanita yang tengah menambal solekan mereka atau pun untuk sekedar mengobrol .
BRAKK..!!!!
Mereka seketika dibuat kaget dengan pintu yang terbuka .
"Maaf ya kalo ganggu ... silahkan dilanjut " ucap MERA yang memang tanpa harus tahu untuk apa mereka berkumpul di sini .
"Siapa cewe tadi ?" Tanya salah seorang dari mereka .
"Gak tahu , simpanan baru kali , sepanjang aku ikut semua pesta , gak pernah tuh lihat dia "
"Kaya MILY dong , bisa bisa nya dia pulang ke INDONESIA setelah lenyap 2 tahun "
"Ya iya lah ...emang dia gak butuh uang lagi buat kehidupannya "
"Yang bikin aku geregetan , kenapa coba RIO selalu membantunya , bikin kesel gak si... gak sadar apa dia cewe licik "
"Tau tuh..si RIO , kenapa coba gak milih kamu ya TASYA "
"Jangan jangan udah di jampi jampi tuh sama MILY "
"Bisa jadi tuh .."
Disisi lain MERA yang sudah selesai berhajat pun dibuat pusing dengan obrolan mereka yang terus mengarah kemana mana .
"Aaahhh...aku punya ide nih " idenya karena melihat kecoa yang tiba tiba melintas dari dinding luar .
Dari balik pintu dia sengaja melempatkan kecoa itu ke arah kumpulan para gadis di wastafel , dan seketika mereka pun jadi kacau dan berteriak se jadi jadi nya , hal itu tentu saja membuat tawa MERA tak tertahankan , mendapati mereka yang kocar kacir melarikan diri dari toilet .
"Wkwkwkwkwkw....makan tuh kecoa , makanya kalau punya mulut tuh di jaga dong , bilangnya artis , sama anak orang kaya , tapi mulut ga di sekolahin " puas MERA sembari keluar dari pintu toiletnya .
Tok..tok....
"Mba...mereka udah gak ada ko , mba bisa keluar " ucap MERA yang menyadari bila ada seseorang disebelah toiletnya .
Dan benar saja , rupannya seorang artis yang sering di elu elu kan oleh KENAN itu pun keluar dari bilik kamar toilet itu dengan mata yang memErah .
"Waaahhh...mereka jahat sekali ya tadi , mba gak papa kan ?" Ucap MERA karena iba padanya .
"Aku gak papa ko , sudah biasa dalam dunia hiburan atau pun dunia bisnis , mereka akan benci dengan seseorang yang jauh dari mereka "
"Tapi kan gak seharusnya begitu mba , aku saja gak terima dibilang mereka saya simpanan orang , enak saja , makannya saya kasih pelajaran saja buat mereka "
"Tapi makasih ya tadi , untung kamu berani melempar kecoa itu " senang artis MILY itu .
"Sama sama mba "
"Oh iya nama kamu siapa , namaku EMELY , Nama mu?"
"Saya MERA mba , harusnya saya yang ngenalin diri , di INDONESIA siapa si yang gak kenal mba MILY , jujur ya mba , sepupu saya itu ngeeeefans banget lo sama mba "
"Oh ya...? Kalau begitu sekaligus untuk persahabatan kita , saya ada sesuatu nih buat sepupu mu MERA "
Sebuah gantungan kunci yang limit edision buatan EMILY itu pun di serahkan olehnya kepada MERA 3 buah , lengkap dengan tanda tangan khas nya .
"Waahhh...banyak sekali mba , tapi justru pas untuk 2 saudara ku "
"Benarkah ?? Kebetulan aku mengambil 10 buah untuk 10 orang yang ingin aku kasih dari 100 yang di produksi pasar "
"Wwaaahhh..terimakasih looo , saya gak nyangka bisa sampai dikasih 3 sekaligus "
__ADS_1
"Kamu berhak mendapatkannya , kalau begitu ..ayo kita ke aula pesta "
"Ayo mba "
Ke dua wanita itu pun pergi bersama ke arah aula pesta , namun seseorang dari managemen artisnya datang dan keduanya pun berpisah lagi .
MERA pun kembali ke arah meja dimana keluargannya berada , kali ini ruangan sudah semakin ramai dengan para pengunjung , keluarga besarnya pun berkumpul disana ada om KEY dan tante SOFIA disana semua bersama keluarga dari ALAN .
Seseorang pun tengah berpidato di mimbar sana , seorang pengusaha elektronik yang terlihat dari gambar layar dibelakangnya , usianya pun tak jauh dari ayahnya , mungkin 5 atau 6 tahun lebih tua dari KENZO . Tapi yang membuatnya kaget adalah pria yang berdiri tak jauh dari pengusaha itu . Dia lah lelaki yang tadi bertabrakan dengannya di lorong jalur lift saat dia mau ke arah toilet .
"Itu kan lelaki tadi , sepertinya dia orang orang dari perusahaan elektronik ini" gumam MERA dalam hati .
Setelah beberapa acara yang membosan kan untuk MERA , baru lah di penghujung acara dia merasa lega karena tiba saat nya makan malam bersama , maklum saja setelah tadi siang dia makan bersama ibunya dia belum makan sesuatu lagi .
Terlihat pula beberapa bawahan dari berbagai perusahaan pergi ke beberapa meja untuk mengundang bos mereka ke ruangan ruangan yang sudah di pesan atasan mereka dalam menjalin kerja sama . Begitu pun dengan KENZO yang sebelumnya dibuat kaget karena didatangi ajudan tuan DICKY padahal dia belum ada rencana kerja sama tahun ini .
"Kalau tuan sudah selesai , tuan kami meminta tuan KENZO untuk datang ke ruangan tuan DICKY "
"Baik lah..terimakasih tuan " senang KENZO sambil menerima kunci VIP itu .
"Wahh..wahh...nampak nya kali ini paman KENZO penuh keberuntungan " senang KEY .
"Padahal tahun ini aku belum ada projek buat tahun depan looo , ada apa ya ? Kalau mengenai urusan perhiasan kan sudah dia setujui kan ?"
"Iya benar .... sudah lah , kalau tak mau nanti buat keluarga ku loooo "
"Ayah ini...itu kan buat KENZO , mana boleh buat kita " kesal istrinya SOFIA .
"Tenang saja SOFIA , Adik ipar ku cuma bercanda ko "
"Tuhh bu , ANDINI saja tahu aku cuma bercanda "
"Iya..iya.."
Setelah selesai makan malamnya KENZO beserta ANDINI pun akan memenuhi undangannya untuk bertemu dengan tuan DICKY .
"Kamu benar tak mau ikut sekalian ?" Tannya ayahnya karena anaknya memilih bersama dengan 2 saudaranya .
"Iya ayah , nanti aku menyusul ke sana , di lantai atas kan nomor xxx "
"Iya ...ibu akan bicara pada penjaganya untuk mengizinkanmu masuk "
"Okey..."
"Ayo yah.."
"KENAN , ALAN...tolong jaga anak paman ya "
"Siappp paman "
Kedua orang tua itu pun pergi ke arah jalur lift bersama beberapa orang lainnya .
"Kau yakin tak ikut paman ?" Tannya KENAN .
"Gampang...karena aku ada sesuatu buat kalian hehehehe" tawa misterius MERA sembari mengambil sesuatu dari dalam tas nya .
Sebuah gantungan langka yang diproduksi pasar sebanyak 100 buah itu pun membuat ke dua pria didepannya geger tak karuan .
"Buat ku..buat ku .!!!!!.." geger ke dua pria itu , sehingga beberapa mata pun melihati mereka dan seketika membuat mereka malu sendiri .
"Dasar kalian , ini ada dua , memang khusus buat kalian " ucap MERA sehingga membuat dua pria itu lega .
__ADS_1
"Kau dapat dari mana , itu sudah habis dipasaran loo..dalam 10 menit " terang ALAN .
"Hebat kan aku , malah aku dapat 3 , yang satu tentu saja untuk ku "
"Waahhh...hebat ya sepupu ku , sini dong bagian ku "
"Okey...tapi ada syaratnya looo"
"Apaan sii..katanya buat kita " kecewa ALAN .
"Bukan apa apa ko , tapi ...boleh kan kalau suatu hari aku butuh pertolongan , kalian tak boleh menolaknya "
"Beres..DEAL " SIgap ke dua lelaki itu .
Tapi..baru saja ALAN memwgang gantungannya sambil menciuminya , tiba tiba gantungan itu dengan sigap direbut oleh seseorang .
"Heii..." kaget ALAN .
"Apa kamu " ucap seorang wanita yang lebih tua 2 tahun dari MERA , dia adalah JESSY keponakan KEY , anak dari PUTRI dari pernikahan sebelumnya .
"Ya ampun ..ternyata kak JESSY , dari tadi dicariin malah ngilang " oceh KENAN yang dari tadi mencarinya .
"Maaf ya aku sibuk , dan.... jangan panggil aku kakak KENAN , panggil nama ku saja " kesalnya sambil menjewer sepupunya itu .
"Aakkhhh... iya iya "
"Hahahaha.... kasian deh dijewer , kamu dari mana saja JESSY ?"
"Gini nih...makannya aku suka sepupuku yang perempuan , aku kumpul dengan teman lama ku MERA "
"OOhh...begitu , pantas dari tadi aku tak melihatmu "
"Ngomong ngomong kalian dapat dari mana gantungan ini , aku tak melihat KTP kalian di lembar pembelian nya , nih aku kembalikan "
"Gitu kek dari tadi .... dasar "
"Aku dapat dari orangnya " polos MERA berkata .
"Benar kah ?" Ke 3 orang itu pun sama sama kaget .
"Jadi kamu orangnya ?" Kaget JESSY .
"Iya ..ada apa memangnya , kau kenal dengan nya ?"
"Tentu saja , dia teman baikku " bangga nya , tapi justru ke dua pria didepannya justru sebal dibuatnya .
"Kenapa tak memberi mereka gantungannya ?" Tannya MERA .
"Aku , bisa saja aku minta , tapi untuk apa ..apa lagi buat anak rese ini " tunjuknya pada ALAN .
"Kau ini JESSY , masih saja begitu pada ku , aku kan tak sengaja memecahkan botol parfum mu"
"Aahhhh...pantas saja , JESSY yang bagai RATU ini marah pada mu "
"Aku kan sudah minta maaf MERA , dia saja yang tak memaaf kan aku " sedih ALAN .
"Huhhhh....MERA , aku pergi dulu ya "
"Iya ...selamat bersenang senang "
"Tentu saja "
__ADS_1
"Hey...kau tak menemui paman ?" Ingat KENAN .
"Oh..iya , okelah...dahhh...." MERA pun langsung berlari menuju ke arah LIFT .