I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
GANTUNGAN KUNCI EMELY


__ADS_3

Begitu melihat tulisan TOILET WANITA , MERA segera membukannya , tapi...seperti yang kita tahu , jika toilet adalah tempat perkumpulan wanita wanita BERGIBAH , BERSOLEK dan BERGEROMBOL . Tepatnya di bagian wastafel dimana terpampang kaca nan besar dan panjang sudah berderet deret wanita yang tengah menambal solekan mereka atau pun untuk sekedar mengobrol .


BRAKK..!!!!


Mereka seketika dibuat kaget dengan pintu yang terbuka .


"Maaf ya kalo ganggu ... silahkan dilanjut " ucap MERA yang memang tanpa harus tahu untuk apa mereka berkumpul di sini .


"Siapa cewe tadi ?" Tanya salah seorang dari mereka .


"Gak tahu , simpanan baru kali , sepanjang aku ikut semua pesta , gak pernah tuh lihat dia "


"Kaya MILY dong , bisa bisa nya dia pulang ke INDONESIA setelah lenyap 2 tahun "


"Ya iya lah ...emang dia gak butuh uang lagi buat kehidupannya "


"Yang bikin aku geregetan , kenapa coba RIO selalu membantunya , bikin kesel gak si... gak sadar apa dia cewe licik "


"Tau tuh..si RIO , kenapa coba gak milih kamu ya TASYA "


"Jangan jangan udah di jampi jampi tuh sama MILY "


"Bisa jadi tuh .."


Disisi lain MERA yang sudah selesai berhajat pun dibuat pusing dengan obrolan mereka yang terus mengarah kemana mana .


"Aaahhh...aku punya ide nih " idenya karena melihat kecoa yang tiba tiba melintas dari dinding luar .


Dari balik pintu dia sengaja melempatkan kecoa itu ke arah kumpulan para gadis di wastafel , dan seketika mereka pun jadi kacau dan berteriak se jadi jadi nya , hal itu tentu saja membuat tawa MERA tak tertahankan , mendapati mereka yang kocar kacir melarikan diri dari toilet .


"Wkwkwkwkwkw....makan tuh kecoa , makanya kalau punya mulut tuh di jaga dong , bilangnya artis , sama anak orang kaya , tapi mulut ga di sekolahin " puas MERA sembari keluar dari pintu toiletnya .


Tok..tok....


"Mba...mereka udah gak ada ko , mba bisa keluar " ucap MERA yang menyadari bila ada seseorang disebelah toiletnya .


Dan benar saja , rupannya seorang artis yang sering di elu elu kan oleh KENAN itu pun keluar dari bilik kamar toilet itu dengan mata yang memErah .


"Waaahhh...mereka jahat sekali ya tadi , mba gak papa kan ?" Ucap MERA karena iba padanya .


"Aku gak papa ko , sudah biasa dalam dunia hiburan atau pun dunia bisnis , mereka akan benci dengan seseorang yang jauh dari mereka "


"Tapi kan gak seharusnya begitu mba , aku saja gak terima dibilang mereka saya simpanan orang , enak saja , makannya saya kasih pelajaran saja buat mereka "


"Tapi makasih ya tadi , untung kamu berani melempar kecoa itu " senang artis MILY itu .


"Sama sama mba "


"Oh iya nama kamu siapa , namaku EMELY , Nama mu?"


"Saya MERA mba , harusnya saya yang ngenalin diri , di INDONESIA siapa si yang gak kenal mba MILY , jujur ya mba , sepupu saya itu ngeeeefans banget lo sama mba "


"Oh ya...? Kalau begitu sekaligus untuk persahabatan kita , saya ada sesuatu nih buat sepupu mu MERA "


Sebuah gantungan kunci yang limit edision buatan EMILY itu pun di serahkan olehnya kepada MERA 3 buah , lengkap dengan tanda tangan khas nya .


"Waahhh...banyak sekali mba , tapi justru pas untuk 2 saudara ku "


"Benarkah ?? Kebetulan aku mengambil 10 buah untuk 10 orang yang ingin aku kasih dari 100 yang di produksi pasar "


"Wwaaahhh..terimakasih looo , saya gak nyangka bisa sampai dikasih 3 sekaligus "

__ADS_1


"Kamu berhak mendapatkannya , kalau begitu ..ayo kita ke aula pesta "


"Ayo mba "


Ke dua wanita itu pun pergi bersama ke arah aula pesta , namun seseorang dari managemen artisnya datang dan keduanya pun berpisah lagi .


MERA pun kembali ke arah meja dimana keluargannya berada , kali ini ruangan sudah semakin ramai dengan para pengunjung , keluarga besarnya pun berkumpul disana ada om KEY dan tante SOFIA disana semua bersama keluarga dari ALAN .


Seseorang pun tengah berpidato di mimbar sana , seorang pengusaha elektronik yang terlihat dari gambar layar dibelakangnya , usianya pun tak jauh dari ayahnya , mungkin 5 atau 6 tahun lebih tua dari KENZO . Tapi yang membuatnya kaget adalah pria yang berdiri tak jauh dari pengusaha itu . Dia lah lelaki yang tadi bertabrakan dengannya di lorong jalur lift saat dia mau ke arah toilet .


"Itu kan lelaki tadi , sepertinya dia orang orang dari perusahaan elektronik ini" gumam MERA dalam hati .


Setelah beberapa acara yang membosan kan untuk MERA , baru lah di penghujung acara dia merasa lega karena tiba saat nya makan malam bersama , maklum saja setelah tadi siang dia makan bersama ibunya dia belum makan sesuatu lagi .


Terlihat pula beberapa bawahan dari berbagai perusahaan pergi ke beberapa meja untuk mengundang bos mereka ke ruangan ruangan yang sudah di pesan atasan mereka dalam menjalin kerja sama . Begitu pun dengan KENZO yang sebelumnya dibuat kaget karena didatangi ajudan tuan DICKY padahal dia belum ada rencana kerja sama tahun ini .


"Kalau tuan sudah selesai , tuan kami meminta tuan KENZO untuk datang ke ruangan tuan DICKY "


"Baik lah..terimakasih tuan " senang KENZO sambil menerima kunci VIP itu .


"Wahh..wahh...nampak nya kali ini paman KENZO penuh keberuntungan " senang KEY .


"Padahal tahun ini aku belum ada projek buat tahun depan looo , ada apa ya ? Kalau mengenai urusan perhiasan kan sudah dia setujui kan ?"


"Iya benar .... sudah lah , kalau tak mau nanti buat keluarga ku loooo "


"Ayah ini...itu kan buat KENZO , mana boleh buat kita " kesal istrinya SOFIA .


"Tenang saja SOFIA , Adik ipar ku cuma bercanda ko "


"Tuhh bu , ANDINI saja tahu aku cuma bercanda "


"Iya..iya.."


Setelah selesai makan malamnya KENZO beserta ANDINI pun akan memenuhi undangannya untuk bertemu dengan tuan DICKY .


"Kamu benar tak mau ikut sekalian ?" Tannya ayahnya karena anaknya memilih bersama dengan 2 saudaranya .


"Iya ayah , nanti aku menyusul ke sana , di lantai atas kan nomor xxx "


"Iya ...ibu akan bicara pada penjaganya untuk mengizinkanmu masuk "


"Okey..."


"Ayo yah.."


"KENAN , ALAN...tolong jaga anak paman ya "


"Siappp paman "


Kedua orang tua itu pun pergi ke arah jalur lift bersama beberapa orang lainnya .


"Kau yakin tak ikut paman ?" Tannya KENAN .


"Gampang...karena aku ada sesuatu buat kalian hehehehe" tawa misterius MERA sembari mengambil sesuatu dari dalam tas nya .


Sebuah gantungan langka yang diproduksi pasar sebanyak 100 buah itu pun membuat ke dua pria didepannya geger tak karuan .


"Buat ku..buat ku .!!!!!.." geger ke dua pria itu , sehingga beberapa mata pun melihati mereka dan seketika membuat mereka malu sendiri .


"Dasar kalian , ini ada dua , memang khusus buat kalian " ucap MERA sehingga membuat dua pria itu lega .

__ADS_1


"Kau dapat dari mana , itu sudah habis dipasaran loo..dalam 10 menit " terang ALAN .


"Hebat kan aku , malah aku dapat 3 , yang satu tentu saja untuk ku "


"Waahhh...hebat ya sepupu ku , sini dong bagian ku "


"Okey...tapi ada syaratnya looo"


"Apaan sii..katanya buat kita " kecewa ALAN .


"Bukan apa apa ko , tapi ...boleh kan kalau suatu hari aku butuh pertolongan , kalian tak boleh menolaknya "


"Beres..DEAL " SIgap ke dua lelaki itu .


Tapi..baru saja ALAN memwgang gantungannya sambil menciuminya , tiba tiba gantungan itu dengan sigap direbut oleh seseorang .


"Heii..." kaget ALAN .


"Apa kamu " ucap seorang wanita yang lebih tua 2 tahun dari MERA , dia adalah JESSY keponakan KEY , anak dari PUTRI dari pernikahan sebelumnya .


"Ya ampun ..ternyata kak JESSY , dari tadi dicariin malah ngilang " oceh KENAN yang dari tadi mencarinya .


"Maaf ya aku sibuk , dan.... jangan panggil aku kakak KENAN , panggil nama ku saja " kesalnya sambil menjewer sepupunya itu .


"Aakkhhh... iya iya "


"Hahahaha.... kasian deh dijewer , kamu dari mana saja JESSY ?"


"Gini nih...makannya aku suka sepupuku yang perempuan , aku kumpul dengan teman lama ku MERA "


"OOhh...begitu , pantas dari tadi aku tak melihatmu "


"Ngomong ngomong kalian dapat dari mana gantungan ini , aku tak melihat KTP kalian di lembar pembelian nya , nih aku kembalikan "


"Gitu kek dari tadi .... dasar "


"Aku dapat dari orangnya " polos MERA berkata .


"Benar kah ?" Ke 3 orang itu pun sama sama kaget .


"Jadi kamu orangnya ?" Kaget JESSY .


"Iya ..ada apa memangnya , kau kenal dengan nya ?"


"Tentu saja , dia teman baikku " bangga nya , tapi justru ke dua pria didepannya justru sebal dibuatnya .


"Kenapa tak memberi mereka gantungannya ?" Tannya MERA .


"Aku , bisa saja aku minta , tapi untuk apa ..apa lagi buat anak rese ini " tunjuknya pada ALAN .


"Kau ini JESSY , masih saja begitu pada ku , aku kan tak sengaja memecahkan botol parfum mu"


"Aahhhh...pantas saja , JESSY yang bagai RATU ini marah pada mu "


"Aku kan sudah minta maaf MERA , dia saja yang tak memaaf kan aku " sedih ALAN .


"Huhhhh....MERA , aku pergi dulu ya "


"Iya ...selamat bersenang senang "


"Tentu saja "

__ADS_1


"Hey...kau tak menemui paman ?" Ingat KENAN .


"Oh..iya , okelah...dahhh...." MERA pun langsung berlari menuju ke arah LIFT .


__ADS_2