I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
MARCO BERSODARA


__ADS_3

Sebuah mobil sport keluaran baru itu kemudian mendekat ditempat tadi ANDINI dipinta menunggu .


"Ayo...masuk lah " ucap pria itu sembari menurunkan jendela kaca mobil nya dan memakai kaca mata hitamnya .


Mobil pun pergi meninggalkan area tempat pembelanjaan , menyusuri jalanan nan padat khas dari ibu kota .


"Oh ya .... kau sudah lama mengenal adik ku ?"


"Belum si..aku mengenalnya saat diajak sodaraku ke pesta ulang tahunnya "


"Sodaramu ? Siapa ?"


"Keluarga tuan SAPUTRA , KENZO ARYA SAPUTRA "


"Oh... jadi kau masih kerabatnya ?"


"Kerabat jauh , makanya aku juga tinggal disana , anda mengenalnya ?"


"Ya.... lumayan , dia kan junior ku yang paling berbakat , kalau tak salah ada kembaranya juga kan...siapa ya..aku lupa namanya "


"KEY PUTRA MAHARDIKA mungkin ?"


"Aahh... benar , mereka adalah generasi jenius setelah aku "


"Jadi anda pernah sekolah di sana juga "


"Ya... kebetulan juga , hanya saja aku lebih dulu lulus"


"Patas saja aku tak pernah melihat anda disana "

__ADS_1


"Waww...kau disana juga ?"


"Iya...kebetulan aku bisa diterima SMP disana "


"Hebat ya kalian "


"Bisa saja , justru keluarga MARCO kan yang hebat dan kalian bisa sampai lompat kelas , belum lagi dengan saham kalian yang ada di mana mana "


"Hehehe..bisa saja.."


Ke duanya terus bercerita satu sama lain , hingga tak sadar sudah sampai di gedung perkantoran milik keluarga KENZO .


"Terimakasih atas tumpangannya "


"Sama sama , lain kali kita bisa bertemu lagi kan ?"


Tanpa di sadari oleh ANDINI disisi lain sudah berdiri seorang KENZO dan assistennya HENDRI tengah keluar dari mobilnya , nampaknya ANDINI tak menyadari kehadiran mereka , dia masih berpamitan dengan kakak SOFIA itu .


Begitu dia membalikan badannya , dia terkejut bukan main ,rupa rupanya di jalan satunya sudah pulang mobil sang bos dan kini tengah berdiri di depan pintu masuk bersama sang assistennya .


Mau tak mau ANDINI pun mendekat ke arah pintu masuk itu , sedangkan HENDRI langsung pamit untuk masuk ke dalam terlebih dahulu .


"Maaf ANDINI , Kali ini aku tak bisa membantumu " lesu HENDRI sembari masuk ke pintu lift .


"Ee...KEN..ee..mak..sud..ku ...bos KEN.."Gagap nya berkata , karena wajah pria itu sudah benar benar menahan amarahnya .


"MASUK KE RUANGANKU SEKARANG !!" kerasnya sembari melangkah dengan cepat dan membuat ANDINI dan juga beberapa staf yang berada di lobi pun terperanjat , tapi mereka tak berani sedikit pun untuk sekedar mengangkat wajahnya .


HENDRI hanya bisa masuk keruangannya tanpa menghiraukan ke dua orang itu masuk ke dalam ruangan sang bos itu .

__ADS_1


KENZO pun langsung duduk di sofa nya sembari merapatkan ke dua jemari di pangkuannya .


ANDINI pun mengikuti duduk di kursi depannya , hanya saja entah KENZO mau pun dirinya tak ada yang membuka pembicaraan .


"Maaf... aku meninggalkan kantor tanpa memberitahumu " lirih ANDINI sambil tertunduk dengan rasa bersalahnya .


"Aku benar benar kecewa padamu ANDINI , apakah obrolan kita malam itu tak ada yang kau dengar sama sekali !!???" Marah pria itu .


"Maksudmu ?? Seorang jenius yang menghancurkan perusahaan ayah ku adalah dia?"


"Benar biar ku jelaskan padamu , jenius diatas ku dan KEY adalah MICHELLE NATHANIEL MARCO , kakak dari SOFIA ALEXANDRA MARCO , tuan muda dan juga calon penerus perusahan MARCO " Terang KENZO panjang lebar .


Disitu ANDINI hannya bisa terbelalak kaget sambil memegangi mulutnya yang tak kuasa seperti mendapat serangan petir siang itu .


Dirinya baru tahu , bila asal dari kehancuran masa kecilnya itu justru dimulai dari mereka orang yang baru saja dia temui .


Di lain tempat , setelah kepulangannya mengantar ANDINI , MICHELLE pun langsung pulang kerumahnya , lagi pula dia masing ingin beristirahat setelah kesibukan tadi pagi dengan media setempat .


"Waawww... jadi bagaimana setelah mengantar tuan putri nya" tannya adiknya itu .


"Lumayan .... rupannya adik ku tahu selera kakaknya ya , lalu...apa kabar dengan tuan SAPUTRA mu ?"


"Dia itu cerdas , sulit untuk masuk meski sudah dengan strategi , oh ya.... ini aku ada sesuatu untuk mu kak " ucap adiknya sembari menyodorkan beberapa berkas didalam map coklat seperti halnya informasi penting .


"Tak salah bila dulu bisa lompat kelas , terimakasih ya "


"Jangan lupa ya untuk bayaranku "


"Beress...."

__ADS_1


__ADS_2