
Tak terasa waktu sudah hampir pukul 12 malam , sehingga acara pun harus selesai karena besok mereka masih harus berangkat bekerja di kantor masing masing .
Bos JOE dan para serdadunya pun sudah lebih dulu meninggalkan rumah ini , kini tinggal kakak sepupunya yang masih di halaman parkir rumah .
"DIN , mulai dari hari ini , sebaiknya kamu selalu bersama dengan KENZO ya, bisa juga dengan ku , yang penting jangan pernah kamu pergi sendirian "
"Memang ada apa kak KEY ?"
"Ini sii..cuma untuk antisipasi dari ku dan KENZO , Karena menurut informasi , seseorang yang sangat berbahaya sudah ada di INDONESIA "
"Benar kah ?? "
"Ya..., karena ini masih penelusuran kita , jadi tolong bekerja sama lah dengan kami "
"Apa mungkin ini ada kaitannya dengan perihal ayah dan ibu ku ?"
"Ini masih terlalu awal , jaga dirimu baik baik "
"Iya kak , hati hati di jalan "
"Ya...oh ya , tolong kau tenangkan KENZO , sepertinya dia terlalu bannyak fikiran hari ini "
"Baik kak KEY "
KEY pun turut pergi meninggalkan rumah itu , dan buru buru ANDINI berlari ke kamar KENZO , dimana disana sudah ada KENZO di balik jendelannya yang termenung dalam wajah kerisauan .
"Apa aku mengganggu mu ?"
"Tidak ...kenapa kau kesini , apa kau tak langsung istirahat ?"
"Tadinya begitu , tapi kak KEY kata ..kau sedang banyak fikiran "
__ADS_1
"Ya.... tapi kau tak perlu khawatir , selagi kau masih bersama dengan ku , KEY dan para teman temanmu , itu sudah cukup "
"Apa aku boleh tau , sebetulnya apa yang terjadi hingga kalian sangat mengkhawatirkan ku , siapa yang baru saja berada di sini hingga kalian sangat khawatir " penasarannya sembari ikut duduk di sofa itu .
"Ceritannya panjang , tapi yang jelas ...seseorang ini adalah orang jenius yang ada di indonesia , dan di umurnya yang masih remaja , dia mampu menghancurkan perusahaan ayahmu di BALI "
Kata kata KENZO seperti layaknya petir yang tiba tiba menyambar ANDINI , karena dia tak akan lupa dengan kejadian itu , dimana disaat kondisi kantor ayahnya yang sedang kritis , dia yang baru berumur 8 tahunan pun ikut pontang panting pergi dari jakarta - bali . Hingga entah apa yang terjadi mereka pun sampai pernah tinggal dirumah ini beberapa hari , baru lah ANDINI menetap di DESA NGADAS - MALANG sekaligus menemani nenek AYU ( nenek KENZO ) .
"Aku ingat kejadian itu , dua hari sekali aku bisa bolak balik dari bali - jakarta , sampai sampai aku harus menginap di rumahmu , apa kau masih ingat hari itu ?"
"Bagaimana aku tak ingat , bila seorang gadis petakilan ( banyak tingkah / aktif ) berani masuk ke kamar orang lain dan memecahkan celengan jago ku yang sudah aku beri makan selama 5 tahun "
"Hahahaha...kamu masih ingat ya , kalau tak salah kamu langsung menangis dan memarahiku kan "
"Ya.... bagaimana tidak , aku kan melarang semuannya untuk masuk ke kamarku , tapi bisa bisa nya kau malah membuat gaduh dikamarku "
"Meskipun aku ini pembuat ulah , tapi ayah dan ibu tak pernah memarahi ku , makannya begitu aku diomeli olehmu disitu aku langsung sadar , begitu menetap di NGADAS dan bersekolah disana , aku langsung berubah menjadi selayaknya gadis" kenang gadis itu .
"Kau pasti rindu ya dengan mereka ?"
"Ya... aku sangat merindukan mereka , setiap hari aku memandangi foto mereka , berharap semoga mereka selamat dan bisa menjemputku disini " ucap sembari terus menitikan air matannya , sehingga KENZO pun memeluknya untuk sekedar menenangkannya .
"Tolong bersabarlah , keluargamu dan keluargaku pun sedang berusaha mencari mereka , sejak kau tinggal disini papa dan mama ku terus mencari , hingga akhirnya kita harus ke INGGRIS karena ada informasi bila seseorang melihat wajah yang hampir sama dengan ayah INDRA pergi ke EROPA "
"Benarkah ? Kau tak bohong kan KEN ?"
"Tidak , maka dari itu secara diam diam papa dan mama harus mencari data data di seluruh EROPA melalui kenalannya , karena ini bersifat rahasia sehingga kita harus bersabar , takutnya justru musuh mencurigai dan bertindak selangkah ke depan dan itu akan membahayakan posisi ayah INDRA dan ibu mu "
"Terimakasih KEN , terimakasih banyak..." ucapnya penuh kebahagiaan sembari terus memeluk pria itu .
# # # #
__ADS_1
Beberapa hari kemudian setelah acara makan makan dan perbincangan ANDINI dan KENZO itu , suasana pun serasa sedikit membaik , hingga disuatu siang tiba tiba sebuah CHAT pun muncul di hp ANDINI .
"ANDINI ...ini aku SOFIA , maaf aku baru sempat mengabari mu karena aku sedikit sibuk , apa siang ini kau ada waktu ?" Begitulah isinya .
"Pak HENDRI , siang ini bos KENZO ada acara bersamamu kan ?"
"Kalau tak salah iya , coba aku cek dulu ..." pintannya sambil mengecek di NOTE nya .
"Benar ... jam 1 sampai jam 2 aku akan menemani bos KEN ke tempat bos JOE , kamu tak sekalian ikut ?"
"Pengennya si...tapi lain kali saja , sepertinya aku akan ada urusan sedikit , tolong jangan beri tahu bos ya "
"Kemana memang nya ?"
"Sebentar.." pintannya lalu dia pun mulai mengetik .
"Maaf aku baru membalas...tak apa kalau baru mengabari , ngomong ngomong sepertinya siang ini ada waktu dari jam makan siang , tapi tak bisa lebih dari jam 2 " pesannya .
"Okey...aku tak akan lama , ayo kita bertemu di mall dekat kantor mu , kebetulan ada tas baru dan aku sudah memesannya disana "
"Baik lah , aku akan ke sana saat jam makan siang "
"Baiklah ...aku tunggu ya , nanti aku akan kabari aku dimana "
"Baiklah sampai jumpa " putus pesan mereka .
"Tak jauh pak , hannya makan siang ke mall dekat kantor "
"Oohhh...baik lah , aku akan rahasiakan dari si bos.."
"Oke...makasih ya , nanti akan aku belikan kopi kesukaan pak HENDRI itu "
__ADS_1
"Baik lah..... aku tunggu ya "