
Pagi itu matahari masih tertutup awan awan dilangit , tirai pun masih menutupi ruangan VIP itu . KENZO pula masih pulas diperbaringan sampai sampai tak menyadari bila gadis yang semalam dipeluknya sudah duduk sambil bersila tangan dengan wajah semerah merahnya karena menahan kemarahan dan butuh penjelasan tentang apa yang terjadi pada dirinya .
"Eeemmmmm..."
lelaki itu sepertinya sudah sedikit tersadar dari tidurnya .
"Bagaimana rasanya tidur di ranjang pasien , lelap ya ???" Ucap ANDINI dari sofanya .
Ucapannya seketika menyadarkan pria itu sehingga langsung terduduk diranjang itu tanpa menghiraukan badannya yang dari semalam tanpa mengenakan kemejanya .
"Kau sudah sehatan ya...bagus lah kalau begitu , aku masih mengantuk .." lesunya sambil sesekali menguap dan merebahkan kembali badannya .
"KENZO !!!!.kita masih perlu bicara , jangan sekali kali kau mengabaikanku !!!! " kesal ANDINI sembari kearah ranjangnya sambil mengandeng tiang infusan ditangannya.
"Bicara apa lagi...aku masih mengantuk nih "
"Kau ini , lagi pula ini kan kamar rawat ku , kau kan bisa tidur dirumah " kesalnya sambari menggoyang goyangkan badan yang rebahan itu .
"Bangun..bangun...bangun " cerewet ANDINI sehingga lelaki itu pun mau tak mau membuka matanya .
Tanpa rasa bersalah dia bangun dan terduduk ditepi ranjang pasien sambil memandangi gadis disebelahnya itu .
"Hehh....sepertinya kau sudah sembuh ya , dasar cerewet "
"Apa kau bilang ... aku laper tau , kau ini tak ada perhatian - perhatiannya dengan pasien , mana tidur aja dari tadi "
"Lagian masih jam 7 pagi kau sudah teriak teriak "
"Jam 7 pagi dari mana , ini sudah jam 10 pagi tau..kau tak lihat sudah se terang ini " kesal gadis itu .
"Yang benar ??? " pura pura nya tanpa berdosa .
"Oooo...pantas aku sudah lapar "
__ADS_1
"Apaan si...sana kek nyari sarapan , aku tak mau dengan sarapan sehat disini "
"Lagian Kau kan masih proses penyembuhan , terus kau bawa kemana sarapanmu ??"
"Sudah aku kasih ke bodyguard mu "
"Hhuuuuhhh..kau ya memang "
"Makanya cepet dong belikan aku makanan "
"Iya iya..bawel.."
Lelaki itu pun bangkit dari ranjang ,membasuh mukanya dan segera meraih bajunya sebelum pergi membeli sarapan untuk nya dan ANDINI .
"Aku bubur ayam ya , jangan beri kacang kedelai aku tak suka.."
"Iya..iya "
"Hay...mau kemana ??"
"Cari sarapan "
"Tak usah lah bro , ni aku sudah belikan camilan "
"Tapi masalahnya..sang PUTRI didalam minta bubur ayam "
"Aku masih dengar suaramu KEN...!!!" Teriak yang didalam .
"Ya sudah...aku ke dalam ya "
"Ya...kau tak mau sekalian ?"
__ADS_1
"Tak usah repot repot..aku bisa makan camilan ini "
"Okey..aku pergi dulu " pamit nya meninggalkan KEY yang langsung masuk ke dalam .
Di dalam nampaklah seorang ANDINI dengan wajah masam nya, sambil duduk menghadap ke jendela kamarnya .
"Hey...masih pagi kenapa masam begitu "
"Habis nya , kau lihat sendiri kan tingkah KENZO kepadaku bagaimana " kesalnya .
"Oh ya..kebetulan aku bawa camilan , kamu bisa makan dulu untuk mengisi perutmu "
"Makasih KEY "
Ke dua pemuda itu pun bersama menyantap kue yang di bawa oleh KEY itu .
"KEY.... kalau kita memang satu keluarga , kenapa harus ada pertikaian antara ayah ku dan keluarga besar nya " keluh ANDINI .
"Entah lah , tak banyak yang aku ketahui , aku hannya mendengar sedikit rumornya , kalau ayahmu mencoba memonopoli hasil tambang , sehingga saat kakek tersadar beliau langsung menemui paman INDRA dan sakit struk nya tiba tiba kambuh , tapi siapa sangka paman justru kabur bersama bibi dan dirimu , sejak saat itu ayahku sangat membenci kalian "
"Dan karena itu pula , om PUTRA berani mencelakai ayahku untuk hannya merebut kalung kunci brangkas itu "
"Ya ... aku akui memang itu kesalahan kami , tapi tadinya kami hannya berniat memberi peringatan pada paman , tapi siapa sangka mobilnya oleng dan menabrak garis pembatas hingga membakar mobilnya "
"Tapi kenapa sampai saat ini belum juga ditemukan tubuh ayah dan ibu ku , bagaimana mungkin aku harus berspekulasi kalau mereka telah tiada sedangkan polisi sampai 10 tahun ini tak bisa mengerti hilangnya tubuh pengendara mobil itu " sedih ANDINI hingga berkaca kaca .
"Kamu sabar ya.... aku dan lainnya sedang berusaha untuk menyelidiki kasus ini , yang ditakutkan dengan adanya kasus penculikanmu , justru ada dari pihak lain yang memanfaatkan situasi keluarga kita yang berantakan untuk mengambil keuntungan bagi dirinya "
"Iya kak...yang aku takut kan memang begitu "
#maaf ya teman teman kalau AUTHOR kemarin belum bisa update karena sakit dan dirawat berhari - hari , minta doanya ya biar author selalu disehatkan dan juga teman teman semua nya amin .
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA