I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
HARI PERTAMA


__ADS_3

Dan benar saja seperti perkiraan JOE dan KENZO , gemuruh para gadis gadis itu pun semakin keras begitu dekat dengan ruang kelas 10 - 1 .


Lalu pintu itu pun terbuka , dimana didalam pun para gadis gadis pula sudah menunggu kedatangan idola ke dua mereka .



"Pagi teman teman .." sapa lelaki yang tak kalah tampannya dengan KENZO duduk di meja bertuliskan namanya .



"Pagi......" kompak para gadis gadis itu .



"Hey..hey..ngapain kalian masuk lagi kesini, pergi.. pergi...disini khusus buat yang ber IQ tinggi , kalau mau setiap hari melihat ke tiga pria tampan , kalian harus menggeser 27 siswa lainnya "



"JOE ayolah..jangan pelit pelit dengan kita "



"Iya JOE , kita kan sudah lama tidak melihat pemandangan indah seperti ini "



TEETTTT...TTEEEETTT....TEEETTT....



"Nah..nah..bell kan , bubar bubar "



Dengan raut wajah kecewa mereka pun kembali ke kelasnya masing masing .



"Huuff.... ya ampun "



"Sepertinya kamu tak lelah selama ini selalu menjaga kelas jenius " goda KEY .



"Yah..beginilah keharusan seorang ketua kelas , kalian semua masih mendukung ku kan "



"Ya JOE , biar kau saja lah yang menduduki ketua , kau kan paling cerewet dari perempuan dan..tampan" goda para gadis .



"Bagus lah kalau kalian menyadari aku tampan "



"Hay..KENZO , bagaimana selama tiga tahun tak ada aku ? "



"Yahh....terlalu monoton , aku juga lelah tak ada yang bisa menyamai nilai ku "



"Benar juga , sepertinya kali ini kau harus menambah asupan ilmu untuk bersaing dengan ku , karena aku sudah membawa bekal selama berada di BALI "



"Oh ya.., sayangnya aku pun tak gentar meski ada 10 nama KEY di kelas ini "



"Bagus lah , hari hari seperti ini lah yang membuat ku rindu dengan sosok KENZO di JAKARTA "



"Ya....ku ucap kan selamat datang di tiga tahun yang berat selama di JAKARTA , ARE YOU READY ?" Ucap KENZO seraya mengajak lawannya itu ber jabat tangan .



"YES..I'M READY " tegas KEY menyambutnya .



Pelajaran hari pertama pun dimulai , dimana setiap wali kelas memperkenalkan dirinya sembari mengenal anak anak yang ada di kelasnya , struktur kelas pun dibuat dan juga jadwal piket harian , tak lama kemudian seorang petugas TU pun datang ke setiap kelas membagikan lampiran jadwal dari sekolah ke semua kelasnya .



"KENZO , apa kau mau ke kantin ?" Ajak SOFIA si gadis cantik juga unggulan di kelas 10 - 1 .

__ADS_1



"Tidak terimakasih "



"Baik lah " pupusnya sembari pergi dengan dua rekannya .



"Sepertinya dia pantang menyerah untuk mendekatimu "



"Kalau kau suka , kau kejar saja sana " putus KENZO dan pergi meninggalkan kelas .



"Aku penasaran , gadis seperti apa yang akan membuatmu kelabakan " lirih KEY kemudian .



Rupanya KENZO justru melarikan diri ke perpustakaan , disana terdapat tiga lantai untuk ruangan perpustaan , dimana lantai tiga adalah favorit murid murid karena ruang baca nya yang nyaman dan berdinding kaca sehingga bisa leluasa memandang pemandangan di bawah .



"Disinilah perpustakaan kita " ajak seorang teman pada ANDINI .



"Bukan kah ini wilayah SMA ?"



"Benar , tapi untuk SMA dan SMP , perpustakaan kita digabung jadi satu , jadi kita bisa cuci cuci mata melihat anak SMA "



"Dasar kamu lia , ternyata ada maksud terselubung "



"Maaf ya , soalnya ada kakak SMA yang aku taksir , karena kemarin libur panjang kenaikan kelas , aku jadi tak bertemu dengannya "



"Baiklah demi persahabatan , aku tak keberatan menemanimu "




Masuklah dua siswi itu , suasana didalam meskipun banyak yang sedang membaca ataupun memilih buku tapi tak bising karena bisa mengganggu yang lain . Beberapa dari mereka menyadari kedatangan dua gadis kecil yang tentunya masih duduk di bangku SMP , hannya saja ANDINI yang memang cantik dan manis itu sehingga memalingkan konsentrasi beberapa siswa laki laki disana .



Seorang anak lelakipun muncul di lantai atas sambil melambai lambai pada AULIA .



"Dia diatas..ayo kesana , disama lebih cantik dari lantai satu dan dua " bisik AULIA .



"WAAWWW...benarkah ?"



"Ayoo..akan aku tunjukan " ajaknya kemudian .



"Iya "



Ikutlah ANDINI bersama AULIA ke atas , meski pun perpustakaan disini diperuntukan untuk SMA dan SMP , tapi mengingat lantai tiga adalah favoritnya sehingga jarang sekali anak SMP yang kebagian tempat duduk , karena biasanya langsung diserbu oleh para senior mereka .


Dan benar saja , disetiap kursinya sudah penuh dengan puluhan murid murid .



"Tumben tidak kesini sendirian ?" Tanya kakak senior yang tadi melambai pada AULIA .



"Tidak , kenalkan ini teman ku di kelas namanya ANDINI "



"Hai..salam kenal namaku FAUZAN "

__ADS_1



"Ayo ikut denganku " ajak FAUZAN itu .



Tapi tak disangka ternyata tempat yang tadi baru ditinggal oleh FAUZAN kini di sudutnya sudah ditempati oleh orang lain .



"KEY..?"



"FAUZAN ..."



"Hey...sudah lama kita tak bertemu " lirih FAUZAN tapi tak mengurangi girangnya .



"Siapa mereka ? Adik kelas...?" Yang diterka hanya tersipu malu .



"Perkenalkan ini KEY...anak populer di kelas 10 "



"Aku AULIA teman dekat FAUZAN "



"Aku ANDINI teman Baru AULIA "



"Senang berkenalan dengan kalian "



Ke empat anak itu pun belajar sambil diselingi obrolan obrolan lirih ,begitu akrab sehingga sesekali membuat orang lain menjadi bertanya tanya , siapa gerangan dua gadis SMP yang akrab dengan salah satu idola di SMA .



"Sejak kapan kamu disini ?" Ucap seseorang sehingga mengagetkan ke empatnya dan juga pengunjung lainnya .



" KENZO..." ucap FAUZAN dan KEY .



"Ikut aku sekarang " pinta KENZO sembari menarik Tangan ANDINI .



Semua pengunjung hanya bisa melihatnya tak tahu harus membantu apa pada sang gadis . KENZO terus mengandengnya erat erat meskipun ANDINI merasa kesakitan .



Ternyata KENZO membawanya ke taman belakang gedung sekolah .



"Maksud kamu apa , genit genit mendekati anak anak di kelasku , kau ingin cari cari perhatian pada mereka " kesal KENZO kala itu .



"Maaf KENZO , aku tidak tahu maksud kamu bicara seperti itu , asal kamu tahu saja , aku kesitu karena menemani temanku bertemu kekasihnya , itu saja "



"Munafik...awas saja ya , bila sampai mereka mendekati mu dan sampai mengantar kamu pulang dan tau kau satu rumah denganku , kau akan tau akibatnya " kecamnya sembari pergi meninggalkan ANDINI sendirian .



("Ibu..ayah cepatlah pulang , ANDINI tak betah tinggal dirumah mama RATNA ") gumamnya sambil mengusap air matanya .







__ADS_1


__ADS_2