I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
PERGI


__ADS_3

Malam itu , ANDINI yang sudah terdiam dari isakannya di sudut parkiran pun berjalan kembali ke dalam kamar hotel , mengemasi baju dan barang barangnya yang masih tertinggal , tak lupa memesan taksi online agar bisa langsung pergi begitu dia keluar dari pintu .


Sebuah mobil online pun sudah terparkir begitu dia keluar , masuklah dia ke dalamnya dan pulang menuju rumah nya .


Begitu tiba dirumah , pak HENDRA yang masih terjaga dengan pak UDIN pun segera membuka gerbang dan turut membawakan bawaannya .


Berhubung melihat mata yang bengkak dan memerah dan pipi yang basah , kedua bapak itu pun tak berani menanyainnya kenapa .


Begitu mengantar gadis itu ke dalam , mereka pun kembali ke pos penjagaan untuk melanjutkan penantian mereka akan pertandingan bola malam ini .


Saat itu Jam sudah menunjuk pukul 23.00 , tapi tiba tiba ANDINI keluar lengkap dengan koper dan tas nya .


"Loh...non mau kemana malam malam ?" Tannya pak UDIN .


"ANDINI ada tugas kantor pak ke luar kota besok siang , jadi harus berangkat malam malam biar sempat istirahat disana "


"Kalau begitu pak HENDRA antar ke bandara ya non ?"


"Oke pak..ANDINI tunggu disini sama pak UDIN ya "


"Okey non " semangat bapak itu ke pintu garasi .


Pak UDIN yang menyadari akan keanehan nona mudanya itu pun memberanikan diri untuk bertannya .


"Non maaf , apa terjadi sesuatu ? Tiba tiba non pergi keluar kota , sedangkan tadi pak UDIN lihat non pulang tapi seperti habis menangis ?"

__ADS_1


"Ga ada apa apa ko pak UDIN , ANDINI tiba tiba kangen pak sama orang tua ANDINI , jadi ANDINI mengambil cuti sebentar , kalau KENZO bertanya , bilang saja ANDINI mau liburan ya Pak "


"Ya udah non , pak UDIN juga gak bakal ngabarin ke den KENZO kalau non mau pergi sekarang , pak UDIN harap , semoga kalo non ada masalahan cepet selesai , dan semoga non bisa kumpul lagi sama orang tua "


"Amin.. makasih ya pak "


Tak butuh waktu lama , pak HENDRA pun sudah menjalankan mobilnya di depan gerbang .


"ANDINI berangkat dulu pak , salam buat bu RUM "


"Iya non hati hati , cepet pulang ya keluar kota nya " pesan bapak itu .


"Iya pak.."


"Pak UDIN nitip jagoan ku dulu semoga bisa cetak goal.."


"Iya pak...duluan ya "


Mobil pun pergi meninggalkan rumah , pak UDIN pun kembali menutup gerbang hitam itu .


"Sepertinya non habis nangis gara gara den KENZO , dia saja gak nganterin pulang , kalau gak cepet cepet selesai bisa gak pulang pulang non ANDINI " resah bapak itu .


"Huufff...anak muda jaman sekarang ada ada saja , dulu aku sama istri , paling masalahnya cuma capek ngurus anak banyak , semoga bisa baikan lagi amin.."doa bapak itu .


Di sisi lain KENZO yang baru saja pulang ke hotel setelah mengantar SOFIA buru buru dia kembali ke ruang pesta , dirinya menyisir dari setiap bagian , tapi tak ditemukan gadis itu , begitu pula dengan JOE dan TIKA .

__ADS_1


Sehingga dirinya pun mengarah pada kamar hotel , dengan langkah yang mulai panik , tombol lantai pada lift pun dia pencet buru buru , begitu terbuka dia langsung berlari dan membuka kamarnya .


Disitulah KENZO tambah panik , dimana baju , tas dan alat alat nya sudah tak ada di meja , kamar sebelah pun tak luput dia ketuk dengan keras .


"JOE...JOE..!!!! buka lah sebentar , apa ANDINI ada


disini ?!!" Panik nya seketika .


"Iya ..iya sebentar , aku baru selesai mandi " ucap yang di dalam .


"Ada apa si..malem malem "santainya membuka pintu .


"ANDINI gak ada di kamar , kau tau dia kemana ?"


"APA..!!! kau serius ??"


"Iya aku serius , masalahnya semua barangnya sudah tak ada semua "


"Ko bisa si...aku temani kau cari dia , aku ganti baju dulu " pesan pria itu sambil menutup lagi pintunya .


Tak lama kemudian JOE keluar dan bersama KENZO pun pergi meniggalkan kamarnya .


"Kau tahu terakhir dia dengan siapa?"


"Yang aku tahu si...terakhir dia diajak dansa sama MICHELLE , tapi...kulihat dia masih di pesta dengan tuan HERY "

__ADS_1


"Iya ... aku juga tadi melihatnya masih disini , tapi kita coba temui dia dulu "


" okey...ayo "


__ADS_2