
Sarapan dari bi IDA pun langsung disantap oleh MERA , barulah dia mulai bebenah kamar dan mandi untuk menyegarkan badannya . Dari luar jendela terlihat lalu lalang di jalanan depan kos , beberapa anak kuliah dan para pekerja yang mulai berangkat .
"Mau bagaimana pun , rasanya kangen juga ya dengan mereka , suasana ribut di pagi hari , klakson mobil KENAN , sekarang pasti mereka sedang bingung mencari ku , maaf ya membuat kalian kesusahan" kenangnya sembari melihat suasana diluar jendela .
Sementara itu di teras lantai bawah rumah ibu kos , seperti biasanya berkumpul beberapa anak anak kos yang sibuk mencari cari kerjaan di surat kabar .
"ANA gimana kerjaan kemaren ? Betah gak ?" Tannya bi IDA pada anak kos tetangganya itu .
"Ga bi , habis bos nya galak , terus masa uang gajian aja selalu harus diminta , kalo gak di minta pura pura lupa , kan males " kesal gadis itu sembari meneliti satu persatu lowongan disana .
"Assalamualaikum ..."
"Waalaikum salam , eh...non MERA , sini non kebetulan nih si ANA sedang nyari lowongan kerja , NA kenalin nih anak kos bibi namanya MERA "
"Hai...aku ANA "
"MERA , kamu ngekos disini juga ?"
"Ngga , aku ngekos didepan , habis bi IDA bulan lalu penuh sama cowo cowo siii.."
"Siapa suruh , dulu bibi ajak ke sini gak mau , giliran penuh baru mau merantau "
"Bibi kenal dengan ANA ?"
"Iya non , dia anak tetangga bibi di kampung "
"Oohhh.... lagi nyari kerja juga ? Atau buat sambilan sambil kuliah ?"
"Aku mah gak kuliah , gak ada yang buat biaya nya , jadi begitu lulus aku langsung cari cari kerja "
"Kebetulan tuh , aku juga lagi cuti kuliah , biaya nya kurang jadi mau cari cari kerja dulu "
"Ya udah sini kita cari sama sama " semangat gadis itu .
__ADS_1
"Ya sudah ya NA , bibi mau beres beres , kamu cari cari saja sama non MERA , siapa tau ada lowongan "
"Iya bi "
Ke dua gadis itu pun sibuk membaca satu persatu lowongan yang ada , paling tidak siapa tahi ada yang untuk SMA sederajat untuk ANA dan ada yang mau menerima anak yang sedang cuti per kuliahannya .
# # # #
Di sisi lain di kediaman LEO , sudah sejak pagi buta mereka ribut kesana kemari untuk merawat anak satu tahun itu yang terus menanyai ibunya dan tak mau makan sarapannya karena mereka tak ada yang berhasil menyuapinya makan .
Padahal DEFRI pula sudah berusaha membuat menu bubur special untuknya , tapi dia pun tetap tak berhasil menyuapinya , dia terus mengelak dan menangis .
"Bos , sepertinya kita harus cari suster untuknya deh" pintanya menemui bos nya di kamar .
"Kau belum berhasil menyuapinya ? Tapi dia masih mau dengan susu formula kan ?"
"Masih bos , tapi menurut informasi untuk anak usia satu tahun kan juga membutuhkan makanan selain susu , aku khawatir dia jadi sakit bos , dia nangis terus "
"Ya sudah , kau cari suster sana buat merawat dia "
"Heii...DEFRI !!! sialan anak itu , aku malah disuruh menjaga bayi itu " kesalnya .
Tapi mau tak mau karena tak ada yang menjaganya LEO pun turun ke lantai bawah dimana tadi DEFRI meninggalkan anak setahun itu di keretq dorongnya .
"Ko sepi , katanya tadi nangis , bilang saja dia tak mau merawat anak itu "
Siapa sangka begitu dia menemui anak itu di kereta dorong , rupannya gadis kecil itu sudah terlelap dengan botol susu di mulut kecilnya .
"Sampai saat ini , aku masih bertanya tannya tentang siapa ayahmu sebenarnya , meskipun saat itu aku terbangun seranjang dengan ibu mu , rasanya masih janggal bila kau adalah buah cintaku dengan ibumu , maaf...kalau aku masih mempertannyakanmu dan belum bisa merawatmu seutuhnya " terangnya sambil membaringkan gadis kecil itu di box ranjang nya .
# # #
Tak terasa hanya untuk mengecek lowongan dibeberapa surat kabar , rupanya sampai membuatdua gadis itu lupa dengan makan siang nya , beruntung gerobak mie ayam langganan SIGIT melintas sehingga bisa mengobati rasa lapar di jam 3 sore itu .
__ADS_1
"Hhuuffff.....baru begini saja bisa bikin pusing ya NA "
"Iya benar , tapi ... dengan kemampuanku yang cuma modal ijasah SMA , rasanya susah deh , paling ujung ujung nya SPG di mall "
"Emang kamu sanggup pake high heels dan rok mini begitu , bukannya aku gak mau NA , kalo aku ga bisa pake pakean begitu "
"Masa sih , kamu kan cantik MER , pasti gampang diterima "
"Gak ah " tegas nya lagi .
(" Bukan apa apa si , tapi kan bisa jadi mereka pergi ke mall dan bisa bertemu dengan ku , bisa gawat kalau begitu ")
"Oh iya MERA , kalo seandainya jadi suster anak , kamu minat gak ?"
"Suster anak ya NA , dimana ?"
"Soalnya aku denger dari ruko sebrang ada lowongan pendaftara suster , aku denger sih kalo sudah ditempatkan gajinya lumayan , dari jasa pun cuma minta 10% dari gaji kita selama setahun , setelahnya kita bebas nerima gaji , gak perlu setoran lagi "
"Tapi... bukannya ada pelatihan , pasti ada uang muka nya dulu kan ?"
"Harusnya si ada , tapi berhubung dia baru buka cabang disini , jadi untuk bulan ini mereka gak memungut uang muka sepeser pun "
"Waahhh... boleh dipertimbangkan tuh NA "
"Kamu minat juga MERA?"
"Lumayan si , lagi pula bisa kita coba kan , kalau perbulannya sekitar berapa sekarang ?"
"Kalau gak salah sih sekitar 2 - 2,5 juta , lumayan lah buat tabungan , biasanya pun untuk keperluan pribadi berikut pulsa HP juga ditanggung bos kita "
"Terus..kapan kita liat pendaftarannya ?"
"Kalau nanti jam 6 kita kesana bagaimana ?"
__ADS_1
"Oke.....aku akan siapkan beberapa fotocopi berkas , biar nanti tak kerepotan "
"Ssiiipppp..."