
Siangnya disebuah resto yang lumayan ternama di daerah menteng - jakarta dimana dengan bangunan ala kolonial BELANDA , KENZO dengan santainya duduk sembari menikmati minumannya , kebetulan memang disana ada menu yang menjadi andalan KENZO jika mampir .
"Haiii...."sapa seorang gadis cantik dengan penampilannya yang elegan tak lain adalah SOFIA .
"Haii....maaf ya saat di PAPUA aku pulang tanpa sempat berpamitan dengan mu "
"Jujur saja aku kecewa , tapi aku yakin si..pasti ada sesuatu denganmu " ucap SOFIA .
"Sebagai gantinya , kali ini biar aku yang traktir ,Aku sudah pesan menu favorit kita "
"Oh ya....???"
Selang 10 menit kemudian datang lah seorang ANDINI dengan buku agenda nya karena takut bos nya itu akan lupa akan isi pembicaraan saat clien nya datang .
Dimana disana bos nya tengah bersenda gurau dengan seorang wanita berparas cantik .
"Maaf saya terlambat .."
"Ooo....tidak apa apa... "
"Lohh...kamu kan yang waktu itu datang ke pesta ku dengan KENZO ??"
"Loh...anda SOFIA kan , anda masih ingat rupanya.. bisa dibilang saya adalah adik jauh kak KENZO "
"OOHHH...jadi kau menjadikan saudaramu sebagai sekertaris...jahat sekali kau heheheh "
"Tidak juga...ini adalah permintaan saya sekaligus saya ingin belajar , Baik lah ... silahkan dilanjutkan kembali , biar saya di meja depan sekaligus mau mengecek jadwal kak KENZO "
"Kalau KENZO macam macam , beritahu aku saja ya...biar aku yang memberinya pelajaran "
"Okey..." putusnya dan melangkah ke meja yang ada di depan .
"Bilang saja mau kencan , pake acara ada janjian dengan clien , tahu begini aku tak perlu bawa agenda, menyebalkan " kesalnya sembari menyeruput minuman yang dipesan nya .
Sementara didalam entah apa yang dibicarakan oleh mereka , nampaknya begitu riuh hingga KENZO pun tertawa dan tersenyum dengan santainya bersama SOFIA itu .
"Mereka ber dua memang pasangan yang serasi , dua dua nya dari kalangan atas , berbeda sekali dengan aku , meski pun ayahku anak keluarga terpandang , tapi.... kini dia bukan siapa siapa dimata orang "lamunnya .
__ADS_1
"Hai...ANDINI "
"Oh..hay , loh kok malah ke meja ku ?"
"Lihat lah sodaramu sedang sibuk dengan telphone nya "
"Benar benar..tak ada sopan sopannya dengan wanita "
"Itu sudah biasa bagiku , kau tahu , dulu bahkan pernah ada anak yang menunggu sampai berjam jam hannya untuk meminta foto buku catatan "
"Benarkah , jahat sekali dia "
"Ya...begitulah , tapi jika dilihat lihat dari sejak sekolah dia semakin tampan kan ?"
"Sepertinya kalau itu...saya tidak setuju "
"Oh ya ANDINI , apa kau tahu ada berapa gadis yang menempel pada KENZO ?"
"Maaf...Saya tak tahu soal itu "
"Sayang sekali ya ,habisnya kakakmu itu selalu tertutup "
"Jangan panggil aku nona , umur ku sama ko dengan mu , Apa itu terlalu terlihat ya..,aku memang tak pandai menutupinya kalau aku sangat mencintai KENZO dari dulu " santai perempuan itu bercerita .
Sebaliknya justru ANDINI tiba tiba merasa canggung dengan pernyataannya . Sepertinya gadis itu memang telaah lama mencintai KENZO .
"Tapi...karena tertutupnya KENZO , aku jadi tak berani untuk mengungkapkannya , kau tahu kan kalau kami dari dulu sudah berteman "
"Iya...saya tahu "
"Kalau boleh kapan kapan aku ingin meminta bantuan dari mu , boleh ya...boleh ya...pleaseee..." mohonnya .
"Eeeee....gimana ya... , soalnya ...."
"Kamu tak perlu khawatir , aku pasti akan membalaskan semua yang kamu bantu untuk ku "
"Bukan itu masalah nya....aku juga tak berjanji , karna kami juga tak begitu dekat "
__ADS_1
"Aahh...masalah itu kamu tenang saja , kalau begitu aku serahkan semua informasi kepadamu ya ANDINI , Pokoknya kamu harus kabari aku tentang KENZO , SSSEEEEMMMUUUAAAANNNYYAAAA " pintanya kemudian .
"Tapi SOFIA ... meskipun aku memberikan informasi dan bantuan , semuanya aku berikan pada KENZO untuk jawabannya "
"Kamu tenang saja , walau pun nanti nya dia menolak ku , paling tidak aku ingin tau apa jawabannya "
"Baiklah kalau kamu sudah menyiapkan mental sebelumnya ".
Tanpa mereka sadari ternyata KENZO sudah keluar dari dalam dan menuju ke tempat mereka .
"Kalian serius sekali ... apa yang kalian bicarakan ?"
"Itu rahasia....iya kan ANDINI ?"
"Benar .."
"SOFIA ...sebelumnya aku minta maaf tak bisa berlama lama , HENDRI tadi menelphone ku ada clien yang datang ke kantor "
"Baik lah... tak apa apa , tapi kau harus menebusnya untuk hari ini ya "
"Okey... kalau begitu aku pergi dulu ya dengan ANDINI , Maaf tak bisa mengantarmu "
"Ya... selamat bekerja !!!! "
Ke dua pemudi itu pun berjalan meninggalkan resto itu , tapi aneh nya tak sepatah kata pun ANDINI ucapkan saat perjalanan kembali ke kantor .
"Kenapa kau diam saja ? "
"Tidak ada apa apa "
"Aku tak yakin..... memang nya apa yang kalian bicarakan tadi , ku lihat seperti seolah olah kau tersudut "
"Sok tau kau itu..... adalah pokoknya.....yang pasti kau tak perlu tahu "
"Tanpa kau beri tahu ku pun , aku sudah tahu kalian mengarah kemana "
"Terserah..." ucap nya langsung menyebrang tanpa menunggu KENZO yang bersamannya .
__ADS_1
"Kau fikir aku tak tau kalau dia pasti meminta mu untuk menjadi informan nya , dasar gadis bodoh , kau akan tau akibatnya apa " ocehnya dalam hati .