
Meskipun acara sudah selesai dan beberapa keluarga bu RUM , pak UDIN dan pak HENDRA pun sudah pulang ke kediaman baru mereka , rupanya KENZO masih saja disana sembari membantu yang lainnya membereskan makanan dan mengangkut piring piring kotor ke dapur rumah .
"Huuhhhffff...lumayan juga membereskan taman " ucap ANDINI yang berbaring di kursi panjang karena kelelahan merapikan di taman .
"Heyy...."sapa KENZO yang tiba tiba muncul di sandaran kursi dengan sebotol minuman dingin .
"Mau apa kamu , sana pulang , maaf acara sudah selesai " ketus ANDINI padanya .
"DIN...ayo dong , jangan ketus terus , aku bakal berubah ko jadi lebih baik , aku janji deh gak bakalan deket deket lagi dengan cewe cewe lain "
"Ke PD an banget si , emang cuma situ yang banyak yang naksir " ketusnya sambil meninggalkan lelaki itu di sana .
Ternyata hal itu pun terlihat oleh papa ZAIN yang masih membereskan kursi kursi di taman , melihat anak asuhya yang tengah patah hati oleh putrinya , beliau pun mendekati anak tampan yang tengah lesu dikursi sana .
"Kenapa..??? Sepertinya ANDINI masih kecewa padamu nak "
"Iya pah..yaaa..salah aku juga si pah yang tiba tiba mengatakan kalau aku dan ANDINI lebih baik menjadi kakak dan adik , tanpa memikirkan perasaan dia " jawabnya lesu .
"Kamu ini seperti SPIDERMAN saja ya , tiba tiba memutuskan tali cinta dengan alasan karena ada musuh didepan mata , itu memang benar , tapi tentunya kita harus memandang dari segi perasaan si wanita itu , apa lagi wanitannya adalah ANDINI , bisa dibilang dia hampir satu level lo. Dengan SOFIA "
"Yang bener pah ?"
"Tannya saja ayahmu , dia sudah digemleng oleh ayahmu dari sedini mungkin , kamu tak sadar kalau dia masuk di sekolahmu dulu karena beasiswa "
"Benar juga ya pah "
"Makanya papah sangat berterimakasih dengan ayah , ibu mu , selain kami menyelamatkan putri kami dari orang orang jahat , dia pun dapat bekal yang baik dari ayahmu "
__ADS_1
"Kalau begitu KENZO janji pah , gak bakal buat ANDINI papah kecewa lagi , KENZO janji akan membuat dia bahagia "
"Waahhhh.... papa harap , janji mu bisa kamu pegang , paling tidak hatiku jadi berdebar debar kan mendengarnya di belakang tembok " goda papa ZAIN yang memang sedari tadi menyadari bila putrinya sedang menguping pembicaraannya .
"Maksud papah..?????" KENZO pun kebingungan garuk garuk kepala karena tak tahu maksud sindiran dari papa ZAIN itu .
Sedangkan putrinya yang menguping di belakang tembok pun dengan wajah memerah pergi menjauh dari sana , meskipun papa nya sedah tahu dari tadi lewat pantulan kaca pos tempat pak HENDRA berjaga di malam hari .
Tapi tiba tiba sebuah pesan mampir di telphone KENZO ,karena hanya tercantum nomor baru yang belum diketahuinya , sehingga membuat pertannyaan untuk membacanya atau tidak . Hal itu membuat gundah nya dengan tuan ZAIN .
"Nomor ini sudah di sadap oleh ayahku , karena kemarin aku menjaga kepulangan kalian dari INGGRIS , ayahku secepatnya akan melawan pengawalan keluarga MAHARDIKA di gedung brankas kalian , tolong beritahu mereka untuk segera membawa isinya , sebelum pasukan tambahan ayahku datang membantu .
Maaf aku tak bisa membantu banyak ... MICHELLE "
Pesan panjang lebar itu pun di baca dengan teliti oleh KENZO dan juga tuan ZAIN .
"KENZO ..pulang lah dulu , papa akan menelfon ayahmu dari sini " sigap tuan ZAIN .
"Hati hati ya "
KENZO pun buru buru membawa mobil nya pergi dari ke diaman SAPUTRA itu , mengingat jam yang sudah hampir tengah malam , sehingga dia bisa menancap gasnya dalam dalam .
Sementara itu Di penjara bawah tanah milik tuan MARCO , MICHELLE yang berhasil mengirimkan pesan serasa sebagian beban di hatinya mulai terkikis .
"Tuan muda , apa tidak apa apa seperti ini , saya takut ketahuan tuan besar dan nona SOFIA " takut seorang pengantar makanan yang biasa membawanya dari kediaman utama .
"Tenang saja RIO , meskipun mereka mengawasimu , tapi selagi aku menggunakan pesan mereka tak akan bisa tahu , aku butuh informasi dari mu , semua yang dibicarakan di kediaman utama okey.."
__ADS_1
"Baik tuan muda .... saya permisi dulu , aku takut mereka curiga "
"Hati hati RIO , dan selalu waspada dengan mereka "
"Baik tuan saya permisi " pamitnya sambil membawa peralatan makan yang sudah kosong .
# # #
Di kediaman MAHARDIKA sendiri begitu INDRA mendapat telphone dari ZAIN , di malam itu pun mereka rapat dadakan , tentu saja para kesatria tambahan milik KEY dan KENZO yang masih berada di luar gudang pun segera menuju ke lokasi bersama dengan 4 tuan mereka .
Meskipun di kegelapan malam dengan sigap mereka melajukan mobilnya tanpa jeda , beberapa mobil kontainer pun mereka pakai KENZO pun buru buru membawa mobil nya pergi dari ke diaman SAPUTRA itu , mengingat jam yang sudah hampir tengah malam , sehingga dia bisa menancap gasnya dalam dalam .
Sementara itu Di penjara bawah tanah milik tuan MARCO , MICHELLE yang berhasil mengirimkan pesan serasa sebagian beban di hatinya mulai terkikis .
"Tuan muda , apa tidak apa apa seperti ini , saya takut ketahuan tuan besar dan nona SOFIA " takut seorang pengantar makanan yang biasa membawanya dari kediaman utama .
"Tenang saja RIO , meskipun mereka mengawasimu , tapi selagi aku menggunakan pesan mereka tak akan bisa tahu , aku butuh informasi dari mu , semua yang dibicarakan di kediaman utama okey.."
"Baik tuan muda .... saya permisi dulu , aku takut mereka curiga "
"Hati hati RIO , dan selalu waspada dengan mereka "
"Baik tuan saya permisi " pamitnya sambil membawa peralatan makan yang sudah kosong .
# # #
Di kediaman MAHARDIKA sendiri begitu INDRA mendapat telphone dari ZAIN , di malam itu pun mereka rapat dadakan , tentu saja para kesatria tambahan milik KEY dan KENZO yang masih berada di luar gudang pun segera menuju ke lokasi bersama dengan 4 tuan mereka .
__ADS_1
Meskipun di kegelapan malam dengan sigap mereka melajukan mobilnya tanpa jeda , beberapa mobil kontainer pun mereka pakai untuk membawa isi gudang , mengingat tujuan utama dari MARCO adalah menguasai pasar perhiasan dan kini mereka berniat untuk menghancurkan gudang itu .
membawa isi gudang , mengingat tujuan utama dari MARCO adalah menguasai pasar perhiasan dan kini mereka berniat untuk menghancurkan gudang itu .