
Pagi itu sekitar pukul 06:30 kedua pemuda itu pun pergi setelah pamit dengan ke tiga tentara di rumahnya , tentu saja mereka ikut bangun di pagi hari demi menyiapkan persiapannya .
Tentu saja dengan para anggota rapat lainnya yang ikut serta , kebetulan juga disana ada keluarga MARCO yang akan hadir dalam acara ini .
"Sekarang , dengan posisi MARCO yang seperti ini , jika kita mampu bertahan selama setahun ini , maka posisi perusahaan besar akan tetap ada di tangan kita ?" Ucap seorang tuan Besar CHRISTIAN MARCO yang kini ikut dalam satu mobil bersama anak lelakinya yang sudah mulai andil kembali dalam dunia bisnisnya .
"Jadi bagaimana dengan MAHARDIKA ayah ?"
"Mau bagaimana lagi , mereka juga hanya memproduksi dari sisa tambang yang ada , sedangkan brangkas mereka sendiri masih ada ditangan INDRA "
"Pantas saja sekarang ayah bahagia , sebentar lagi pesaing kita akan kembali hancur untuk ke dua kalinya "
"Salah mereka dulu menolakku untuk kerja sama , begitu satu perusahaan mereka hancur , tentu saja tanpa adanya INDRA mereka harus merengek kepadaku kalau mau tetap berproduksi " bangga tuan MARCO itu .
Bisa dikatakan memang penguasa emas adalah MAHARDIKA , hanya saja mereka tentu membutuhkan bahan lainnya sebagai campuran seperti PLATINUM , TEMBAGA , KARATIUM , PLATINA , dan TITANIUM .
Bahan bahan ini lah yang harus selalu ada untuk campuran , tentunya karna pengiriman yang terhambat atau pun penolakan pemesanan , mau tak mau MAHARDIKA harus meminta bantuan kepada MARCO untuk membeli persediaan mereka , itu pun bukan harga yang main main , mereka bisa menjual dengan harga 50 % lebih mahal dari harga semestinya , atau pun mereka maminta barter dengan persediaan emas yang sudah semakin menipis pada MAHARDIKA GRUP .
Hal ini lah yang semakin hari , semakin merosotnya pemasukan dari MAHARDIKA GRUP , bisa dibilang kini mereka benar benar diambang kemunduran .
"Ku dengar kau sudah bertemu ya dengan anak INDRA itu ?" Tanya tuan MARCO itu pada anaknya .
__ADS_1
"Ya ayah , tak ku sangka anak dari nya begitu mempesona "
"Sepertinya justru ayah yang harus waspada ya , bisa bisa anak ku justru berhianat pada ayah nya "
"Ayah bisa saja , akan aku ingat siapa aku dan siapa dia ayah "
"Bagus lah , ayah tak akan mengkhawatirkan soal ini lagi "
"Kalau tak salah kata TOMI , Beberapa minggu lalu SOFIA sempat menculik nya , apa itu benar ?"
"Ya...ayah juga tak menyangka dia bisa sehebat itu , bahkan dia sampai turun tangan sendiri lo.. untuk menyuap pekerja disana agar mematikan tumbuhan ANGGREK hitamnya "
"Waaawwww.... tak ku sangka SOFIA lebih bisa diandalkan disini ya yah "
("Rupanya adik ku sudah besar ya , sepertinya aku juga harus belajar padanya ") gumam MICHELLE itu .
Mobil pun terus melaju menyusuri jalanan di pagi itu , ke dua petinggi MARCO itu pun sibuk dengan lamunannya masing masing .
Diparkiran hotel pun sudah tampak beberapa petinggi petinggi perusahaan yang hadir , nampaknya acara ini bukan lah sekedar pertemuan rapat biasa , dimana akan dihadiri semua pemilik perusahaan dari sabang sampai meraoke , bahkan untuk setiap kamarnya sudah disiap kan untuk para tamu besar itu .
"Nanti kau bisa ngobrol dengan sekertaris JOE dia juga sering ikut kesini , jadi kau tak kesepian " pesan lelaki itu .
__ADS_1
"Okey...kebetulan aku sudah lama tak ngobrol dengan mba TIKA "
"Ayo..ikut aku ke dalam " ajak pria tampan itu .
ANDINI pun menurut mengikuti pria itu , berjalan disebelahnya sampai masuk ke pintu lobi yang kini sudah di sulap menjadi penyambutan oleh para pekerja pada para petinggi perusahaan itu .
Beberapa pernak pernik pun ditambahkan oleh FAUZAN demi menunjang keunggulan dunia perhotelannya .
Begitu masuk seorang pelayan pun langsung memberikan kartu nama tamu dan kunci kamar hotel untuk tempat istirahat .
"Waawww... hotel ini benar benar di rubah oleh kak FAUZAN demi acara ini "
"Tentu saja , makanya banyak yang metekomendasikan tempat ini "
"Sekarang kita mau kemana KEN , bukan kah tadi tertulis acara jam 8 pagi baru dimulai ?"
"Tentu saja ke kamar kita "
"Heyyy...kau jangan macam macam ya "
"Kau fikir aku macam macam , lihat saja orang orang didepanmu "
__ADS_1
Tapi memang benar adanya bila beberapa bos besar itu tengah membawa pasangannya masing masing , yang jadi pertanyaan ANDINI , dia bukanlah siapa siapa KENZO , mana mungkin harus sekamar untuk ke 3 kalinya lagi dengan pria itu .