
Meskipun jam baru menunjukan pukul 19.00 tapi...tak menyulutkan semangat para tamu pesta untuk datang di acara malam ini , terhitung sudah dari jam 18.30 para penjaga dan karyawan hotel sudah banyak menerima undangan pesta yang masuk .
Padahal acaranya sendiri baru di buka dengan sambutan saat pukul 20.00 malam ini .
"Waawww.... pesta nya ramai sekali ya yah " kagum MERA melihat suasana di pintu masuk yang di lapisi karpet merah . Sembari mengarah mobilnya ke parkiran hotel .
"Begini lah bila presiden elektronik terbesar dinegri ini ber pesta " jawab ayahnya itu .
"Yah ... bukannya ini hotel milik kak FAUZAN juga yah ?"
"Iya .... ini kan hotel yang saat dulu ada pesta tapi kau pergi ke INGGRIS "
"Iihhh...ayah , siapa suruh tiba tiba mesra dengan cewe lain , dikira aku nggak sakit hati apah "
"Iya.. bu , yang dulu kan ayah sudah minta maaf "
"Ayah , ibu apaan si .... masih ada aku ya disini , maaf jangan lebay lebay "
"Hehehehhe......"
Setelah memarkirkan mobil mereka pun langsung masuk sembari menyerahkan amplop emas resmi undangan pesta malam ini , barulah sang penjaga mempersilahkan mereka masuk ke dalam .
Begitu mereka masuk , rupannya tatanan aula disana sudah banyak yang dirubah oleh FAUZAN , atau pun dengan dekorasi sudah bannyak yang di rubah ulang olehnya , sehingga kini serasa kita masuk ke dalam aula kerajaan nan megah dengan dekorasi nya .
Beberapa kenalan mereka pun langsung menyalaminya satu per satu , mereka pula tak jarang membawa anak anak mereka , karena sudah bukan rahasia umum lagi bila acara inilah yang selalu ditunggu mereka untuk mencari relasi dari mengenalkan anak anak mereka .
Kebetulan ini lah kali perdananya MERA ikut sehingga menjadi sorotan mata yang ada di sana .
"Hey...MERA !!!! " ucap KEANU dan ALAN sehingga mengaget kan MERA dan ayah ibunya .
__ADS_1
"Kalian apa apaan si...bikin syok aja tau nggak " kesal MERA karena dikejutkan mereka .
"Mana ayah ibu kalian , kenapa kalian keluyuran " tannya KENZO .
"Disana paman , mereka lagi sibuk ngobrol , kebetulan paman mengajak MERA " girang KENAN .
"Bener om , tadi ayah ku juga mau ke sini , tapi malah ketemu sama rekan bisnis , jadi ngobrol lagi deh , ya udah aku sama KENAN kesini sendiri " kesal ALAN .
"Gimana nih sama Penampilan MERA ...cantik kan "goda ibunya .
"Iya bibi cantik banget , aku saja saget , kalo ga dateng sama bibi pasti aku culik " goda KENAN .
"Sembarangan kamu mau nyulik , ilmu bela dirimu saja masil pemula tahu "
"Hahahahha....rasain kamu KENAN , gak sadar diri sih " ejek ALAN .
"Ayah , acara masih lama nggak ? Aku pengen ke toilet "
"Mau dianter nggak ???" Ledek ALAN .
"Nih anter " ganas MERA sembari membuat bom di tangannya .
"Wkwkwkwkwkkw..... putrinya galak ya om , tante " tawa ALAN dan 3 lainnya disana .
Seorang pelayan pun ditannyai MERA , mnanyakan dimana letak toiletnya , barulah dia berjalan ke arah yang ditunjukan .
Begitu sepi tak ada orang MERA langsung mencopot hells nya karena sudah tak tahan menahan nya lagi . Tapi tiba tiba rupannya seseorang berlari dari belokan jalan dari toilet dengan tergesa gesa , sehingga....
BRUK..!!!!!!!!!
__ADS_1
jatuhlah MERA beserta sepatunya itu , yang tentu saja membuat kaget seorang pria tinggi nan gagah dengan setelan jas silvernya itu .
"Maaf ...saya buru buru , jadi saya tak melihat ada orang di belokan sini " pintannya sembari memungut dua sepatu itu .
"Iya ... gak apa apa , lain kali hati hati dong om jalannya " jawab MERA yang masih duduk diteras sambil membersihkan tangannya .
"Biar saya bantu anda berdiri nona " lembutnya memberi tangannya untuk MERA .
MERA pun hanya menuruti menerima uluran tangan itu , tapi rupannya si pria justru tengah terpesona dengan gadis yang duduk itu . Meski pun dia sudah menerima uluran itu tapi si pria justru terbengong saja memandanginya .
"Hey...om...om ga papa , mau bantu saja atau mau ngelamun ?" Ucap MERA sehingga mengganggu lamunan pria itu .
"Ohh..maaf nona , saya malah melamun sesaat "
"Ngomong ngomong saya boleh ambil sepatu saya kan om ?"
"Oohh...iya , eettsss...ngomong ngomong siapa ya yang di panggil om sama kamu ?"
"Om lah..emang ada orang lain lagi "
"Saya ??? Umurku baru 25 , bisa bisanya kau panggil aku om , aku saja tak kenal ayahmu "
"Oke... kalo begitu , mas bisa kembalikan sepatu saya "
"Nahh..gitu dong " ucap lelaki itu sambil menyerah kan sepatu MERA .
"Maaf saya buru buru , makasih.." putus MERA sembari berlari ke arah toilet nya .
"Hey...sebentar , aku belum tau namamu !!" Teriak lelaki itu tapi tak dihiraukan oleh MERA yang sudah tak tertahankan .
__ADS_1
"Menarik ..... aku pasti akan cari tau siapa gadis hells itu " gumamnya .
Namun tiba tiba sebuah telpon masuk ke HP nya , sehingga dia pun kembali berlari ke tempat yang dituju nya .