I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
PEKERJAAN BARU


__ADS_3

Di kamar ANDINI pun masih termenung di samping jendelanya yang terbuka ,memikirkan kejadian demi kejadian yang telah terjadi sebelumnya ,dari mulai kecelakaan keluarganya yang tak kunjung terpecahkan , bahkan yang terbaru kasus penculikannya yang belum juga dipecahkan oleh KENZO maupun KEY .


"Begitu banyak kejadian janggal yang terjadi , aku yakin ayah dan ibuku pasti selamat dan berada di suatu tempat , tapi...apakah mungkin orang yang menculikku adalah orang yang sama dengan kejadian itu ?" Lamunnya kala itu .


"Oh..iya.." buru buru dia meninggalkan kamarnya dan pergi menuju kamar KENZO .


"KEN...kau di dalam ?"


"Ya...masuk lah " ucap lelaki yang lagi lagi sibuk dengan laptop nya .


"KEN....aku serius dengan kalungku , benda itu ada padamu kan ?"


"Jadi soal itu kau buru buru kemari "


Gadis itu hannya mengangguk saja .


"Iya..ada pada ku " entengnya berbicara .


"Hhuufff...syukurlah , kenapa kau baru mau jujur sekarang ?"


"Mau bagaimana lagi...kau tau kan kalau keluarga ayahmu juga mengincar kunci itu , untung saja saat kemarin kau diculik kau tak memakai kalung itu ?"


"Iya juga si....Eeee..KEN , ngomong ngomong apakah sudah ada perkembangan dengan kasus kecelakaan keluargaku dan penculikanku kemarin ?"


"Masih sama , tapi semoga saja kejahatan ini hanya dari satu kelompok , yang ditakutkan ayahku , ini bukan lagi satu kelompok , dan maaf... sementara dari orang orang KEY dan aku belum bisa membongkar penculikanmu , mereka bermain cerdik sehingga kami harus memutar otak untuk menebaknya "


"Dari cctv moseum ?"


"Itu sudah pasti , sepertinya mereka pun punya orang dalam sehingga saat mereka bergerak bertepatan dengan hari pemeliharaan , sehingga cctv tak diaktifkan saat itu "

__ADS_1


"Hheemmm...apa kau ada kecurigaan dengan seseorang ?"


"Belum pasti...aku tak mau berkomentar dulu , dan sementara biarkan kalungmu ada padaku , tapi kalau bisa meski JOE sekalipun jangan asal kau memberitahu akan hal ini "


"Oke...kalau begitu aku pergi dulu " pamitnya kemudian .


"Ee..tunggu !! " cegah KENZO tiba tiba .


"Ada apa ?"


"Apa papa sudah memberitahumu kalau mulai besok kau menjadi sekertaris pribadi ku ?"


"Ohh..itu.. iya papadan mama sudah memberi tahu ku , kenapa ?"


"Tidak ada ...ya...siapa tahu saja kau belum tahu dan menolaknya "


"Tapi tenang saja....karena dia sudah berbaik hati mencarikan penawar untuk ku , jadi..aku merelakan pergi dari kantor keluarga SANJAYA , aku juga tahu ko ..kalau bos baru ku sebetulnya orang baik , dah....." putusnya yang tentunya membuat tuan muda itu diam diam tersipu di mejanya .


Pagi harinya meski jam masih menunjukan setengah enam pagi , rupannya tak menyulut ke tiga anggota desain nya yang terus saja videocall ANDINI setelah mendapat pesan dari bos JOE , tentu saja membuat mereka kaget dengan pengunduran dirinya dan perpindahannya ke perusahaan SAPUTRA secara tiba tiba .


"Yah...bakalan kangen dong sama kamu DIN.." keluh AULIA si teman dekatnya .


"Mau bagaimana lagi , aku terpaksa harus menurut pada papa dan mama nya setelah apa yang terjadi di MENTAWAI "


"Yahhh...gak seru tau , iya gak temen temen , secara kita kan ( F 4 ) gitu " keluh RENI .


"Tapi kita bakalan bisa ngumpul ngumpul lagi kan ?" Tanya HARIS .


"Iya dong RIS , tenang saja..aku akan meluangkan banyak waktu untuk kalian , lagian kan kita masih ada projek MENTAWAI bukan ..."

__ADS_1


"Oh iya....wkwkwkwkwkk " tawa ke empat orang itu .


"Ya sudah aku mau siap siap dulu ya... kalian juga jangan lupa hari ini ada laporan mingguan "


"SIAP...BU BOS " akhir semuanya .


ANDINI pun bersiap ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan segera bersolek , paling tidak agar tak membuat citra tuan muda SAPUTRA itu turun karena memiliki sekertaris yang lusuh . Rok hitam dan kemeja peace pun dia kenakan , rambutnya yang panjang dia gerai dengan pita kecil di tengah belakang , tak salah bila ANDINI memang termasuk wanita kriteria para pria dengan segudang ilmu dan ditunjang dengan penampilannya yang menawan dan menarik .


Sudah lama tak terlihat kemeriahan pagi hari di dapur dan ruang makan , dimana penuh dengan canda tawa antara pak UDIN dan BU RUM ditambah tuan ZAIN pada istrinya dan pak HENDRA .


"selamat pagi...." sapa ANDINI dengan senyum manisnya .


"Wawww...anak mama cantik sekali pagi ini "ucap mama RATNA .


"Tentu saja....ayo sini kita sarapan " ajak papa ZAIN .


Segelas susu di meja pun segera di minum oleh ANDINI , kemudian bu RUM pun membawakan menu sarapan pagi ini .


"Makasih bu RUM.."


"Non cantik pagi ini , sayangnya pangerannya malah belum turun " bisik bu RUM .


"Bu RUM bisa saja.."lirih ANDINI pada ibu ibu hampir 60 tahunan itu .


Tak lama kemudian turun lah sang pangeran tampan itu , dari kejauhan seakan seribu cahaya menyinari kedatangannya , dengan tatanan rambut nya yang rapih nan menawan ditambah setelan jas yang pas ditubuhnya , rasanya tak mungkin bila lelaki itu masih juga sendiri tanpa pasangan dengan kecerdasannya , penampilan dan kebesarannya itu .


Tak sadar ANDINI pun ikut terkagum pagi itu mendapati pria yang mulai hari ini sebagai atasannya itu mendekat ke tempat makan keluarga .


# JANGAN LUPA VOTE AUTHOR DAN LIKE KOMENYA YA..TERIMAKASIH .

__ADS_1


__ADS_2