
Ke dua lelaki itu pun kembali ke tempat pesta dimana masih saja banyak orang yang masih menikmati acara pesta malam itu , termasuk keluarga MARCO itu .
Kebetulan MICHELLE sedang berbincang dengan anak dari beberapa CEO jadi tak perlu sungkan untuk JOE menemuinya .
"MICKEY...bisa ikut dengan ku , ada masalah dengan teman ku ?" Bisik JOE padanya .
"Maaf teman teman , saya permisi sebentar " pamitnya .
Segera JOR membawanya ke ruang belakang dumana sudah ada KENZO yang penuh kepanikan menunggu nya .
"KENZO...ada apa ini ?"bingung MICKEY.
"MIC .. menurut JOE , kamu adalah orang terakhir yang bertemu ANDINI malam ini kan ?" Tannya KENZO .
"Sepertinya begitu , tapi bukannya dia kembali ke kamarnya ya ?"
"Masalahnya dia tak ada di kamarnya , berikut dengan barang bawaannya "
"Apa !!!! "
"Itu dia MIC makanya KENZO dan aku mencarimu "
"Oo..oo...kalian bukan curiga kepadaku kan , walau pun aku keluarga MARCO , aku juga tak akan melakukannya dalam situasi sekarang , kau sudah menelfon orang rumah ?"
"Masalahnya ini sudah jam 23.00 , yang berjaga pun pasti sudah tidur , apa lagi bu RUM "
"Baiklah ...aku dan JOE akan ikut mencari di semua penjuru hotel " ide MICHELLE.
"Oke..ayo "
"Baiklah..aku akan pulang untung mengecek siapa tahu dia sudah dirumah , JOE ..kabari aku segera bila menemukannya "
"Tenang saja sobat "
Berpencar lah ke tiga lelaki itu , KENZO pun segera menuju ke parkiran untuk membawa mobilnya menuju ke rumah , tanpa berfikir panjang dia pun segera menancap gas mobil nya , meliuk kesana kemari di jalanan jakarta yang sudah mulai lenggang dari roda dua .
Sayangnya jam penerbangan yang di jadwalkan pukul 11 malam lebih itu , sehingga kini ANDINI sudah duduk di salah satu kursi pesawat yang akan menuju INGGRIS , kebetulan kini 2017 INDONESIA sudah membuka rute internasional kesana tanpa harus translet ke negara lain dulu .
Saat itu pukul 23 : 30 pak HENDRA pun sampai ke rumah dengan santai , namun tiba tiba mobilnya hampir berbenturan dengan mobil milik tuan muda nya yang dengan kecepatan penuh mengerem mendadak didepannya .
"Aduh...ya Allah ....mobil tuan gak papa kan ya..."terkejutnya saat bersamaan keluar dari mobil .
"Den ..ada apa sampe jalannya mendadak begitu ?" Cemas beliau .
"Pak , ANDINI ada di rumah kan ?"
__ADS_1
"Loh...bukannya non dapet tugas keluar kota ya tiba tiba ?? "
"Apa..!!! Keluar kota ?? Sejak kapan pak dia pergi ?"
"Setengah jam lalu den "
"Aahhkkkk....." kesalnya sembari menghantam tangannya di mobil .
Tanpa melihat jadwal penerbangan pun dia sudah yakin bila dia pergi dengan jadwal internasional , dia pun sudah yakin bila hal ini sampai terdengar oleh mama dan papa nya pasti dia akan mendapat bencana besar sehingga dia mengurungkan niatnya untuk menelfon papa dan mama nya .
Penerbangan yang panjang dan melelahkan ini , ANDINI pun mencoba untuk beradaptasi dan berusaha sesantai mungkin , belum lagi melihat reaksi mama dan papa ZAIN , Pasti mereka langsung mengoceh panjang lebar pada KENZO , sedangkan dia tak ingin lelaki itu datang menjemputnya .
Kurang lebih selama 15 jam lamanya penerbangan dengan tanpa translet ini , ANDINI pun sampai di salah satu bandara tersibuk di INGGRIS ini . Baru saja keluar bandara , deretan supir taksi pun sudah berderet deret menawarkan jasanya . Secarik kertas alamat pun ANDINI berikan padanya untuk tempat tujuannya kali ini , yaitu salah satu rumah keluarga ZAIN SAPUTRA yang berada di INGGRIS .
Memandangi setiap celah di negara yang sebentar lagi akan memasuki musim dingin , kebetulan sekali ini sudah memasuki bulan maret . Tak lama kemudian Sebuah perumahan yang terbilang luas nan asri pun dimasuki oleh taksi itu , begitu berbelok dari jalan utama berhentilah taksi itu disebuah rumah .
Seusai memberi beberapa poundsterling dan meninggalkan taksi itu , kini giliran hati ANDINI yang berdetak kencang dan seakan ragu ragu untuk sekedar mengetuk rumah itu . Dia pun mencoba menekan tombol bel dan mengetuknya .
Tak berapa lama terdengar suara langkah kaki dari dalam .
" loh.... ANDINI .." Terkejut lah tuan ZAIN yang kala itu keluar , bisa dibilang dirinya syok bukan main .
"Papa.." ANDINI pun memeluk papa nya itu .
"Apa ada sesuatu nak disana ?"
"Tidak pah , ANDINI hannya ingin disini dulu dengan papa dan mama "
"Ayo masuk lah , kebetulan sekali hari ini kita ada perayaan kecil kecilan... tapi sebelumnya....terpaksa kami memberikan kejutan ini padamu disini "
"Kejutan ?? Memang Perayaan apa pah ?"
"Ayo ke taman belakang " ajak papa nya itu .
#
Masuk lah ANDINI ke dalam rumah gaya minimalis itu , semua perabotan pun rapih didalam nya , ada beberapa barang antik koleksi papa ZAIN yang di belinya . Di lantai 1 pun ada beberapa kamar yang tersedia , kebetulan perumahan disini rata rata menyediakan 2 lantai dan ada ruangan hijau dibagian belakang , sehingga bisa digunakan untuk bersantai atau pun BARBEQUE keluarga .
Begitu mendekat kebelakang terdengar obrolan beberapa orang , sepertinya papa mamanya tengah menerima tamu di taman belakang .
"Siapa pah...?" Tannya nyonya ZAIN yang tengah menuang minuman untuk tamunya itu .
Tapi dirinya pun ikut terkejut dengan kedatangan tamunya yang baru tiba , Begitu pun dengan ke dua tamunya yang terkejut dengan siapa tamu yang baru tiba itu .
"ANDINI... " ucap sepasang tamu itu yang ternyata adalah orang tuannya yang selama ini dia cari cari .
__ADS_1
"Ayah...ibu.." isak ANDINI dibuatnya .
Keluarga kecil itu pun langsung berpelukan erat serta diselingi dengan isak tangis yang selama ini mereka pendam karena rindu mereka yang sudah 10 tahun ini .
Tuan ZAIN pun mengajak istrinya pergi , membiarkan keluarga itu menikmati pertemuan keluarga mereka barang sebentar .
"Ayah dan ibu jahat , kenapa tak memberi tahu pada ANDINI kalau kalian disini dengan mama RATNA dan papa ZAIN "ucap ANDINIdisela tangis nya .
"Maaf nak , kami terpaksa merahasiakan keberadaan kami agar tak terlacak oleh seseorang " ucap ayahnya .
"Tapi kenapa ANDINI tak di beri tahu , ANDINI belum sempat mengucapkan terimakasih pada ayah dan ibu , saat ANDINI keracunan kemarin , ANDINI takut tak bisa bertemu lagi dengan ayah dan ibu " tangis ANDINI pun kian menjadi.
Rasanya semua gundah di hatinya tercurahkan dalam tangisannya itu .
Setelah ketiga keluarga kecil itu tenang , mereka pun duduk bersama di taman belakang itu .
"Jadi selama ini ayah dan ibu kemana ? Apa yang terjadi setelah kecelakaan itu ?"
"Nak , sebenarnya ayahmu sudah tau bila seseorang sudah mengotak atik mobil kita , sehingga dengan kemampuan ayahmu , ibu bisa selamat dan kabur sebelum mobil itu menabrak "
"Tapi..bukan keluarga MAHARDIKA kan yah ?"
"Bukan nak , mereka hanya mengacaukan jalan ayah saat di persimpangan , tapi... seseorang yang jahat sepertinya sudah memotong kabel rem mobil kita "
"Apa itu suruhan keluarga MARCO ayah ?"
"Jadi kau sudah tahu ?"
" sedikit , mereka pun sudah pernah menculik dan meracuniku "
"Iya , ibu juga syok saat MAMA RATNA bercerita kemarin , sebenarnya ayah dan ibu juga belum lama ini diketahui mama mu "
"Ya..itu benar , makanya mama dan papa mu ini langsung pindah ke INGGRIS , tapi justru baru menemukan ibu mu belum lama ini " timpal nyonya RATNA itu sembari membawa be erapa camilan di bakinya .
"Jadi begitu...semuannya merahasiakan dari ANDINI , jahat sekali ..." kesalnya .
"Duuhhhh...anak siapa si..."gemas mama RATNA .
"Anak mama RATNA lah..." santai ANDINI sambil memeluk mama RATNA itu .
"Loh...SANDRA , INDRA..jadi.." bingung Nyonya RATNA .
"Iya mah.... ANDINI itu sudah lama mengetahui kebenaran nya " terang suaminya ZAIN .
Sementara INDRA dan SANDRA membalasnya dengan senyuman .
__ADS_1