I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
ANDINI


__ADS_3

Ke dua lelaki itu pun kembali ke tempat pesta dimana masih saja banyak orang yang masih menikmati acara pesta malam itu , termasuk keluarga MARCO itu .


Kebetulan MICHELLE sedang berbincang dengan anak dari beberapa CEO jadi tak perlu sungkan untuk JOE menemuinya .


"MICKEY...bisa ikut dengan ku , ada masalah dengan teman ku ?" Bisik JOE padanya .


"Maaf teman teman , saya permisi sebentar " pamitnya .


Segera JOR membawanya ke ruang belakang dumana sudah ada KENZO yang penuh kepanikan menunggu nya .


"KENZO...ada apa ini ?"bingung MICKEY.


"MIC .. menurut JOE , kamu adalah orang terakhir yang bertemu ANDINI malam ini kan ?" Tannya KENZO .


"Sepertinya begitu , tapi bukannya dia kembali ke kamarnya ya ?"


"Masalahnya dia tak ada di kamarnya , berikut dengan barang bawaannya "


"Apa !!!! "


"Itu dia MIC makanya KENZO dan aku mencarimu "


"Oo..oo...kalian bukan curiga kepadaku kan , walau pun aku keluarga MARCO , aku juga tak akan melakukannya dalam situasi sekarang , kau sudah menelfon orang rumah ?"


"Masalahnya ini sudah jam 23.00 , yang berjaga pun pasti sudah tidur , apa lagi bu RUM "


"Baiklah ...aku dan JOE akan ikut mencari di semua penjuru hotel " ide MICHELLE.


"Oke..ayo "


"Baiklah..aku akan pulang untung mengecek siapa tahu dia sudah dirumah , JOE ..kabari aku segera bila menemukannya "


"Tenang saja sobat "


Berpencar lah ke tiga lelaki itu , KENZO pun segera menuju ke parkiran untuk membawa mobilnya menuju ke rumah , tanpa berfikir panjang dia pun segera menancap gas mobil nya , meliuk kesana kemari di jalanan jakarta yang sudah mulai lenggang dari roda dua .


Sayangnya jam penerbangan yang di jadwalkan pukul 11 malam lebih itu , sehingga kini ANDINI sudah duduk di salah satu kursi pesawat yang akan menuju INGGRIS , kebetulan kini 2017 INDONESIA sudah membuka rute internasional kesana tanpa harus translet ke negara lain dulu .


Saat itu pukul 23 : 30 pak HENDRA pun sampai ke rumah dengan santai , namun tiba tiba mobilnya hampir berbenturan dengan mobil milik tuan muda nya yang dengan kecepatan penuh mengerem mendadak didepannya .


"Aduh...ya Allah ....mobil tuan gak papa kan ya..."terkejutnya saat bersamaan keluar dari mobil .


"Den ..ada apa sampe jalannya mendadak begitu ?" Cemas beliau .


"Pak , ANDINI ada di rumah kan ?"

__ADS_1


"Loh...bukannya non dapet tugas keluar kota ya tiba tiba ?? "


"Apa..!!! Keluar kota ?? Sejak kapan pak dia pergi ?"


"Setengah jam lalu den "


"Aahhkkkk....." kesalnya sembari menghantam tangannya di mobil .


Tanpa melihat jadwal penerbangan pun dia sudah yakin bila dia pergi dengan jadwal internasional , dia pun sudah yakin bila hal ini sampai terdengar oleh mama dan papa nya pasti dia akan mendapat bencana besar sehingga dia mengurungkan niatnya untuk menelfon papa dan mama nya .


Penerbangan yang panjang dan melelahkan ini , ANDINI pun mencoba untuk beradaptasi dan berusaha sesantai mungkin , belum lagi melihat reaksi mama dan papa ZAIN , Pasti mereka langsung mengoceh panjang lebar pada KENZO , sedangkan dia tak ingin lelaki itu datang menjemputnya .


Kurang lebih selama 15 jam lamanya penerbangan dengan tanpa translet ini , ANDINI pun sampai di salah satu bandara tersibuk di INGGRIS ini . Baru saja keluar bandara , deretan supir taksi pun sudah berderet deret menawarkan jasanya . Secarik kertas alamat pun ANDINI berikan padanya untuk tempat tujuannya kali ini , yaitu salah satu rumah keluarga ZAIN SAPUTRA yang berada di INGGRIS .


Memandangi setiap celah di negara yang sebentar lagi akan memasuki musim dingin , kebetulan sekali ini sudah memasuki bulan maret . Tak lama kemudian Sebuah perumahan yang terbilang luas nan asri pun dimasuki oleh taksi itu , begitu berbelok dari jalan utama berhentilah taksi itu disebuah rumah .


Seusai memberi beberapa poundsterling dan meninggalkan taksi itu , kini giliran hati ANDINI yang berdetak kencang dan seakan ragu ragu untuk sekedar mengetuk rumah itu . Dia pun mencoba menekan tombol bel dan mengetuknya .


Tak berapa lama terdengar suara langkah kaki dari dalam .


" loh.... ANDINI .." Terkejut lah tuan ZAIN yang kala itu keluar , bisa dibilang dirinya syok bukan main .


"Papa.." ANDINI pun memeluk papa nya itu .


"Apa ada sesuatu nak disana ?"


"Tidak pah , ANDINI hannya ingin disini dulu dengan papa dan mama "


"Ayo masuk lah , kebetulan sekali hari ini kita ada perayaan kecil kecilan... tapi sebelumnya....terpaksa kami memberikan kejutan ini padamu disini "


"Kejutan ?? Memang Perayaan apa pah ?"


"Ayo ke taman belakang " ajak papa nya itu .


#


Masuk lah ANDINI ke dalam rumah gaya minimalis itu , semua perabotan pun rapih didalam nya , ada beberapa barang antik koleksi papa ZAIN yang di belinya . Di lantai 1 pun ada beberapa kamar yang tersedia , kebetulan perumahan disini rata rata menyediakan 2 lantai dan ada ruangan hijau dibagian belakang , sehingga bisa digunakan untuk bersantai atau pun BARBEQUE keluarga .


Begitu mendekat kebelakang terdengar obrolan beberapa orang , sepertinya papa mamanya tengah menerima tamu di taman belakang .


"Siapa pah...?" Tannya nyonya ZAIN yang tengah menuang minuman untuk tamunya itu .


Tapi dirinya pun ikut terkejut dengan kedatangan tamunya yang baru tiba , Begitu pun dengan ke dua tamunya yang terkejut dengan siapa tamu yang baru tiba itu .


"ANDINI... " ucap sepasang tamu itu yang ternyata adalah orang tuannya yang selama ini dia cari cari .

__ADS_1


"Ayah...ibu.." isak ANDINI dibuatnya .


Keluarga kecil itu pun langsung berpelukan erat serta diselingi dengan isak tangis yang selama ini mereka pendam karena rindu mereka yang sudah 10 tahun ini .


Tuan ZAIN pun mengajak istrinya pergi , membiarkan keluarga itu menikmati pertemuan keluarga mereka barang sebentar .


"Ayah dan ibu jahat , kenapa tak memberi tahu pada ANDINI kalau kalian disini dengan mama RATNA dan papa ZAIN "ucap ANDINIdisela tangis nya .


"Maaf nak , kami terpaksa merahasiakan keberadaan kami agar tak terlacak oleh seseorang " ucap ayahnya .


"Tapi kenapa ANDINI tak di beri tahu , ANDINI belum sempat mengucapkan terimakasih pada ayah dan ibu , saat ANDINI keracunan kemarin , ANDINI takut tak bisa bertemu lagi dengan ayah dan ibu " tangis ANDINI pun kian menjadi.


Rasanya semua gundah di hatinya tercurahkan dalam tangisannya itu .


Setelah ketiga keluarga kecil itu tenang , mereka pun duduk bersama di taman belakang itu .


"Jadi selama ini ayah dan ibu kemana ? Apa yang terjadi setelah kecelakaan itu ?"


"Nak , sebenarnya ayahmu sudah tau bila seseorang sudah mengotak atik mobil kita , sehingga dengan kemampuan ayahmu , ibu bisa selamat dan kabur sebelum mobil itu menabrak "


"Tapi..bukan keluarga MAHARDIKA kan yah ?"


"Bukan nak , mereka hanya mengacaukan jalan ayah saat di persimpangan , tapi... seseorang yang jahat sepertinya sudah memotong kabel rem mobil kita "


"Apa itu suruhan keluarga MARCO ayah ?"


"Jadi kau sudah tahu ?"


" sedikit , mereka pun sudah pernah menculik dan meracuniku "


"Iya , ibu juga syok saat MAMA RATNA bercerita kemarin , sebenarnya ayah dan ibu juga belum lama ini diketahui mama mu "


"Ya..itu benar , makanya mama dan papa mu ini langsung pindah ke INGGRIS , tapi justru baru menemukan ibu mu belum lama ini " timpal nyonya RATNA itu sembari membawa be erapa camilan di bakinya .


"Jadi begitu...semuannya merahasiakan dari ANDINI , jahat sekali ..." kesalnya .


"Duuhhhh...anak siapa si..."gemas mama RATNA .


"Anak mama RATNA lah..." santai ANDINI sambil memeluk mama RATNA itu .


"Loh...SANDRA , INDRA..jadi.." bingung Nyonya RATNA .


"Iya mah.... ANDINI itu sudah lama mengetahui kebenaran nya " terang suaminya ZAIN .


Sementara INDRA dan SANDRA membalasnya dengan senyuman .

__ADS_1


__ADS_2