Istriku Haram Disentuh

Istriku Haram Disentuh
Extra Part 01 - Ngidam Marvel


__ADS_3

Usia kandungan Gevanya kini sudah berjalan sembilan bulan ini adalah bulan dimana Gevanya dan Arga sedang tidak sabar-sabarnya menunggu kelahiran anak mereka.


"Bang?"


Arga membalikkan badannya menatap Arga yang membuat Arga tersenyum kepadanya.


"Abang, pengen ehm-"


"Pengen apa sayang?" Arga menatap Gevanya yang membuat Gevanya menunduk sejenak. "Bilang aja."


Gevanya mengangkat kepalanya kemudian tersenyum pelan. "Pengen Bang Arga, Ridwan, sama Kak Arsyad pakai kostum Marvel."


Jleb.


"M-Marvel?"


"Iya, kan kemarin gak kesampean nonton film Thor: Love And Thunder, boleh yah?"


Arga terdiam, dia paham dari sebelum mereka menikah pun istrinya ini adalah penggemar film-film Marvel yang Arga sendiri tidak paham apa itu.


"Kamu maunya gimana?"


"Bang Arga pakai kostum Thor, Ridwan pakai kostum Iron Man kalau Kak Arsyad pakai kostum Captain America."


Arga terdiam, kalau dia mau-mau aja, tapi Ridwan dan Arsyad, ah rasanya Arga akan sedikit memaksa nanti.


"Kamu tunggu disini yah!"


Arga berdiri dan hendak pergi meninggalkan Gevanya dirumah rencananya dia ingin bertemu dengan Ridwan dan Arsyad untuk membicarakan hal ini.


__ADS_1



"Gak!"


"Aku juga, Gak!"


Mendengar permintaan Arga sontak membuat Ridwan dan Arsyad mencak-mencak disana, bagaimana tidak mereka diminta memakai kostum superhero yang Ridwan dan Arsyad sendiri tidak tahu.


"Ayolah Wan, Kak, tolongin aku, kasian Gevanya lagi ngidam," Arga memelas memohon kepada kakak kembar dan sahabatnya itu.


Arsyad dan Ridwan saling melempar pandangan kemudian menarik napas panjang. "GAK!"


"Sepuluh juta?"


"Oke, Deal!" ujar Arsyad dan Ridwan berbarengan.


"Mau pakai kostum apa nih?" Ridwan antusias setelah mendengar penawaran Arga.


"Yaudah nanti aku bayar," Arga berjalan menuju mobilnya karena tempat mereka bicara memang berada di teras rumah Arsyad.


Arga mengeluarkan tiga papperbag berisi kostum yang sudah Arga beli sebelumnya, percaya atau tidak Arga mengeluarkan banyak modal untuk kostum ini.


Satu kostum Thor yang akan Arga gunakan saja beserta palunya itu seharga tiga jutaan belum lagi kostum Captain America milik Arsyad dan yang paling membuat Arga tertekan adalah kostum Ironman itu seharga dua belas juta karena memang terbuat dari bahan asli.


"Harganya bikin kejang-kejang!" Ridwan terlonjak menatap kuitansi pembayaran tersebut.


"Gapapa. Rejeki suami ada pada kesenangan istrinya, Insya Allah kalau selagi mampu dan bisa nyenangin istri rejeki ku lancar terus," jawab Arga mengajak mereka semua untuk berganti pakaian di dalam rumah Arsyad.


"Anjani mana Syad?" tanya Ridwan yang membuat Arsyad mendelik ke arahnya.


"Kenapa nyariin istri aku? Masih ada rasa kamu?" tanya Arsyad tidak selow.

__ADS_1


"Dih, najis! Nanya doang!" balas Ridwan kesal.


"Di rumah sakit dia, dia kan dokter emang kamu gadungan," jawab Arsyad meledek.


Ridwan mengeluarkan kostum iron man dibagian kepala atau topengnya yang memang terbuat dari besi kemudian hendak melemparkannya ke Arsyad.


"Eh! Jangan! Itu dua belas juta!" teriak Arga histeris saat Ridwan ingin melemparnya.


"Ngeselin sih dia!" jawab Ridwan.


Bledug!


Ridwan mengadu kesakitan saat Arsyad memukul kepalanya dengan ujung palu Thor yang merupakan kostum milik Arga. Hanya pelan tapi Ridwan lebih suka mendramatisir.


"Udah ah daripada berantem, mending pakai bajunya sekarang, Gevanya udah nungguin tuh!" saran Arga yang membuat Arsyad dan Ridwan saling mendelik tajam.


"I watch you!" ancam Arsyad.


"Nyenyenyenye."


Ridwan memilih meledek kemudian kabur menuju ruangan ganti pakaian milik Arsyad.


Bahasa indonesia nya, kamar mandi.





Assalamualaikum

__ADS_1


Jangan Lupa Like


__ADS_2