
setelah beberapa saat mobil mereka sampai di depan gang rumah Aryan.
'' ngga terasa sudah sampai saja.'' ucap temmy seperti agak kesel
'' memang kenapa kalau sudah sampai ?'' tanya Aryan
'' mas pengin lebih lama lagi dekat kamu. '' ucap temmy. yang langsung membuat wajah Aryan memerah.
'' mas mau mampir ?'' ajak Aryan
'' emangnya boleh ?'' sindir temmy
'' makanya aku nawarin mas '' ucap Aryan
'' ayo..... kalau kamu memaksa ''
lalu temmy membuka pintu mobilnya dan keluar. mereka berjalan beriringan menuju rumah Aryan. temmy mengira rumahnya depan jalan, ternyata harus masuk gang.
saat di depan pintu, temmy berhenti dan bertanya
'' boleh nggak kalau mas masuk ? ''
'' sudah aku tawarin mampir masa masih bertanya boleh masuk apa ngga sih ? '' jawab Aryan
sebelum Aryan membuka pintu ternyata sudah dibuka oleh ibu Mira.
'' eh ada tamu. Aryan bawa masuk tamunya '' pinta ibu Mira
Aryan menengok kearah temmy, kedua pasang mata itu saling bertatapan dan tersenyum keduanya. temmy dipersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu. temmy melihat sekeliling ruangan tersebut.
ruangannya kecil namun terasa nyaman karena tertata dengan rapi. rumah yang kecil ini masih bisa memelihara tanaman.
mungkin Aryan gadis yang suka dengan bunga karena terdapat beberapa pot bunga disisi kiri rumah ini.
temmy sudah duduk di ruang tamu, sedangkan Aryan masuk ke dalam untuk membuatkan minuman.
beberapa saat kemudian Aryan keluar dengan membawa baki dan diatasnya sudah ada satu cangkir minuman.
'' silahkan diminum mas....'' Aryan mempersilahkan temmy untuk meminumnya.
'' saya tinggal dulu sebentar ya mas '' kata Aryan. temmy mengangguk pelan
Aryan yang dari tadi tidak melihat adiknya langsung menanyakan pada ibunya.
'' Naura di mana bu? ko tidak ada '' tanya Aryan
'' Naura belum pulang dari siang. ibu khawatir sekali '' jawab ibunya terdengar suaranya bergetar.
'' ibu kenapa tidak bilang ?'' tanya Aryan
'' tadi ibu mau kasih tau saat kamu pulang tapi ternyata kamu ada tamu '' jawab ibu Mira
'' ya ampun Bu...... ngga pa pa '' jawab Aryan
'' ibu sudah telfon Naura? '' tanya Aryan
'' sudah. tapi tidak diangkat '' jawab ibu Mira
'' ya sudah sekarang Aryan mau cari Naura dulu. ibu tunggu di rumah. hubungi dia terus. kalau ada kabar Naura, ibu beritahu Aryan '' pinta Aryan
__ADS_1
Aryan segera keluar ruang tengah, dia menghampiri temmy
'' Maaf mas temmy, saya ada urusan. saya tidak bisa menemani mas temmy '' kata Aryan
'' kamu mau kemana ?'' tanya temmy
'' saya mau mencari adik saya Naura yang belum pulang dari tadi siang '' wajah Aryan tidak dapat menyembunyikan rasa khawatirnya.
temmy yang melihat Aryan seperti itu saat ini dia sangat iba.
'' ayo.... mas yang akan antar kamu mencari Naura '' ajak temmy
'' Bu Aryan pamit dulu '' ucap Aryan
'' iya hati-hati ya nak. cepat kabari ibu '' ucap ibu Mira
temmy beranjak bangun dari tempat duduknya dan segera keluar rumah. saat berjalan menuju mobilnya temmy memegang pundak Aryan. Aryan kaget dan menengok ke arah temmy yang ada di sampingnya.
'' jangan khawatir. aku akan mendampingi mu mencari Naura '' ucap temmy
'' terimakasih mas '' ucap Aryan
temmy membuka pintu mobil. mereka berdua sudah masuk ke dalam.
'' pertama kita mau kemana ? '' tanya temmy
'' kita ke tempat teman Naura. nanti aku kasih tau '' jawab Aryan sambil berkali - kali mencoba menghubungi adiknya yang tidak kunjung diangkat. lalu mengetik sesuatu dan mengirimnya.
'' baiklah '' ucap temmy sambil mengusap pangkal kepala Aryan. saat diperlakukan seperti itu Aryan menengok ke arah temmy sambil menarik nafas panjang.
kini mobil itu melaju ditengah jalan mencari keberadaan seseorang. mata Aryan sedang fokus menatap ke depan.
'' ini mas '' Aryan menyodorkan ponselnya yang menunjukkan foto Naura.
'' tolong kirim ke nomor saya '' pinta temmy
dengan segera Aryan mengirimkan foto adiknya ke nomor temmy. lalu sambil menyetir temmy mengetik sesuatu di ponselnya.
'' apa mas tidak apa-apa jika menemani saya ?'' tanya Aryan
'' tidak apa-apa '' jawab Aryan
'' seharian mas dengan saya jika pak aqib butuh mas bagaimana ?'' tanya Aryan
'' kamu tidak usah menghawatirkan mas. yang terpenting sekarang itu kita harus segera menemukan adikmu '' ucap temmy
'' tapi mas ....''
ssssttt..... temmy menempelkan jari telunjuknya dengan lembut pada bibir Aryan
beberapa saat kemudian temmy mendapat pesan masuk di ponselnya. begitu di buka temmy langsung tersenyum dan menatap wajah Aryan.
'' adikmu sudah ketemu '' gumam temmy
lalu dia mengetikkan pesan lagi pada seseorang disana.
'' kalau nanti adik kamu sudah ketemu, mas boleh minta hadiah '' ucap temmy
'' mas jangan bercanda deh.... '' ucap Aryan
__ADS_1
'' beneran Aryan '' ucap temmy
'' kan kita sama sama mencari '' ucap Aryan
'' jika aku yang menemukannya lebih dulu gimana ? '' tanya temmy
'' mas......'' ucap Aryan lembut
'' Aryan...... '' ucap temmy lembut
'' baiklah aku kasih hadiah '' ujar Aryan
'' hadiahnya harus aku yang milih '' temmy mengajukan syarat
'' boleh..... tapi jangan yang mahal-mahal. Aryan ngga punya uang banyak soalnya '' ucap Aryan sambil memajukan bibirnya.
temmy yang mendengarnya langsung tertawa. Aryan terlihat sangat menggemaskan
'' mas ko malah tertawa sih, serius nih....'' ucap Aryan
'' kamu janji yah '' ucap temmy
'' iya..... iya....'' sambil memberi penekanan
setelah beberapa saat temmy menghentikan mobilnya di depan sebuah cafe. lalu temmy membuka pintu mobil mengajak Aryan untuk masuk.
'' mas kita mau kemana? kita cari adikku dulu '' ucap Aryan
'' kamu ikut mas masuk '' ujar temmy
temmy mengulurkan tangannya dan digenggam oleh Aryan. mereka berjalan memasuki cafe tersebut. Aryan tidak tahu maksud kedatangannya itu. ternyata temmy dari belakang membawa Naura. Aryan yang melihatnya langsung memeluk adiknya.
'' kamu ternyata ada di sini. sedang apa kamu disini ? kenapa tidak pulang ? kenapa telpon ibu tidak kamu angkat ? '' Aryan menghujani Naura dengan banyak pertanyaan.
Naura hanya diam saja. temmy yang melihat itu langsung mengajak mereka pulang.
'' kita bicarakan di rumah saja. kamu segera beri kabar pada ibu kalau Naura sudah ketemu. kasian ibumu pasti sangat khawatir saat ini '' terang temmy
Aryan hanya menuruti omongan temmy. mereka bertiga sudah di dalam mobil. temmy mengantar mereka pulang.
sepanjang perjalanan Aryan tidak mengeluarkan sepatah katapun. dia yang biasanya suka bercerita kali ini diam saja hanya meneteskan air matanya dengan wajah cemasnya.
Naura yang duduk di belakang juga sedari tadi diam saja. dia tidak berani berkata apapun. dia tahu saat ini jika kakaknya sedang marah karena sudah membuat ibu mereka khawatir.
temmy melihat begitu sayangnya Aryan pada Naura. dia ikut terhanyut dalam suasana hati Aryan.
setelah beberapa lama akhirnya mobil sampai di depan gang rumah Aryan. Naura segera turun dan meninggalkan mereka.
'' mas terimakasih sudah membantuku '' ucap Aryan. temmy menatapnya dengan sangat dalam
*
*
*
bersambung....
terimakasih sudah membaca...
__ADS_1
mohon komentarnya besti....🙏🙏