Itik Incaran Para Serigala

Itik Incaran Para Serigala
* bab 28 jalan- jalan


__ADS_3

temmy, pria ini masih menutup identitasnya dari Aryan istrinya sendiri. bukan dia tidak berusaha namun dia masih menyiapkan hati Aryan untuk bisa menerima apapun resikonya.


satu bulan telah berlalu. pernikahan mereka belum ada perkembangan. hubungan mereka pun tidak mengalami kemajuan.


Aryan masih meraba-raba tentang hatinya. dia takut akan mengartikan yang salah dengan perhatian dan kasih sayang yang temmy berikan. serta perlakuan lembut setiap bersentuhan. sehingga dia masih berusaha untuk menutup hatinya walau itu sulit.


di siang hari yang terik, Aryan baru saja selesai melakukan penelitian di desa jaya. dia sudah mengambil data dan sampel yang dia perlukan. bertemu dengan banyak masyarakat di sana membuat Aryan terhibur. seakan-akan dia telah keluar dari rutinitas yang membuat penat


Aryan sangat berterima kasih pada kepala desa karena sudah mengizinkan melakukan penelitian serta mempermudah segala urusannya.


selama sebulan juga Aryan selalu berdua dengan dosennya yaitu pak Bagas. tak pernah terlewatkan seharipun tanpa menemani Aryan. semua dilakukan hanya demi wanita yang dia sukai tentunya. pak Bagas ingin memikat Aryan. melakukan segala cara agar selalu bisa berdekatan dengan Aryan namun sampai detik ini usahanya tidak mengubah apapun.


beda halnya dengan Aryan, dia sudah sangat jenuh. setiap hari harus berdua semobil dengannya. tak jarang dosennya mengajak Aryan makan berdua. jika bukan karena dia dosen pembimbing mungkin Aryan sudah pergi sejauh mungkin dari sisinya.


pernah suatu ketika saat pulang dengan kondisi hari sudah malam sedang Aryan dari siang tidak makan apapun dia diajak makan malam berdua. sehingga Aryan tidak bisa menolaknya. tapi ternyata pak Bagas sudah menyiapkan makan malam romantis di sebuah restoran. di sana pak Bagas mengutarakan isi hatinya yang kesekian kali pada Aryan.


dan hasilnya sudah bisa kita tebak.


sebenarnya pak Bagas itu tampan. bertubuh tinggi dan tegap. penampilan selalu rapi. serta pembawaan yang maskulin. tentu bisa memikat semua mahasiswinya. namun entah kenapa hanya Aryan yang menolaknya.


sudah beberapa mahasiswi yang mencoba untuk menghubungi mulai dengan alasan konsultasi akademik, menanyakan materi perkuliahan atau sekedar menanyakan jadwal kuliah.


pak Bagas merespon mereka dengan profesional. tanpa embel-embel apapun.


selama Aryan melakukan penelitian dia tidak pernah pergi ke kampus. hal itu digunakan temmy untuk mengurusi yayasan milik ayahnya selagi profesor itu berada di luar kota.


temmy juga menggunakan waktunya dengan baik untuk memantau perkembangan perusahaannya di luar negeri. dia intens berkomunikasi dengan Daniel asistennya.


memang beberapa kendala terkadang Daniel meminta bosnya untuk datang akan tetapi jika bos nya sudah turun tangan maka seperti halnya benang kusut akan terurai.


ibu besar sering menanyakan keberadaan temmy saat malam hari. wajarlah karena dia bisa bertemu dan melihat anak bungsunya di pagi atau siang hari, namun jika malam entah sedang berada di mana. jika ditanya temmy hanya menjawab sedang ada urusan penting. seperti itu terus. dan ibunya selalu percaya akan kata-kata putranya.


Aryan lebih dulu sampai rumah dibanding temmy. untuk beberapa hari belakangan Aryan dan temmy sangat jarang pergi bersama.


mereka lebih banyak menghabiskan waktu di siang hari untuk menyelesaikan rutinitas masing-masing. dan bertemu kembali di malam hari di dalam kamar yang sama dan satu ranjang yang sama.


entah apa yang mereka rasakan selama ini. temmy masih bisa menahan hasratnya saat di dekat Aryan. begitu pula dengan gadis ini masih menyimpan rapat harta yang paling berharga miliknya.


sungguh kasian temmy dan itulah resikonya.

__ADS_1


****


disuatu pagi yang cerah. semua manusia berada dalam rutinitasnya. mengerjakan dan menyelesaikan semua hal yang perlu diselesaikan. begitu juga dengan Aryan yang saat ini sedang berkutat di depan tumpukan buku untuk menganalisis hasil penelitiannya. beberapa buku dibuka. Aryan sibuk memilih kata yang tepat untuk menjadikan karya ilmiahnya bisa di terima.


temmy pun demikian dia sedang melakukan panggilan dari Daniel asistennya. untuk kali ini Daniel meminta bos nya untuk benar-benar datang. bagaimana caranya mengatakan pada Aryan bahwa dia harus pergi tanpa mengundang curiga sedikitpun.


temmy mengacak rambutnya sendiri seperti sedikit kesal. untuk beberapa hari yang terlewati, temmy sudah lama tidak bertemu dengan Aqib. namun hari ini temmy mencari sosoknya tersebut.


kring.....


''Selamat siang pak temmy ''


'' Aqib sepertinya saya harus berangkat ke luar untuk menyelesaikan beberapa urusan. katakan pada papi ini sangat penting. ''


'' baik pak temmy. apa ada lagi ? ''


ayo katakan saja yang sejujurnya mengenai wanita itu dan posisinya sekarang. Aqib sangat mengharapkan temmy mengatakannya dengan terbuka sehingga membuat Aqib lebih mudah untuk mengambil sikap kedepannya.


''tidak ''


sebenarnya aku ingin kau menjaga seseorang tapi entah kenapa lidah ini kelu untuk mengatakan.


selagi temmy masih menutupinya mungkn ini mudah di urusi.


sebelum berangkat temmy ingin mengajak Aryan jalan-jalan. membuat hati Aryan bahagia sebelum di tinggal. walaupun untuk sementara tapi akan berbeda rasanya. semua itu karena status mereka tentunya.


temmy duduk memijat keningnya dan berfikir merencanakan acara jalan-jalan berdua. jalan jalan romantis tentunya yang temmy harapkan.


setelah Aryan selesai bergelut dengan tulisannya. dia langsung menuju ruang pak Bagas memberikan hasil tulisannya tiap bab untuk disetorkan pada dosen pembimbing. pak Bagas hanya mengangguk kepala saat membaca.


''nanti tolong diperbaiki bagian yang ini''


pak Bagas menunjukan sebuah paragraf dalam tulisan Aryan


''baik pak''


selesai sudah urusan dengan dosen ini. Aryan keluar dan mengambil ponselnya dari tas.


mas Aryan sudah selesai. Aryan mau pulang dulu (Aryan)

__ADS_1


tunggu di parkiran (temmy)


Aryan segera menuju ke parkiran mobil. tempat yang biasa Aryan sambangi saat menunggu temmy


sedangkan temmy setelah mendapat pesan dari Aryan segera berlari menuju tempat Aryan berada saat ini.


'' sudah menunggu lama ?''


Aryan menggeleng kepala.


''ayo '' temmy mengarahkan Aryan ke mobil


mereka sudah masuk ke dalam mobil. temmy melajukan mobilnya menuju jalanan besar. membelah keramaian dijam pulang kantor.


''kita makan dulu yah''


''iya mas''


mereka berhenti sejenak di sebuah restoran Chinese. Aryan memesan beberapa menu makanan. mereka duduk di meja yang untuk dua orang, sebelah kanan dari pintu masuk.


''Aryan besok kita pergi jalan Yuh. kamu ngga ada acara kan?''


''ayuh.... Aryan ngga ada acara ko. Aryan sudah bosan banget. pengin jalan mas.''


''besok kita jalan kemana?''


''ehm .... rahasia dong tentunya'' jawab temmy sangat antusias


*


*


*


bersambung....


terimakasih sudah membaca....


jangan lupa komentarnya yah besti.....

__ADS_1


__ADS_2