
temmy melihat kelegaan dalam mata Aryan. dan memberi senyuman.
'' jika ada sesuatu, ceritakan padaku. jangan sungkan-sungkan.'' ucap temmy sambil menggenggam tangan Aryan
'' baik mas. tapi aku minta maaf. untuk kali ini biar aku yang menyelesaikannya. ini masalah keluarga'' sedikit penekanan pada akhir katanya, membuat hati temmy sedikit sakit. karena dia baru sadar bahwa dia adalah orang lain bagi Aryan.
'' pulanglah mas . aku tidak mau kamu dapat masalah karena sudah seharian bersama dengan ku '' pinta Aryan
lalu Aryan keluar dari mobil tersebut. temmy hanya bisa memandang sampai dia menghilang. Aryan sama sekali tidak menoleh ke belakang.
******
sesampainya Aryan di rumah. dia melihat ibu dan adiknya duduk berhadapan. suasana yang tercipta sangat tegang.
'' Naura mandi dulu sana '' ujar Aryan
'' baik kak '' ucap Naura
Naura berlalu kebelakang untuk membersihkan tubuhnya. Aryan memberikan penjelasan pada ibunya terlebih dulu agar tidak terjadi salah paham.
'' Bu Aryan mohon apapun yang dikatakan Naura dengarkan saja. kita kasih pengertian padanya secara perlahan. ibu jangan gegabah dalam menangani Naura. ibu kan lebih paham dia anaknya seperti apa. '' ujar Aryan
'' baik nak '' ucap ibu Mira
Mira lalu menjelaskan bahwa dia setelah pulang sekolah langsung ke cafe. dia bekerja disana. sudah seminggu ini dia bekerja. Mira bekerja karena ingin membantu ibunya. dia tidak ingin menambah beban ibunya.
ibunya yang bekerja Sendiri harus membiayai sekolah kedua putrinya. juga harus membayar setoran hutang dari peninggalan ayahnya. ibunya hanya seorang penjahit yang berpenghasilan seadanya. karena hal itulah Naura ingin bekerja.
ibu yang mendengar itu sangat terharu. dia tidak menyangka jika anaknya berfikir seperti itu.
apalagi Aryan, dia merasa seharusnya dialah yang harus bekerja, bukan kuliah yang hanya menghabiskan uang. seharusnya dia bekerja membantu perekonomian keluarga. namun karena permintaan mendiang sang ayah yang meminta Aryan harus menamatkan kuliahnya terlebih dahulu baru boleh bekerja.
sekarang yang tercipta hanyalah keheningan diantara mereka dan memunculkan kenangan tentang ayahnya.
'' sekarang sudah malam. kalian berdua tidurlah '' pinta ibu Mira
'' ibu yang harus tidur dan istirahat, hari ini pasti ibu sudah bekerja keras '' ucap Aryan
'' Bu.... Naura minta maaf yah.... '' ucap Naura sambil memeluk ibunya
'' iya nak.... tapi kamu harus janji untuk tidak mengulangi lagi '' ucap ibu Mira
'' iya Bu '' ucap Naura
'' ibu tidur dulu yah '' lalu ibu Mira masuk ke kamarnya.
diluar ruangan tersebut kini hanya ada Aryan dan Naura.
Naura menceritakan saat dirinya di cafe tadi, ada dua orang yang mengenakan pakaian rapih masuk kedalam cafe. mereka mencari Naura. saat bertemu dengan Naura mereka meminta Naura untuk duduk saja dan tidak boleh pergi kemana mana.
Naura tidak mengenal kedua orang tersebut. mereka tidak menyakiti Naura. mereka memperlakukan Naura dengan baik.
kedua orang itu pergi setelah mobil yang dinaiki kalanya sampai.
__ADS_1
'' kak siapa orang yang tadi bersama kakak ? sepertinya saya baru melihatnya '' tanya Naura
'' dia mas temmy teman kakak. kita baru kenal '' jawab Aryan
'' kami baru kenal beberapa hari yang lalu. dia supirnya prof Yahya '' jelas Aryan
'' dia tampan yah kak. dari penampilannya dia seperti bukan orang biasa '' ucap Naura
'' entah lah..... kakak baru mengenalnya '' kata Aryan
'' jangan - jangan kakak jatuh cinta sama dia '' ledek Naura
'' ngomong apa sih kamu.... sudah sana tidur. ini sudah malam. besok kamu harus sekolah '' ucap Aryan yang kini wajahnya sedang berseri. masih mengingat saat saat bersama temmy.
kini Aryan sudah bersiap untuk tidur. saat dia merebahkan diri di kasur tiba - tiba ponselnya bergetar ada pesan dari temmy
- sudah tidur ? ( tanya temmy)
- belum ( jawab Aryan)
- mas mengganggu tidak? (tanya temmy)
- tidak ( jawab Aryan)
- apa besok kamu ke kampus? ( tanya temmy)
- iya (jawab Aryan singkat)
- sepuluh (jawab Aryan)
- berangkat sama siapa? ( tanya temmy)
- sendirian (jawab Aryan)
- dari tadi jawabnya singkat banget ( ucap temmy)
- emang kenapa? (Aryan balik bertanya)
- ga pa pa (jawab temmy)
- terimakasih untuk hari ini mas (ucap Aryan)
- iya (balas temmy)
- mas temmy marah? (tanya Aryan)
- ngga (jawab temmy)
- ko jawabnya singkat ? ih....... ( ucap Aryan)
- kamu juga tadi jawabnya singkat, giliran mas jawab singkat malah nggak boleh. (balas temmy)
- iya maaf (ucap Aryan)
__ADS_1
- aku mau tanya sesuatu boleh? ( tanya Aryan)
- tanya apa ? ( balas temmy)
disaat temmy mengirimkan pesan, dia langsung mendapat panggilan dari Daniel, asistennya di Amerika.
'' iya ada apa? '' tanya temmy
'' ini tuan ada sedikit kendala '' jawab Daniel
'' katakan '' ucap temmy
Daniel dari sebrang sana langsung menjelaskan semua kendala yang sedang dihadapi perusahaan. dia menjelaskan begitu detail sehingga temmy paham dengan situasi masalahnya.
'' untuk saat ini aku akan menangani dari sini karena aku anggap in masalah kecil. jika sangat diperlukan aku akan terbang ke sana. '' ujar temmy
'' tapi saya tidak bisa secepatnya karena dua hari lagi Mr Kim ada di sini. kabari terus perkembangan nya'' ucap temmy lagi
'' baiklah tuan akan saya kabari selalu '' jawab Daniel
temmy lalu menutup percakapan. dia berjalan gontai ke tempat tidurnya. setelah dia menarik selimut dia baru ingat kalau tadi Aryan ingin menanyakan sesuatu. dia membuka pesan dari Aryan.
'' mas sudah berkeluarga ? ''
terlihat waktunya satu jam yang lalu.
'' ya ampun dia menunggu jawaban ku dari tadi. '' gumam temmy
temmy langsung menghubungi Aryan tetapi nomor yang dituju tidak aktif. temmy berfikir Aryan mungkin sudah tidur.
sedangkan seseorang yang berada di sana masih terjaga. setelah dia mengirim pesan pada temmy, dia tidak mendapatkan balasan. dia merasa sudah tau jawabannya.
'' mas temmy pasti sudah berkeluarga '' gumam Aryan
dia mengira temmy sudah berkeluarga dan untuk itu Aryan menyudahi percakapannya dengan menonaktifkan ponselnya.
'' aku tidak ingin mengganggu seseorang yang sudah berkeluarga'' ucap Aryan lirih
pandangannya kini jauh ke depan. dia harus segera menyelesaikan kuliahnya dan bekerja untuk membantu ibunya. itulah yang ada di benak Aryan saat ini.
mereka sama sama masih terjaga di malam yang sama. hanya ruang yang berbeda.
*
*
*
bersambung.....
terimakasih sudah membaca....
Mohon komentarnya yah gan......
__ADS_1