Itik Incaran Para Serigala

Itik Incaran Para Serigala
* bab 13 kurang konsen


__ADS_3

sejak awal masuk, Aryan sudah tidak konsentrasi. ada beberapa hal yang dia pikirkan saat ini. salah satunya mengenai keinginannya untuk segera bekerja dan membantu ibunya. dia sebenarnya sedang mencari lowongan pekerjaan part time yang Bisa di nego saat ada jam kuliah. tapi belum mendapat informasi tersebut.


Aryan tidak membicarakan pada siapapun, hanya pada Dyah saja. dia juga meminta hal ini untuk tidak diketahui oleh teman Aryan yang lain, karena tidak ingin merepotkan mereka.


Aryan adalah mahasiswa yang pandai. IPK nya tiap semester selalu cumlaude. itu sebabnya dia gampang dikenali oleh dosen. itu juga yang sering membuat dia dilibatkan dalam event universitas. namun entah kenapa proposal skripsinya kali ini masih juga belum di ACC oleh dosen pembimbing.


dosen pembimbing Aryan masih baru. mungkin hal itu membuat dia sedikit saklek dengan aturan. baru setahun juga menjadi dosen. dia masih muda dan masih sendiri.


Aryan sering diledek oleh teman temannya karena memiliki dosen pembimbing yang masih masih muda sehingga betah berlama-lama dalam bimbingan. tapi hal itu membuat Aryan risih karena keseringan bertemu dengannya.


seperti saat ini ketika Aryan lagi ada jam kuliah dia mendapat pesan dari dosen pembimbing untuk segera menemuinya di ruang dosen seperti biasa. serta membawa proposal skripsi yang sudah direvisi.


'' ditunggu hasil revisinya segera temui saya ditempat biasa jam dua belas '' seperti itu bunyi pesannya


'' baik '' balas Aryan


Dyah yang melihat temannya tidak konsentrasi dan lagi lagi membuka ponsel jadi penasaran.


'' ada apa '' tanya Dyah


'' biasa. dosen pembimbing lagi minta hasil revisi '' jawab Aryan tidak bersemangat


'' aku kalau jadi kamu pasti sudah protes dari awal. sudah beberapa judul kamu ajukan tapi belum juga di ACC '' ucap Dyah sengit


'' mungkin ini cobaan '' ucap Aryan


'' minta ganti dosen pembimbing saja '' saran Dyah


'' emang boleh ?'- tanya Aryan


'' ga tahu juga sih.... coba saja.....'' ucap Dyah


'' nanti kalau dapat yang sepemikiran sama dosen ini gimana ??'' Aryan ragu


'' coba dulu '' kata Dyah


'' kalian berdua ngobrol terus, ada apa sih ?'' tanya wendry


'' tuh Aryan dapat surat cinta '' kata Dyah


'' dari siapa ?'' tanya wendry penasaran


'' dosen pembimbing ganteng '' kata Dyah


Husny yang mendengar itu langsung ikut nimbrung


'' siapa yang dapat surat cinta ?'' tanya Husny sambil melotot


'' tuh Aryan '' jawab wendry sambil tersenyum


'' dari siapa ?'' tanya Husny

__ADS_1


'' dosen pembimbing '' jawab Dyah


'' apaan sih .... cuma disuruh menemui saja sambil bawa hasil revisian. itu doang ko '' kata Aryan menatap tajam ke Dyah.


Dyah yang mendapat tatapan seperti itu sudah paham maksudnya. Dyah langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


*****


temmy sudah sampai di universitas. dia segera menuju ruangannya seperti biasa. sepanjang jalan menuju ruangannya dia bertemu dengan beberapa dosen yang sedikit membungkuk saat berhadapan dengannya.


saat berada di ruangan tersebut temmy langsung kedatangan tamu. beberapa orang masuk ke dalam ruangan itu serta melaporkan kesiapan acara sudah rampung seratus persen.


temmy juga mendapat laporan dari Aqib bahwa prof Yahya sudah berada di kediamannya saat ini. temmy tinggal mengecek ke hotel tempat transit Mr Kim. rencananya temmy ingin mengajak Aryan untuk survey ke tempat tersebut.


saat laporan sudah selesai temmy mempersilahkan mereka untuk keluar ruangan. kini yang tersisa hanya temmy seorang. dia mulai membuka ponselnya dan mengetik beberapa pesan ke Aryan.


*****


Ting.....


ponsel Aryan berbunyi saat berbarengan dengan selesainya jam kuliah siang ini.


'' jika sudah selesai, aku tunggu di lobby gedung A ''


'' segeralah karena saya sangat ingin bertemu''


'' jangan buat aku menunggu ''


maaf mas saya tidak bisa menemui mu saat ini karena saya harus lebih mengutamakan skripsi ku.... gumam Aryan dalam hati.


Aryan langsung menuju ruang dosen pembimbing. di pintu tersebut tertulis nama Bagas . sebelum Aryan membuka pintu dia menarik napas panjang. berharap agar revisinya kali ini disetujui sehingga dia bisa melaksanakan penelitian secepatnya.


begitu gagang pintu di dorong, sudah ada pak Bagas di dalam ruangan. Aryan merasa saat ini dia sangat tidak percaya diri.


'' selamat siang pak '' ucap Aryan


'' silahkan duduk Aryan '' ucap pak Bagas. pria yang berusia sekitar 27 tahun ini selain pintar juga tampan. banyak mahasiswa yang mengidolakannya.


'' bagaimana revisinya sudah dibuat kan '' tanya pak Bagas


'' sudah pak. '' ucap Aryan


'' ini '' sambil menyerahkan satu bendel revisi proposal skripsi


'' bagus.... '' kata pak Bagas. Aryan merasa lega sekarang


'' hanya saja masih ada yang kurang..... ''


deg ..... hati Aryan kecewa saat mendengar kata-kata yang terakhir diucapkan. Aryan menarik napas panjang. mencoba percaya diri untuk mengungkapkan isi hatinya.


'' maaf pak sepertinya saya tidak bisa mengikuti seperti yang anda harapkan'' ucap Aryan sambil memberi penjelasan

__ADS_1


'' kenapa?? kamu itu mahasiswa cerdas. pasti bisa lah..... saya mempunyai ekspektasi yang tinggi sama kamu '' ucap dosen


mendengar hal itu Aryan semakin geram. dia mencoba menata hatinya agar bisa berpikir jernih.


'' maaf pak mulai saat ini saya mengajukan untuk mundur dari bimbingan anda. saya akan meminta bagian akademik untuk mengganti dosen pembimbing '' ucap Aryan mencoba tenang


'' tunggu dulu Aryan, tunggu sebentar. pikirkan baik-baik ''


pak Bagas lalu berdiri dari kursinya dan mendekati Aryan lalu menarik lengan Aryan


'' saya akan membantu kamu '' ucap pak Bagas


'' saya akan ACC proposal kamu saat ini juga '' pak Bagas berjanji


'' maaf pak saya sungguh tidak bisa, ini baru proposal pengajuan judul skripsi. bagaimana kalau skripsi ??'' gertak Aryan


'' tolong kamu pikirkan ini dulu matang-matang. '' kata pak Bagas dengan pelan


Aryan yang mendengar hal itu segera keluar ruangan. saat berada di luar dia membuka ponselnya. ada beberapa pesan dan panggilan. paling banyak panggilan dari mas temmy.


maaf mas temmy. saya habis bertemu dengan dosen pembimbing ( pesan Aryan terkirim)


Ting......


temmy yang sedari tadi menunggu balasan pesan dari seseorang merasa senang. tapi kini dia sudah berada di hotel untuk tempat transit Mr Kim.


jangan pergi kemana mana. sebelum saya datang ( temmy )


tapi saat ini saya haus mas. saya mau ke kantin ( Aryan)


temmy yang mendengar itu tertawa geli. jika tingkah Aryan sungguh lucu. pegawai yang disamping temmy merasa risih saat temmy tiba-tiba tertawa sendiri.


hanya minum saja tidak boleh makan. nanti kalau kekenyangan kamu tidak konsen saat dibriefing ( temmy)


iya (Aryan)


setelah pesan yang singkat itu Aryan memasukkan ponselnya kedalam tas. dia menuju kantin belakang gedung. disana sudah ada teman Aryan yang lain. Aryan menghampiri mereka dan menceritakan tentang yang terjadi di ruang pak Bagas


''


*


*


*


bersambung .......


terimakasih sudah membaca.....


jangan lupa komentarnya besti.......

__ADS_1


__ADS_2