
Setelah Aryan mendapatkan pesan singkat yang tersirat melalui sebuah buket bunga, dia menjadi sedikit waspada. Dia takut jika itu bukanlah dari Temmy melainkan dari orang yang tidak dia kenal. Karena didalam pesan tersebut tidak mencantumkan nama ataupun ciri-ciri pengirim.
Sejak pengiriman buket bunga tersebut Aryan jadi sering mendapatkan kiriman. Jika yang datang hanya satu paketan mungkin bisa dianggap nyasar, tapi ini lebih dari satu. Baik di villa ataupun dikantornya. Kirimannya pun bermacam-macam. Ada yang berupa bunga, boneka atau kotak musik. semua pesannya pun sama mengatakan kerinduan yang mendalam pada Aryan.
Aryan sendiri sudah mencari tahu siapa pengirim paketan tersebut. Dia langsung menghubungi toko yang tertera, Namun hasilnya nihil. Tetap saja pemilik toko tidak mau membeberkan pengirim paketan-paketan tersebut.
Ditempat lain, prof Yahya sedang menerima tamu. Dia adalah tuan Agam sahabat lama prof Yahya. Tuan Agam sengaja datang dari luar kota karena ada sesuatu yang harus dibicarakan.
mereka berada diruang kerja prof Yahya.
'' sudah lama kita tidak bertemu. Sepertinya kamu sudah mulai berubah ?''
'' ah tidak, hanya perasaanmu saja ''
''kita ini sudah berteman lama. tentu kamu sudah sangat mengenal ku bukan?''
'' tentu saja''
'' kamu sudah paham mengenai hidup keluargaku. Setidaknya kita ini setara dan sederajat lah''
'' iya benar''
''maka dari itu, tentu kamu juga sudah sangat mengenal putriku bukan?''
''ehm.....''
'' Stella dia yang aku titipkan padamu saat diluar negeri. kamu yang membawanya ditempat anak sulungmu.''
'' oh iya gadis itu''
''dia kini sudah dewasa. Sudah waktunya mencari belahan jiwa.''
'' iya itu bagus''
'' bukankah putra bungsumu belum menikah? Ayolah kita kuatkan hubungan ini dengan perjodohan mereka. Bagaimana menurutmu?''
ehm..... Prof Yahya terdiam dan memikirkan sesuatu
''Stella dan Temmy sudah saling mengenal. Mungkin mereka juga sudah melakukan pendekatan. Tinggal kita merestui dan mengikat hubungan diantara mereka.''
''tapi....''
'' mereka itu sama-sama tinggal diluar negeri. setidaknya mereka paham hidup secara liberal. Jangan sampai mereka hidup kebarat-baratan. Contohnya seperti menikah tanpa sepengetahuan orang tua''
Uhuk uhuk.....
__ADS_1
Prof Yahya terbatuk-batuk saat mendengar kata-kata dari pak Agam
''sudahlah tidak usah berpikir lagi. Bukankah Temmy juga masih sendiri. Apa kamu tidak ingin menimang cucu dari Temmy?''
'' bukan seperti itu''
'' ingat bisnis kita yang sudah terjalin lama.''
'' jangan bawa bisnis untuk urusan seperti ini''
'' saya hanya mengingatkan saja. Mari kita bersulang untuk Temmy dan ''
Ting....... Mereka bersulang.
Menimang cucu. Anak dari Temmy. Tiba-tiba muncul sekelebat bayangan wajah Aryan saat tersenyum di prosesi wisuda. Hal itu membuat prof Yahya memikirkan sesuatu.
Seusai pertemuan tersebut prof Yahya meminta Aqib untuk ke ruang kerjanya. Ada sesuatu yang akan ia bicarakan.
''Selamat malam tuan'' Aqib membungkukan badannya
''Duduklah''
''ada yang bisa saya bantu?''
''bagaimana perkembangan Temmy?''
'' apa dia melakukan kesalahan? Menghubungi gadis itu misalkan?''
Glek....
Tenggorokan Aqib tiba-tiba seperti tercekat. seolah-olah tuan besarnya mampu membaca pikirannya. Namun Aqib tahu harus mengatakan apa.
'' tidak tuan. Saya pastikan Selama ini tuan muda Temmy tidak pernah menghubungi gadis itu melalui apapun''
sungguh suatu kenyataan yang berbeda. Jelas Aqib mengetahui segalanya. Tapi Aqib sudah kepalang janji.
Aqib akan melaksanakan sesuai dengan kesepakatan bahwa Temmy akan melakukan semua yang disuruh asalkan Aqib pun juga melaksanakannya. Jika tidak maka Temmy bisa saja dengan mudah untuk meninggalkan tugasnya.
tuan besar mungkin sedikit curiga hanya saja dia lebih percaya pada sekretarisnya tersebut yang sudah bekerja begitu lama padanya.
'' selalu awasi Temmy. Jangan sampai dia melakukan kesalahan.''
''selalu tuan''
Huft.....
__ADS_1
prof Yahya menghela napas panjang, Duduk di sofa sambil mengendurkan dasinya lalu menyandarkan kepalanya.
'' kamu ingat Stella?''
Sekretaris Aqib diam hanya menganggukan kepala.
'' dia mungkin istri yang cocok untuk Temmy''
tiba-tiba Aqib menjadi pucat pasi. dia bingung akan bertindak apa. Ini diluar skenario awal. Ini bukan bagian dari rencana. Ini bukan akhir yang diinginkan. Akan panjang ceritanya jika ini sampai terjadi.
Perkataan prof Yahya seakan-akan langsung menjatuhkan Aqib dari jurang yang tinggi sangat sulit untuk bangkit dan menggapai untuk berada diposisi semula. Aqib sedikit lemas. Dia tahu betul karakter tuannya ini. Jika suatu rencana yang keluar dari mulutnya maka hukumnya wajib terlaksana. Tidak bisa diganti lagi.
prof Yahya menginginkan Stella untuk jadi pasangan Temmy lalu bagaimana dengan Aryan. Apa yang harus Aqib lakukan untuk mereka berdua jika hal tersebut terjadi. Apa yang akan dia katakan pada Temmy??
'' saya rasa ada beberapa yang perlu dipertimbangkan tuan. ''
Aqib hanya mampu memberikan saran sebagai cara untuk menunda rencana yang salah.
'' maksudnya?''
Aqib bingung setelahnya harus memberikan alasan apalagi agar bisa diterima tuan besarnya.
''Apakah kita perlu mencari tahu latar belakang nona Stella?''
Duh kenapa musti kata-kata itu yang keluar? Padahal sudah jelas prof Yahya sangat mengenal dan mengetahui latar belakang keluarga Stella.
Aqib terdiam sejenak. Dia masih memikirkan alasan lain yang sekiranya bisa didengar oleh tuannya.
''boleh juga. cari tahu mengenai pergaulannya, dan yang pasti lingkungan sosialnya.''
'' baik tuan''
Aqib mulai merancang idenya untuk menyelidiki lebih tepatnya mencari kekurangan dari Stella. Dia memerintahkan beberapa orang kepercayaannya untuk mencari informasi sesegera mungkin.
tuan besar prof Yahya bukanlah orang yang mau menyianyiakan waktu hanya untuk menunggu sebuah informasi. Beliau bukanlah orang yang sabar dalam hal tersebut. Maka Aqib langsung gerak cepat.
Bisa saja hasilnya akan mengecewakan aqib tetapi dia akan berusaha untuk memenuhi janji pada Temmy. Menjaga dan melindungi Aryan adalah tugas yang sudah dia penuhi.
namun untuk menyatukan mereka setelah Temmy melaksanakan tugasnya mungkin akan meleset dari prediksinya. Semoga Aqib bisa memenuhi janjinya pada Temmy.
*
*
*
__ADS_1
Bersambung....
Teeimakasih sudah membaca.....