
sejak pulang Aryan menyiapkan baju yang dipakai untuk pergi jalan bersama suami. dia kali ini entah kenapa menjadi begitu antusias.
''sibuk banget sih ''
sambil mendekat dan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya. Aryan sendiri merasa nyaman diperlakukan seperti itu. apakah benih-benih cinta sudah tumbuh di antara mereka? entahlah hanya mereka berdua yang tahu.
''iya mas'' mendekat dan memeluk temmy dengan kedua tangannya. Aryan memang sering melakukannya.
''besok kita mau kemana mas?'' sambil menempelkan hidungnya pada leher temmy. mencium aroma wangi tubuh suami. ini seperti sudah menjadi hobi barunya.
''jangan bertanya dan terlalu penasaran. nanti kamu bisa kecewa.'' mencubit pipi Aryan.
''sudah malam. tidur saja'' mencium pangkal kepala Aryan. temmy naik ke ranjang terlebih dahulu dan menatap tubuh istrinya yang masih berdiri di depan lemari.
temmy menjentikkan jarinya supaya Aryan mendekat. Aryan pun menuruti itu.
''kamu sedang menggoda ku yah....''
''siapa ?''
''lihat saja baju tidur kamu''
Aryan menundukkan kepalanya.
ups ...... dia lupa mengancing salah satu kancing di bajunya.
'' mas tau aja sih.... mas tuh yang menggoda ku berarti. mas udah lihat dari tadi kan sebenarnya. cuma mas diem saja. mas menikmatinya kan? ''
kali ini Aryan sungguh sangat menggoda bagi temmy. baik bajunya, gayanya berbicara, serta sentuhannya.
''kamu salah, yang namanya menikmati itu seperti ini.''
temmy mendekatkan tubuhnya pada Aryan, mulai mencium kening Aryan, turun ke kelopak mata lalu ke pipi istrinya dan berlanjut ke bibir mungil. cukup lama temmy menyatukan kedua bibir dengan lembut.
temmy sedikit kaget karena Aryan tidak memberikan penolakan sama sekali namun temmy bisa menguasai keadaan hatinya. temmy memperlakukan istrinya dengan istimewa.
tidak beda jauh dengan temmy, Aryan pun kaget saat temmy telah mencumbu bibirnya. bagi Aryan inilah ciuman pertamanya. yang dia jaga hanya untuk suaminya. jujur saja Aryan sangat grogi dalam posisi ini dan untuk menutupinya dia memejamkan mata. Aryan sangat menikmati sentuhan bibir temmy.
tak lama kemudian temmy melepaskan c***** bibirnya.
''bernapaslah'' bisik temmy
Aryan membuka matanya dan mereka saling menatap untuk beberapa detik yang akhirnya Aryan tidak sanggup bertatapan mata dengan suaminya.
Aryan tersenyum dan melingkarkan kedua tangannya pada leher temmy yang ketika itu wajah mereka sangat dekat hanya berjarak beberapa senti. hangat nafas mereka pun bisa terasa.
iya saat ini mereka sedang berbagi udara.
temmy menyibakkan sedikit rambut yang menutupi wajah Aryan. menyelipkan di belakang telinga. jarinya menyusuri belakang telinga, lalu ke rahang bawah, dan berhenti pada bibir mungil itu.
Aryan mengangkat jari temmy dan mengecupnya.
cup....
__ADS_1
keduanya saling melempar senyum. temmy masih ingin menikmati bibir istrinya. dia dekatkan lagi bibirnya di sana. memperlakukan dengan lembut, mencoba membuka mulut Aryan.
Aryan mengikuti setiap gerakan yang diberikan temmy. itu karena dia masih pemula. temmy terus mengadu lidahnya dengan Aryan. sesekali berhenti karena Aryan sulit bernafas. lalu temmy melanjutkan hanya dibibir saja.
setelah lama ia baru menghentikan ciuman tersebut. sungguh romantis yang temmy berikan pada Aryan.
takut berlebihan, temmy membisikkan kata-kata di telinga Aryan.
'' apa kamu sudah siap menerima ku di dalam hatimu?'' tangannya menunjuk dada Aryan
gadis itu menjawab dengan senyuman saat temmy hendak menarik tangannya Aryan justru menahannya.
'' aku milikmu seutuhnya malam ini mas ''
setelah terdengar kata itu temmy menjadi tambah semangat untuk mendapatkan lebih dari sekedar ciuman.
dia mendekatkan wajahnya pada Aryan menciumi seluruh permukaan wajah Aryan tanpa luput. menyusuri setiap inci dari wajah istri yang dia sayangi. sedang tangannya masuk melalui celah di antara dua kancing baju Aryan. membelai lembut setiap kulit tubuh Aryan.
tangannya mendapati dua gunung kembar yang sejajar, awalnya mengusap dan membelai hanya sekedar bermain tapi perlahan mulai memberikan gerakan mere***. terlebih lagi saat temmy mulai meraba area daging kecil di atas gunung.
ahh.... Aryan mende*** menggeliat....
kini posisi temmy di atas tubuh Aryan dengan ditopang oleh kedua pahanya. temmy mulai membuka kancing baju Aryan yang menyandera isi di dalamnya. kini Aryan benar-benar menyerahkan tubuhnya pada suami.
Aryan yang baru melakukannya masih malu-malu dan canggung serta ada rasa takut. satu persatu pakaian yang melekat pada tubuh keduanya mulai ditanggalkan.
''Yang pelan mas.... '' temmy mencium kening Aryan untuk memberikan rasa percaya dan tenang.
Aryan terlihat meringis, temmy mendekat membiarkan tangan Aryan menancapkan kukunya di punggung temmy. ini cara untuk berbagi rasa sakit. lalu temmy melanjutkan usahanya dalam membobol pertahanan di lembah cinta.
kini milik temmy sudah seutuhnya berada disana. temmy tidak melakukan gerakan apapun. dia membiarkan istrinya untuk beradaptasi dengan dibawah sana. setelah dirasa cukup, temmy baru memberi gerakan maju mundur didorong dari pahanya.
sebuah cairan keluar dari lembah itu, tak berselang lama temmy pun juga mengeluarkannya.
temmy sangat halus memperlakukan istrinya hal ini untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan Aryan. maklum ini hal yang paling di jaga Aryan. sehingga dia memang memberikannya hanya untuk suaminya.
temmy menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami. baik lahir maupun batin.
malam ini benar benar milik mereka berdua. sampai pagi menjelang sudah beberapa kali temmy mengeluarkan miliknya di rahim Aryan.
*******
di pagi hari yang cerah kedua insan yang baru saja meneguk nikmatnya pernikahan sudah bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan berdua.
Aryan dan temmy sedang sarapan pagi ditemani oleh Naura.
'' ibu mana de? ''
'' ibu lagi ke rumah Bu RT ''
'' ka Aryan emang mau pergi kemana? ''
'' kamu tahu dari mana hari ini kakak mau pergi ?''
__ADS_1
'' ibu yang cerita. kata ibu kakak mau bulan madu ''
glek.....
Aryan yang mendengar wajahnya langsung merah karena malu.
''kakak ngga tau, tuh mas temmy yang ngajak.''
''emang kenapa? kamu mau ikut.''
''idih..... ogah yah.....''
''Naura berangkat dulu kak.''
Naura bergegas berangkat sekolah. setelah ibu pulang, Aryan dan temmy pun berpamitan.
kini keduanya sudah dimobil. temmy mengemudikan dengan pelan
'' anggap saja ini bulan madu kita yang tertunda sayang ''
''bulan madu?''
''iyaa... kan mas belum pernah ngajak kamu jalan-jalan setelah menikah. ''
''itu kan karena kita sama-sama sibuk mas. Aryan sibuk skripsi. mas temmy sibuk kerja''
''iya kamu benar''
''mas udah izin kan ke pak aqib. kalau mas hari ini pergi?''
''udah dong ''
temmy mengemudikan mobilnya di jalanan yang ramai.
kita mau kemana sih ?
mas dengar katanya ada tempat yang cocok untuk bulan madu
oh yah..... ternyata mas temmy sudah riset dulu nih.....
''iya lah.... kan selama ini hidup saya di luar''
gumam temmy dalam hati
*
*
*
bersambung......
terimakasih sudah membaca.....
__ADS_1