
suasana villa yang jauh dari perkotaan memang sangat nyaman untuk ditinggali. malam yang hening, udara yang dingin, membuat sepasang sejoli ini semakin syahdu dalam menikmati keintimannya.
villa ini jarang dikunjungi pemiliknya, sehingga berbagai perabotan di dalamnya masih baru. furniture pilihan dengan harga yang tinggi tentu kualitas nya pun tak diragukan lagi.
temmy merebahkan istrinya di ranjang dengan pelan. temmy meninggalkan Aryan dan masuk ke kamar mandi.
''kirain mau mesra-mesraan ternyata malah di tinggal di sini. '' Aryan mendengus kesal sendiri
ceklek... pintu dr ruang pakaian terbuka. temmy sudah mengganti bajunya dengan baju tidur. dia terlihat sungguh tampan dan menggoda malam ini. dia mendekatkan tubuhnya pada Aryan.
hmm..... harum tubuh temmy tercium oleh Aryan. jelas ini meningkatkan gairah bagi yang mencium aroma tubuhnya. seketika hormon meningkatkan gairah seksual Aryan.
namun saat Aryan mendekat bukannya disambut malah temmy menolak.
'' bersihkan dulu tubuhmu, aroma gurih masih tertinggal di dalam sini '' temmy menunjuk mulut Aryan. seketika Aryan lari menuju kamar mandi
'' ah..... mas temmy bikin malu..... '' suara Aryan lantang dari dalam
temmy yang mendengar hal itu tertawa dengan puas, sudah membuat istrinya malu. temmy memang sering melakukannya. terkadang dia sengaja membuat istrinya marah atau cemburu semua itu untuk membuktikan bahwa apakah Aryan ada rasa atau tidak.
ya tentu saja Aryan bisa marah atau cemburu saat temmy berdekatan dengan wanita lain. malah Aryan uring-uringan seharian, baru temmy kalang kabut. berusaha untuk mengambil hati Aryan kembali.
hubungan suami istri ini banyak bumbunya. apalagi karena pernikahan yang dadakan.
temmy menunggu Aryan di balkon kamar. dia sambil membalas beberapa pesan yang dikirim oleh Daniel.
Daniel mendesak bos nya untuk segera datang ke sana. temmy meminta waktu beberapa hari lagi. dia ingin memastikan hati Aryan hanya untuknya. dan Aryan mau menunggunya sampai temmy pulang dan berada di sisinya.
temmy menutup percakapannya dengan Daniel ketika mendengar suara pintu kamar terbuka.
temmy melihat Aryan sedang mendekatinya. temmy sungguh takjub dengan Aryan kali ini dia sangat berbeda dan sungguh ini sangat menggoda.
Aryan mengenakan lingerie berwarna cokelat muda. sama persis seperti warna kulitnya. baju yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. sungguh temmy ingin segera menerkamnya. sampai dia sulit untuk menelan salivanya.
'' mas kenapa sih baju tidurnya seperti ini semua ? coba deh lihat punya mas temmy masih mending. sedangkan punya ku baju kurang bahan gini. ''
Aryan mengeluh soal pakaiannya. jelas hal ini temmy yang mengatur semuanya. temmy sedikit tersenyum.
''memang kenapa ? kamu terlihat berbeda malam ini.''
temmy melingkarkan tangannya di tubuh Aryan. secara cepat merengkuhnya dan langsung menggendong istrinya. pintu kamar ditutup hanya dengan sekali tendangan kaki temmy.
tubuh Aryan direbahkan pada ranjang. Aryan melingkarkan tangannya di leher temmy. temmy mendekatkan wajahnya.
__ADS_1
'' mas lebih suka kamu seperti ini '' mengucapkan sambil mencium ujung kepala Aryan.
mereka saling menatap.
'' mas boleh masuk sekarang ?''
Aryan menganggukan kepala
'' apa masih sakit ?''
'' sedikit '' Aryan menjawab dengan nada mendesah sungguh menggoda
'' pelan pelan ya mas ''
temmy tidak menjawab hanya langsung menyergap bibir Aryan. menautkan lidah keduanya. semakin dalam dan semakin lama bermain di sana.
temmy naik ke ranjang, duduk di paha Aryan bertumpu pada kakinya. malam ini memang sudah direncanakan tidak seperti malam sebelumnya.
biasanya Aryan sebelum tertidur akan mengatakan '' maaf kan saya mas, tidak bisa memberikan malam ini '' namun yang terjadi di malam lalu Aryan mengatakan '' aku milikmu malam ini ''
tentu saja temmy dengan segera memastikan rencana bulan madu sangat sempurna. iya memerintahkan beberapa orang untuk menyiapkan di villa.
pergulatan panjang di ranjang panas masih belum usai. terus terulang hingga pagi menjelang. peluh keringat membasahi tubuh keduanya. napaspun terengah-engah. meninggalkan banyak sekali jejak merah tanda kepemilikan di leher, punggung, dan dada Aryan.
Aryan tidur sangat lelapnya di pelukan temmy. lengan temmy dijadikan alas kepala Aryan. temmy sangat teduh melihat wajah istrinya lelap.
cup....
dikecup kening Aryan.
temmy enggan menggeser lengannya. padahal dia sudah kesemutan. dia tidak ingin mengganggu tidur istrinya. sehingga sampai pagi menjelang temmy masih dalam posisi seperti itu.
suara kokok ayam di pagi hari membangunkan penduduk bumi untuk memulai rutinitasnya. begitu pula dengan kedua insan yang selama semalaman dalam peraduannya.
Aryan mengerjapkan matanya. dilihatnya tangan sang suami masih dalam memeluknya. merasakan tubuhnya masih seperti tadi malam. dia melihat sedikit ke dalam selimut. entah kemana baju yang dilempar temmy semalam. kini tubuhnya dan temmy benar-benar polos. hanya ditutupi dengan selimut.
Aryan menggeser tubuhnya agar bisa bangun. dengan sangat pelan-pelan dia melakukannya. baru sejenak dia menggeser tubuhnya, temmy menggerakkan tangannya. usaha Aryan sia-sia, temmy tetap bangun. menarik lengan Aryan untuk kembali ke semula.
''mau kemana?''
''ini sudah siang mas. apa kamu tidak ingin bangun?''
''mas masih lelah.''
__ADS_1
''oh bisa lelah juga ya. kirain masih kuat.''
'' kamu sedang ngledek mas? apa kamu sedang menggoda mas?''
Aryan beringsut hendak lari saat kakinya sudah menyentuh lantai. namun sayang kali ini waktunya tidak tepat. jika ia tetap berlari jelas tidak ada sehelai benangpun yang akan menutupi tubuhnya. karena selimut itu lebih banyak menggulung ke temmy.
dengan terpaksa dia mendekati tubuh temmy kembali. sambil celingukan mencari baju yang semalam di lempar temmy.
''ih.... kesal sendiri kan jadinya. bangun salah ngga bangun salah. lari salah, ngga lari juga salah '' gerutu Aryan dalam hati
'' tuh kan memang kamu yang sedang menggoda mas ''
saat temmy memeluk Aryan, tiba-tiba perut Aryan berbunyi
kruk.......
'' terimakasih wahai perut. kali ini kamu bisa menyelamatkanku '' senyum Aryan menyeringai
'' kamu lapar sayang ?''
'' tadi mas temmy dengar kan. itu tandanya apa coba ?''
'' tandanya kamu lapar.''
temmy langsung bangun dari tempat tidurnya dan langsung menggulung Aryan dengan selimut.
'' ups... kamu berat juga ''
'' kelihatannya saja kecil, ternyata berat ''
temmy membopong Aryan menuju ke kamar mandi. jika sudah seperti ini tidak tahu apa yang terjadi di dalam sana. yang jelas akan menghabiskan waktu. walaupun hanya untuk sekedar mandi berdua.
orang yang sudah susah payah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua hanya bisa menunggu. entah akan keluar jam berapa mereka berdua. sarapan yang sudah dihidangkan dari tadi pagi pun sudah dingin lagi. tapi mereka merasa senang karena memang kali ini sudah begitu lama tidak pernah melayani tuannya.
*
*
*
bersambung......
terimakasih sudah membaca...
__ADS_1
jangan lupa komentarnya besti....