Itik Incaran Para Serigala

Itik Incaran Para Serigala
bab 18 kesempatan


__ADS_3

temmy sangat senang hari ini dia sangat bersemangat. temmy yang baru beberapa hari di sini sudah kerasan.


temmy membuka ponsel yang tadi dihubungi melalui ponsel Aryan. disitu tertera nomor baru, langsung disimpan dengan nama yang hanya dia yang tahu.


saat sudah sore temmy mengirimkan pesan pada Aryan.


ini nomor ku, temmy


temui aku di parkiran mobil sekarang


pesan telah terkirim


drt drt... ponsel Aryan berdering ada pesan masuk


begitu dibuka ternyata dari temmy. lalu Aryan membalas


iya tunggu sebentar...


Aryan bersiap mengemasi leptop dan bukunya.


ketika dia hendak membuka pintu perpustakaan. ternyata ada yang mendorong dari luar.


'' kebetulan. ayo ikut. kita temani anak anak manggung di cafe lemprak. '' ucap Dyah dengan semangat. tanpa menunggu jawaban dari Aryan, Dyah langsung menarik tangan Aryan .


setelah di tempat parkir Aryan teringat dengan temmy. dia melihat seorang pria yang berada tak jauh darinya sedang berdiri di depan mobil.


'' mas temmy '' panggil Aryan


temmy yang mendengar langsung menengok ke arahnya dan menghampiri mereka.


'' kalian mau kemana?'' tanya temmy


'' kami mau ke cafe lemprak dekat alun-alun. teman Kita sedang manggung di sana minta di temani '' jelas Dyah


'' Maaf mas, Aryan ngga bisa temani mas temmy. saya mau sama anak anak'' ucap Aryan

__ADS_1


'' ya sudah kalau begitu aku juga ikut '' ucap temmy


'' kalian pake apa ?'' tanya temmy


'' pake sepeda motor '' jawab Dyah


'' ikut saya saja. yuk...... '' ajak temmy yang langsung menggandeng tangan Aryan.


mereka berangkat bersama. temmy dan Aryan duduk di depan, Dyah duduk di belakang.


sampai di cafe mereka menikmati sajian musik dan makanannya.


setelah beberapa lagu, teman Aryan istirahat dan duduk di bangku bersama Aryan.


'' eh siapa nih? '' tanya wendry


'' ini kenalan Aryan, namanya temmy '' jelas Dyah


temmy mengulurkan tangannya pada teman teman Aryan yang lain. sambil berkenalan. saat sedang asyik mengobrol tiba-tiba ponsel temmy berbunyi..


drt .... drt....


'' selamat malam tuan. pak Dubes akan berangkat besok untuk mengunjungi profesor. jadwalnya dimajukan '' ucap seseorang dari sebrang sana


'' ok. sudah saya siapkan semuanya '' jawab temmy tegas. lalu segera menutup telponnya.


temmy mendekati Aryan.


'' maaf Aryan saya harus pulang sekarang '' ucap temmy


'' ayo kita pulang, aku akan mengantarmu '' ajak temmy sambil menggenggam tangan Aryan.


'' biarlah saya saja yang mengantar Aryan '' ucap Husny tiba-tiba


'' saya yang membawanya ke sini, jadi saya yang akan antar dia pulang '' kata temmy

__ADS_1


'' tapi Aryan juga biasa pulang dengan saya '' ucap Husny tegas


sebelum Aryan berbicara tangannya sudah di tarik temmy sehingga dia mengikuti temmy keluar.


kini mereka sudah di dalam mobil. temmy mengemudi dengan hati hati. dia merasa ingin lebih lama bisa berdekatan dengan Aryan. selama mengemudi mata temmy sesekali melirik ke arah Aryan.


'' cantik..... '' gumam temmy dalam hatinya


'' sepertinya pria yang tadi ngotot mau antar kamu pulang, suka dengan mu yah ?'' tanya temmy agak ketus


'' Husny maksud mas temmy ?'' tanya Aryan


'' iya dia. apa dia pacarmu ?'' tanya temmy


Aryan tertawa kecil


hehehe.........


'' dia bukan pacar ku. aku nggak punya pacar '' jawab Aryan


'' kita sudah berteman lama jadi wajar kalau dia seperti itu ''


'' berarti ada kesempatan nih... '' ucap temmy


'' kesempatan apa ?'' tanya Aryan


temmy hanya diam tidak menjawab nya....


*


*


*


bersambung.......

__ADS_1


terimakasih sudah membaca....


jangan lupa komentarnya yah besti.....


__ADS_2