
berita mengenai pertunangan seorang pengusaha muda dengan anak seorang pebisnis telah tersiar sampai ke tanah air. banyak masyarakat yang mendengar kabar tersebut, tak terkecuali warga di tempat Aryan berada.
beberapa orang mulai membicarakan pertunangan Temmy. bukan karena memang sedang menjadi berita populer, namun karena Temmy pernah menikah dengan Aryan. ditambah lagi kondisi Aryan yang sedang mengandung, membuatnya semakin menjadi bahan pembicaraan.
'' apa benar Temmy yang terkenal itu yang telah menikahi Aryan?''
''pernikahan mereka secara sirih jadi mudah saja untuk dilepas''
'' kasihan bagaimana nasib anak yang dikandungnya?''
''ya itu salahnya Aryan yang menikah tanpa melihat dulu asal usul si pria ''
suara - suara sumbang terdengar di telinga Aryan. dia berusaha untuk mengabaikan. namun berbeda dengan ibu mira. dirinya mendengar sang putri menjadi bahan pembicaraan warga sungguh jengah.
ada beberapa yang berani secara terang-terangan mengatakan pada bu mira namun sebagian hanya berani dibelakang.
'' Aryan gadis baik-baik, dia tidak tahu apa -apa. jadi tolong jangan ganggu dia. biarkan dia bahagia '' hanya jawaban seperti itu yang bisa dia ungkapkan pada orang-orang.
semua rombongan sudah kembali ke tanah air. termasuk juga Temmy dan Stella. mereka diajak pulang dengan alasan sekalian merencanakan pernikahan. kabar kepulangan Temmy sampai ke telinga Aryan.
Aryan ragu dan juga gugup. apakah Temmy akan datang menemuinya atau tidak ? Apa yang akan dia katakan saat pertama kali bertemu kembali dengan Temmy? apakah Temmy akan menerima kehamilannya? bagaimana dengan statusnya ?
gery lebih dulu menemui Aryan. dia meminta Aryan untuk kembali ke villa.
''kembalilah ke villa ''
'' untuk apa ?''
'' untuk menguatkan statusmu saat ini ''
'' statusku? sudah tidak penting. dia sudah memilih wanita lain''
'' ini demi kejelasan anak yang kamu kandung''
''kejelasan apa? ini anak saya.''
'' tolong jangan keras kepala. kembalilah untuk anakmu''
'' nak ikuti kata hatimu. jangan egois. jika hatimu ingin kembali pada Temmy, ikutilah'' ibu mira mengusap lembut kepala putrinya untuk menenangkan hati.
'' apapun pilihanmu, ibu akan selalu mendukungmu''
'' baik saya akan kembali ke villa. bagaimana dengan ''
__ADS_1
'' dia sangat mencintaimu. yakinkan itu dalam hatimu ''
Aryan akhirnya mau kembali ke villa. sungguh didalam hatinya dia sangat merindukan Temmy. namun ego lebih menguasai. dia tak dapat berpikir jernih saat ini.
Aryan telah sampai di villa. bu nur dan pak untung sudah menunggu Aryan. mereka menyambut kedatangan Aryan dengan hangat.
'' selamat datang nona. tolong jangan pergi lagi. tetaplah tinggal disini. tempat ini sepi saat nona pergi'' bu nur berkaca-kaca saat mengatakannya. dia sungguh merindukan nona mudanya.
'' iya bu nur. aku akan tinggal disini lagi. ''
pak untung membawakan tas Aryan. bu nur menggandeng Aryan masuk ke dalam villa.
'' saat nona disini, villa ini menjadi hangat. namun saat nona pergi, villa ini sepi sekali. berjanjilah nona akan disini. saya sangat senang bisa melayani nona Aryan''
'' saya sendiri tidak tahu akan tetap tinggal disini atau tidak.''
'' saya minta maaf nona''
'' iya bu nur''
bu nur mengantar nona mudanya sampai kedalaman kamarnya. kini Aryan istirahat disana.
'' pak untung bu nur tolong jaga Aryan jangan sampai dia pergi dari villa. apapun yang terjadi, pastikan dia akan tetap berada di sini '' perintah gery begitu jelas. bu nur dan pak untung hanya menganggur.
'' iya ada apa?''
''tenang saja, dia sudah disini ''
'' dia tidak akan pergi kemana-mana ''
'' ada pak untung dan bu nur yang menjaganya ''
''baiklah '' panggilan dimatikan. entah siapa yang telah menelepon gery yang jelas ada kaitannya dengan Aryan.
semalam Aryan tidak dapat tidur nyenyak. dia memikirkan masalah yang sedang dihadapi. Aryan terlihat lesu tak bersemangat.
pagi ini Aryan hanya akan berada di villa tidak pergi ke agrowisata tempatnya bekerja. sesuai dengan permintaan gery.
seharian ini Aryan hanya berjalan disekitar taman, mengobrol dengan bu nur seputar kehamilan, menelepon bu mira, dan menonton televisi.
saat hari sudah sore bu nur melihat Aryan sedang ketiduran di sofa ruang keluarga. bu nur tidak berani membangunkan nona mudanya. dia sengaja membiarkan nonanya tidur istirahat untuk menenangkan pikiran dan hatinya. selain itu Aryan memang kurang tidur.
Aryan terbangun saat hari sudah malam. dia menyadari ada yang memijit kakinya dan ternyata itu bu nur. Aryan merasa tidak enak. bu nur melakukan itu karena dia merasa kasian pada majikannya. seharian mondar - mandir mungkin kakinya capek. itu yang bu nur pikirkan.
__ADS_1
'' sepertinya sudah malam yah?''
'' iya nona''
'' kenapa saya tidak dibangunkan?''
'' nona terlihat sangat lelah. nona tertidur dengan lelapnya, jadi saya biarkan nona tidur. maafkan saya nona''
'' tidak apa-apa bu nur'' Aryan bangun dari kursi.
'' makan malam sudah tersedia nona ''
'' saya mau mandi dulu. bawakan saja ke kamar. saya ingin makan di kamar''
'' baik nona''
Aryan pergi ke dalam kamarnya. bu nur menyiapkan makan malam untuk dibawa ke kamar Aryan sesuai permintaan.
setelah Aryan selesai membersihkan badannya dan menikmati makan malam, Aryan hanya duduk sembari membaca buku. hobi baru yang mulai dia sukai ketika hamil, membaca buku seputar kehamilan.
tak terasa malam sudah hampir larut. mata Aryan mulai lelah. dia menata bantal dan menarik selimut. dalam beberapa menit Aryan mulai terlelap dalam tidur.
dipenghujung malam terdengar sayup-sayup suara orang berbisik. melangkahkan kaki dengan pelan menuju sebuah kamar. memegang gagang pintu serta membuka handelnya dengan perlahan dan sangat pelan. begitu hati-hati karena tidak ingin membangunkan orang yang sedang tidur malam ini.
begitu dekat hingga suara nafas dan detak jantungnya mungkin akan terdengar oleh si pemilik kamar.
Tiba-tiba mata Aryan terbuka, dia melihat kesekelilingnya semua masih berada diposisinya tanpa tergeser sedikitpun. pandangannya juga terhenti pada pintu yang ternyata masih tertutup.
Aryan menarik napas lega. ternyata yang Aryan alami tadi hanya mimpi. kini dia kembali menarik selimut dan tertidur pulas.
didalam tidurnya dia bermimpi dipeluk oleh Temmy, suami yang dia rindukan. Temmy datang secara diam-diam lalu memeluknya dari belakang. Aryan merasa hangat dan nyaman saat berada dalam pelukan Temmy.
Aryan membalas pelukan itu. dia meraba dada bidang suaminya, lalu mendaratkan ciuman kecil disana.
begitu pula dengan Temmy, dia mencium kening Aryan. seperti rindu yang terobati. memeluk erat sang istri seakan-akan tak ingin berpisah lagi.
*
*
*
bersambung.....
__ADS_1
terima kasih sudah membaca.....