
temmy sedang berbicara dengan seseorang melalui ponsel. setelah itu langsung bersiap dan segera menaiki mobil di dampingi Aqib. malam itu juga mobil meluncur ke hotel tempat transit Mr Kim. selama di perjalanan temmy berkali-kali melihat ponsel nya berharap ada pesan dari seseorang. dia merasa harus menjelaskan sesuatu.
dari kursi depan Aqib melirik temmy yang duduk di belakang. seperti sedang memikirkan sesuatu. sebenarnya Aqib sudah mengetahui tentang Aryan, namun ia enggan menanyakan sebelum tuannya membuka cerita terlebih dulu.
saat mobil sampai di hotel temmy segera turun menemui Mr Kim. di lobby sudah ada orang yang menunggu kehadirannya. temmy beserta Aqib mengikuti langkah orang tersebut.
kini mereka sudah satu ruangan dengan Mr Kim. mereka memaparkan agenda untuk acara besok hari. cukup lama temmy berada di sana. setelah beberapa jam temmy dan Aqib akhirnya pulang.
saat diperjalanan pulang temmy mendapat pesan dari ibu besar bahwa Stella sedang diperjalanan untuk datang ke rumah. ini artinya Stella akan menemaninya besok.
temmy sangat kesal karena akan sangat direpotkan lagi oleh Stella. apalagi besok ada Aryan di rumahnya. dia tidak ingin jika Aryan melihat temmy dan Stella.
Stella merasa bahagia karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan temmy apalagi orang tuanya sudah memberitahukan kedatangannya pada orang tua temmy. dan lebih orang tua temmy seperti memberikan peluang, bagi Stella untuk lebih dekat dengan temmy.
Stella sudah mempersiapkan semuanya. dia merasa bahwa dialah satu-satunya wanita yang sedang dekat dengan temmy.
******
Aryan sedang menyiapkan pakaian untuk besok. sedari tadi matanya tak henti-hentinya melihat ke arah ponselnya. dia sedang menunggu pesan dari seseorang. tapi ternyata sampai larut malam dia tidak mendapatkan pesan dari orang tersebut.
Aryan merasa jika apa yang dia pikirkan saat ini hanyalah hal yang sia-sia. mulai sekarang Aryan hanya akan fokus pada kuliahnya. apalagi jika sebentar lagi dia akan disibukkan dengan penelitian untuk skripsinya.
*******
hari yang ditunggu telah tiba. semua telah siap di posisinya masing-masing. begitupun dengan Aryan. sejak pagi dia sudah datang ke kediaman pak prof Yahya. Bertemu dengan Bu Susi sebentar. namun dia tidak melihat temmy di tempat itu. kata Bu Susi temmy sudah ke hotel pagi-pagi untuk menjemput pak Dubes.
pak Dubes datang ke universitas terlebih dahulu untuk melakukan kunjungan sebagai seorang Dubes dari Amerika. Mr Kim datang dengan dikawal oleh beberapa petugas tentu menggunakan protokol kenegaraan. temmy selalu mendampingi Mr Kim, karena itu yang Mr Kim inginkan. Mr Kim mengunjungi fasilitas yang ada di universitas tersebut, melihat langsung proses perkuliahan, serta menjadi pembicara pada seminar dan memberikan motivasi kepada mahasiswa.
temmy yang mendampingi Mr Kim berpenampilan sangat tampan dan menarik. dia mengenakan stelan jas yang pas di tubuh atletisnya. wajahnya yang memiliki ketampanan paripurna menjadi pusat perhatian para kaum hawa. akan tetapi ada wanita cantik yang dari awal selalu membuntutinya kemana pun ia melangkah. dia lah Stella.
__ADS_1
temmy dari awal sudah mewanti-wanti Stella jika ingin ikut mendampingi hanya cukup mengikuti saja, tidak boleh terlalu dekat dengan temmy apalagi bergandengan dengannya. temmy sangat tidak nyaman dengannya. Stella pun menyadari itu tapi Stella tetap berusaha untuk selalu dekat dengan temmy. Stella tahu jika saat ini ada beberapa media yang meliput acara ini. tentu ini menjadi kesempatan baginya untuk disorot media perihal kedekatannya dengan temmy.
pak aqib yang melihat tuannya tidak nyaman ketika didekati Stella, tidak henti-hentinya memperingati wanita Tersebut.
selesai acara di universitas, Mr Kim akan dibawa ke kediaman prof Yahya. di tempat tersebut sudah ada prof Yahya yang menunggu. prof Yahya berada di teras. tak jauh dari tempatnya berdiri ada seorang gadis yang sedari tadi memperhatikannya.
Aryan memperhatikan wajah prof Yahya. dari air mukanya sepertinya beliau mirip seseorang yang Aryan kenal. tapi siapa orang itu Aryan masih ragu.
beberapa jam kemudian acara di universitas telah selesai. temmy mengajak Mr Kim untuk bertemu ayahnya. teman lama yang merindukan Mr Kim. kini rombongan sudah berada di kediaman prof Yahya. disini suasananya lebih hangat tidak seformal saat di kampus.
begitu sampai Mr Kim di sambut prof Yahya. mereka saling menyalami dan berpelukan. serta saling menanyakan kabar masing-masing. mereka berbincang-bincang lama. semua pengawal maupun pendamping Mr Kim memberi ruang pada dua sahabat tersebut untuk dapat mengobrol melepas rindu setelah bertahun-tahun tidak bertemu.
dari kejauhan ada sosok gadis yang memperhatikan mereka serta seorang pria tampan yang berada di dekat mereka. dia Aryan yang melihat temmy kali ini berpenampilan sangat berbeda, seperti bukan temmy yang ia lihat sebelumnya.
'' mas temmy sangat tampan pantas saja sudah menikah sungguh beruntung wanita yang bisa memilikinya '' gumam Aryan dalam hati
temmy mencari sosok Aryan, tanpa sengaja mata mereka saling bertemu. Aryan hanya melempar senyum padanya. sedangkan temmy hanya mengangguk pelan. ingin sekali temmy mendekati Aryan, namun niat itu ia urungkan karena situasinya tidak mendukung.
'' thank you '' ucap Mr Kim
'' your are welcome '' balas Aryan
Aryan berlalu setelah memberikan itu, ia tak sengaja hampir bertabrakan dengan Stella. Stella langsung mengumpat Aryan habis-habisan di luar ruangan tersebut. Aryan hanya meminta hanya meminta maaf karena dia tidak sengaja. lagipula mereka tidak sempat bertabrakan karena Aryan membelokkan badannya. namun karena Stella terkejut, makanya dia marah pada Aryan.
temmy melihat itu. ia mendekati mereka berdua. temmy menatap Aryan
'' kamu tidak apa-apa ?'' tanya temmy
'' saya tidak apa-apa mas.'' jawab Aryan
__ADS_1
'' temmy dia hampir menabrak ku tadi dengan baki ini '' kata Stella sambil merengek
Aryan hanya menundukkan kepalanya.
'' mungkin ini istri mas temmy '' pikirnya dalam hati
'' sana kamu pergi malah di sini saja'' ucap Stella ketus
Aryan langsung meninggalkan mereka tanpa menoleh ke arah temmy.
'' apa-apaan sih kamu? bikin ulah saja. lepaskan tanganmu. '' ucap temmy tegas. temmy menarik lengannya dan membenahi jasnya. temmy meninggalkan Stella.
setelah beberapa menit Aryan mempersilahkan Mr Kim dan pak prof Yahya untuk menyantap hidangan yang sudah disajikan. disela-sela jaman makan tersebut Mr Kim menanyakan beberapa hal pada Aryan, dan Aryan menjawab nya dengan santai seperti sedang berbincang dengan orang yang sudah kenal lama.
Mr Kim terpesona dengan pembawaan Aryan.
'' gadis ini sangat cerdas dan menarik tem '' ucap Mr Kim sambil menepuk pundak temmy.
temmy hanya tersenyum dan menundukkan kepalanya.
sebenarnya selama perjamuan Aryan memperhatikan temmy yang menyebut prof Yahya dengan dadi bukan tuan. serta mereka sangat akrab bukan seperti atasan dan bawahan. namun lebih kepada ayah dan anak. Aryan mulai berpikir. Aryan ingin menanyakan itu pada temmy tapi ia urungkan karena tidak ingin mengganggunya terlebih saat ini ada wanita cantik yang mendampingi temmy. dia tidak ingin ada salah paham.
*
*
*
bersambung.....
__ADS_1
terimakasih sudah membaca.......
jangan lupa komentarnya yah besti.....