Itik Incaran Para Serigala

Itik Incaran Para Serigala
bab 6 penasaran dan perkenalan


__ADS_3

saat di ruang rapat tadi temmy datang di temani oleh asisten ayahnya yaitu Aqib. mereka datang paling akhir. rapat dimulai agak terlambat karena menunggu kedatangan anak dari pemilik yayasan, sebagai perwakilan dan memang temmy yang lebih tau mengenai hal hal yang dibutuhkan oleh pak Dubes.


'' selamat datang pak temmy '' ucap Bu Susi sambil mempersilakan temmy memasuki ruang rapat. temmy hanya diam dan langsung masuk ke dalam ruangan.


temmy dipersilahkan duduk di depan. ketika seseorang sedang menjelaskan rencana acara nanti, mata temmy entah kenapa hanya menatap sesosok gadis mungil yang duduk nomer tiga dari belakang. dia seakan tidak mendengarkan penjelasan dari seorang disebelahnya.


temmy sangat tertarik dengan gadis itu pada pandangan pertama. ada sesuatu yang beda yang temmy rasakan. temmy penasaran. temmy ingin mengetahui lebih siapa gerangan Gadis tersebut.


saat selesai rapat, temmy melihat gadis itu berbicara dengan Bu Susi. ini kesempatan bagi temmy untuk menanyakan perihal Gadis itu. tetapi begitu temmy mendekat, gadis itu malah pergi. hampir saja bertabrakan muka. saat gadis itu sudah tak terlihat temmy menanyakannya pada Bu Susi


'' siapa gadis tadi yang bicara dengan anda? '' tanya temmy sopan


'' oh gadis yang mungil tadi ? '' Bu Susi balik tanya. temmy menjawab dengan anggukan.


'' dia Aryan. mahasiswa semester akhir. dia yang akan membantu saat jamuan pak Dubes di rumah profesor. '' jelas Bu Susi


'' apa anda tahu dia mau kemana tadi ?'' tanya temmy lagi


'' oh tadi dia pamit mau ke perpustakaan, apa ada yang ingin anda sampaikan? '' kata Bu Susi


'' tidak ada. baiklah terimakasih informasinya Bu Susi '' temmy menutup percakapan tersebut.


sedangkan Bu Susi yang mendengar tadi langsung memerah wajahnya karena pak temmy menyebut namanya.


temmy langsung menuju ke perpustakaan tempat Aryan berada saat ini.


ketika sampai di perpustakaan temmy mencari keberadaan Aryan. dia juga tak sungkan untuk menanyakan pada pegawai perpustakaan.


'' selamat datang pak temmy. '' sambut pegawai perpustakaan.


'' hemm '' temmy hanya menganggukan kepala


tanpa basa-basi temmy langsung menanyakan '' apa tadi ada Aryan ke sini ? ''


'' Aryan ?? '' tanya petugas yang bingung


'' maksudnya pak temmy, Aryan gadis mungil mahasiswa semester akhir ? '' tanya petugas perpustakaan yang satunya lagi. hanya untuk memastikan.


'' iya betul. dimana dia ?'' tanya temmy lagi


'' itu pak sedang duduk di bangku tunggal. meja yang ada sekatnya. sebelah kiri lemari '' jawabnya


'' kalau boleh tau dia jurusan apa ? '' temmy bertanya seakan petugas perpustakaan sedang di interogasi.


'' dia jurusan pendidikan dasar. PGSD 3 semester akhir. '' terangnya.


saat itu juga ada seorang gadis tomboy mendekati petugas perpustakaan dengan maksud untuk mengembalikan buku.


'' lha ini temannya. '' tunjuk petugas.

__ADS_1


Dyah gadis yang dimaksud petugas, hanya menatap wajah temmy dengan bingung.


'' ini pak bukunya saya kembalikan '' Dyah memberikan buku pada petugas perpustakaan. '' ada apa ? '' tanya Dyah pada petugas.


'' kamu temannya Aryan ? '' tanya temmy langsung.


'' iya pak. '' jawab Dyah yang masih bingung


'' hari ini ada jadwal kuliah ?'' tanya lagi


'' ada pak.'' jawab dengan suara datar


'' maaf sebelumnya. Anda ini siapa yah? kayanya saya baru lihat. Anda pegawai baru yah? ada kepentingan apa sama Aryan ?'' Dyah menanyakan banyak hal. namun hanya di jawab dengan senyuman oleh temmy.


temmy berlalu keluar perpustakaan untuk masuk ke ruang prof Yahya. saat tiba di dalam ruangan, ternyata sudah ada Aqib.


******


kata orang pandangan pertama sungguh menggoda, selanjutnya terserah anda....


itu yang kini sedang dirasakan oleh Haytammy. laki laki tampan yang sesungguhnya dia bisa mendapatkan wanita dengan model seperti apapun. tapi entah kenapa dirinya kini justru seperti tertantang untuk tahu sosok gadis cantik dan mungil yang baru saja dia lihat.


temmy baru saja buka pintu ruang pemilik yayasan. dia tahu jika ayahnya kali ini tidak datang karena memang sedang ada urusan di luar kota yang harus beliau selesaikan sebelum kedatangan tamu istimewa.


begitu pintu di buka


'' pak temmy dari mana? saya sudah menunggu anda dari tadi '' tanya Aqib langsung. setelah selesai rapat Aqib memang langsung ke ruang kepala yayasan.


''tumben mau keliling kampus. biasanya boro boro. jangankan keliling, tanya juga nggak '' suara hati Aqib


'' mas Aqib mau tanya, kelas PGSD tiga semester akhir saat ini ruangannya dimana yah?? '' tanya temmy ragu


''memangnya ada apa ya mas?ada masalah? '' balas Aqib yang malah bertanya balik.


'' tidak ko. saya hanya ingin ke sana saja. bisa antar saya mas ? '' pinta temmy


'' iya bisa mas. mari saya antar. '' jawab Aqib dengan senang hati.


keduanya kini berjalan menuju lantai tiga gedung tersebut.


'' apa tidak ada lift di gedung ini ? kenapa harus lewat tangga lagi sih '' gerutu temmy yang merasa ruangan yang dia tuju sangat jauh.


'' ada pak temmy. tapi hanya boleh digunakan oleh pak prof '' jawab Aqib


hemm .....


setelah sampai di ruang kelas tersebut mereka berdua segera masuk. saat itu sudah ada dosen namanya pak Panji yang sedang mengisi jam perkuliahan.


saat temmy masuk, Aqib langsung berjalan ke arah pak Panji. Aqib menjelaskan sedikit ke pak Panji kalau tuannya pak temmy ingin masuk ke dalam ruang perkuliahan. tentu saja dengan senang hati pak Panji mempersilahkan. setelah berbicara Aqib langsung keluar kelas.

__ADS_1


temmy mencari kursi yang kosong. pucuk dicinta, tempat duduk disebelah Aryan kosong. langsung saja temmy memilih duduk di sebelahnya.


begitu duduk temmy mencium bau parfum gadis disebelahnya. temmy sambil mengingat sesuatu yang telah lampau sekitar tiga setengah tahun yang lalu.....


'' maaf mas tas saya di kursi anda '' suara Aryan membuyarkan lamunannya.


'' oh iya maaf. ini '' temmy memberikan tas Aryan.


'' saya temmy '' mengulurkan tangannya


'' saya Aryan '' menyambut tangan temmy


suasana canggung menyelimuti mereka. tiba - tiba di kejutkan oleh Dyah dari belakang memukul pundak temmy.


'' nih orang yang tadi nyari kamu di perpustakaan '' Dyah berbicara dengan Aryan. temmy yang mendengar itu jadi tersenyum sendiri karena malu.


'' oh .... '' mengangguk perlahan tanda paham.


'' mas temmy yang tadi ikut rapat yah ? '' tanya Aryan pada temmy


'' iya... '' jawab temmy


'' mas temmy kenal sama pak aqib? asistennya pak prof '' tanya Aryan lagi


'' iya kenal '' jawab temmy


'' mas temmy supirnya pak prof Yahya yah? pantesan dekat dengan pak aqib '' lanjut Aryan


temmy yang mendengar hal itu langsung mengiyakan karena ternyata Aryan tidak mengetahui siapa dirinya.


'' hemm.... '' temmy menganggukkan kepalanya perlahan.


sepanjang waktu mereka hanya mengobrol berdua. Aryan sudah tidak konsentrasi dengan mata kuliah saat ini. ada kalanya mereka sama - sama diam karena masih canggung mau berbicara apa... tapi untungnya ada Dyah yang memancing obrolan diantara mereka.


jam kuliah sudah selesai, seperti biasa Aryan dan Dyah menuju ke kantin. saat beranjak bangun dari tempat duduk tiba - tiba tangan Aryan di genggam oleh temmy


'' kamu mau kemana?'' tanya temmy


Aryan kaget karena tangannya digenggam oleh orang yang baru ketemu dan baru dikenal. Aryan langsung melepaskan tangannya dari genggaman temmy.


'' mau ke kantin mas.'' jawab Dyah yang langsung mengajak Aryan keluar.


saat temmy beranjak bangun dari tempat duduknya dan berniat untuk mengikuti langkah Aryan, tiba-tiba handphone temmy berbunyi.....


*


*


*

__ADS_1


bersambung......


jangan lupa komentarnya besti.....


__ADS_2