
Di sebuah ruangan dengan kegelapan yang menyelimuti terdapat dua orang laki-laki yang sedang berbincang. Satu laki-laki yang duduk di kursinya dengan menyundut rokok dan satu lagi yang hanya berdiri.
"Awalan yang bagus."
"Kita akan memulainya dan setelah semua berhasil diluluh lantakkan kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan dan aku berhasil membalaskan dendam ku!"
"Baik, Watcher Credere."
Credere, laki-laki itu yang menjadi Watcher di Wolfsmond pack berdiri.
"Jangan memanggilku seperti itu! Itu sebuah penghinaan yang menjijikkan!" ujar Credere dengan menyundutkan rokonya pada rahang laki-laki yang sejak tadi berdiri.
"Maaf, sir!"
"Ingat tugasmu! Jangan sampai orang lain tahu atau kau tidak akan mendapat kedudukan mu dan hukuman berat akan dijatuhkan kepadamu!"
Credere keluar setelah menginjak puntung rokoknya hingga mati. Senyum sini terlihat di wajah tampannya.
"Kalian akan senang, bukan? Aku akan membalas kekejaman mereka!" ujarnya dengan menatap langit yang cukup cerah hari ini.
*****
Saat ini Matthew sudah berada di depan pintu apartment milik Orlando. Matthew diberitahu salah satu bodyguardnya bahwa Orlando tadi membawa Jasmine pergi.
Dengan masih membawa kesopanannya dalam bertamu, Matthew menekan bel beberapa kali. Pintu akhirnya terbuka dan Matthew langsung masuk begitu saja.
__ADS_1
"Hei! Tua bangka sialan!" umpat Orlando.
Matthew mencari Jasmine di semua sisi ruangan tapi belum juga menemukannya.
"Di mana Jasmine?" Akhirnya Matthew memutuskan untuk bertanya.
"Tidur," jawab Orlando santai.
"Tidur!?"
"Ya, kau tidak percaya?"
Orlando berjalan ke arah pintu kamarnya yang terdapat Jasmine didalamnya. Matthew yang akan kauk langsung ditutup kembali pintu itu oleh Orlando.
"Aku lebih tua dari mu!"
"Dan aku cukup kaya untuk membuat hidup cucu-ku nyaman!"
Orlando berjalan menuju sofa yang berada di lantai dua kamarnya.
"Ya… mungkin Jasmine tidak ingin bertemu denganmu untuk waktu yang cukup lama."
"Kenapa Jasmine tidak ingin bertemu denganku? Dia cucuku kalau kau lupa."
"Sedikit bercerita, kalau tadi ketika aku menemukan Jasmine dia bertanya apakah dia anak kutukan? Dan dapat disimpulkan bahwa orang yang menculiknya yang memberitahunya."
__ADS_1
"Dan… hanya perlu beberapa langkah maka Jasmine akan tahu seutuhnya bahwa dia adalah milikku, milik alpha Orlando dari Wolfsmond pack."
Matthew dirundung rasa khawatir, Matthew selalu berharap hari itu tidak akan datang agar cucunya selalu baik-baik saja, tapi takdir mengalahkan keinginannya.
Matthew akhirnya ikut duduk berhadapan dengan Orlando.
"Orlando, kau tahu sebuah ramalan?" tanya Matthew yang membuat Orlando menaikkan salah satu alisnya.
"Ramalan yang mengatakan bahwa apabila seorang alpha dari suatu pack tertinggi bertemu dengan mate-nya yang terlahir dari seorang werewolf dengan orang pemilik kekuatan supranatural akan menjadi takdir buruk untuk dimensi kalian."
"Ah… ramalan itu, aku tahu tentu saja. Tapi aku sudah terlanjur menandai Jasmine dan juga mengenai ramalan itu… bukankah itu hanya sebuah lamaran dan belum tentu menjadi kenyataan."
"Kalaupun iya, aku tidak masalah apabila dimensiku hancur, karena apa? Karena banyak pihak yang mulai memberontak dan penghianat yang mulai keluar dari penjaranya."
"Terserah apa katamu, aku percayakan Jasmine padamu. Aku tahu ini takdir kalian dan aku hanya berharap yang terbaik untuk kalian," tutup Matthew dan berlalu pergi.
Matthew menyerah, dia tidak akan mungkin bisa memisahkan keduanya karena itu melawan takdir. Matthew hanya berharap cucunya akan bahagia di sisi Orlando dan juga dapat menerima siapa dirinya sebenarnya.
TBC
Note :
Bantu tandain apabila ada kata yang belum sesuai ya <3
Tinggalkan jempol kalian👍
__ADS_1