Jodoh Cinta Lama

Jodoh Cinta Lama
Arga tahu


__ADS_3

Pagi ini Nia pulang kerumah terlebih dahulu, sebelum nanti menjemput Zia kerumah sakit, untuk mengantar Zia pulang.


Drt..drt..


Ponsel Zia berdering dan Zia melihat siapa yang menghubunginya sepagi ini ternyata Arga yang menghubunginya ,Zia begitu senang saat Arga yang menghubunginya karena dari kemarin Arga belum menghubunginya.


"Pagi sayang"


"Pagi ,kenapa kamu baru menghubungiku,"rajuk Zia saat Arga meneleponnya.


"Maaf sayang,aku kemarin langsung meeting hingga malam,dan aku langsung tidur saat pulang meeting.Aku lelah sekali sampai tak sempat menghubungimu"


"Apa sepadat itu jadwalmu"


"Iya,perkerjaanku banyak sekali,"keluh Arga


"Untung aku tidak mengabarinya,pasti aku akan mengacaukan pekerjaanya,"batin Zia


"Tidak apa-apa,kamu sudah benar kalau memilih istirahat terlebih dahulu"


"Tapi aku merindukanmu,rasanya aku ingin pulang sekarang juga,"rajuk Arga dari sambungan telepon.


"Aku juga merindukanmu,cepatlah pulang,"Zia mengatakan seraya tersenyum mengingat dia begitu merindukan Arga juga.


"Iya aku akan segera pulang,kamu sedang apa sekarang"


Belum sempat Zia menjawab pertanyaan arga sudah ada panggilan dari balik pintu,"pagi Zia" sapa David.

__ADS_1


"Siapa itu,"tanya Arga yang mendengar suara laki-laki disambungan telepon.


Zia kaget saat David langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.Zia sedikit panik saat Arga mendengar suara laki-laki dari sambungan telepon.


David yang melihat Zia sedang menghubungi seseorang mengisyaratkan akan menunggu.


"Zia,siapa itu,"ucap Arga lagi dengan suara yang sudah meninggi.


"Sayang,itu suara dokter,"ucap Zia ragu-ragu.


"Dokter?apa yang terjadi sebenarnya,kanapa ada dokter,dimana kamu sebenarnya,"Arga mencecar Zia dengan beberapa pertanyaan.


"Sayang dengarkan aku,kemarin aku hampir tertabrak mobil"


"Apa,"pekik Arga dan Zia sempat menjauhkan teleponnya saat arga berteriak.


"Kenapa bisa??"


"Kalau kemarin kenapa kamu tidak mengabari aku?,"tanya Arga yang geram.


"Kamu sendiri bilang tadi kamu sibuk,kalaupun aku hubungi apa kamu bisa kemari"


"Dengarkan aku,mau perkerjaan sepenting apapun aku akan datang untukmu,"kesal Arga.


"Tapi tidak parah kok,"elak Zia lagi.


"Parah atau tidak harusnya kamu menghubungiku"

__ADS_1


"Iya maafkan aku"


"Aku akan kembali hari ini juga"


"Tidak perlu,aku hari ini sudah di izinkan pulang,nanti Nia yang akan mengantarku,kamu selesaikan perkerjaanmu saja"


"Kamu pikir aku akan tenang berkerja saat kamu sakit"


"Iya maaf jangan marah," Zia akhirnya pasrah mendengar arga akan pulang.


"Aku tidak marah,"Arga terdengar menghela nafas"Baiklah aku akan segera kesana,kalau kamu sudah pulang tunggu aku di apartemen,"ucap Arga sudah melembut.


"Baiklah"


Zia langsung mematikan sambungan telepon dan menatap David"Maaf membuatmu menunggu"


"Apa kamu tidak memberitahu kekasihmu"


"Dia sedang sibuk jadi aku tidak memberitahunya,"sesal Zia mengingat dia tidak memberitahu Srga.


"Lalu apa dia akan kemari?,"tanya David dan Zia mengangguk.


"Wajar saja dia marah,dia pasti khawatir melihat kekasihnya terluka.Lain kali hubungilah dia lebih dulu agar dia tidak khawatir,"ucap David seraya memeriksa Zia.


"Hari ini kamu sudah boleh pulang,aku akan membantu mengurusnya"


"Terimakasih vid,"ucap Zia tersenyum

__ADS_1


"Sama-sama"


"Walaupun rasaya sakit di hatiku saat mendengarmu memanggil sayang pada orang lain tapi aku cukup bahagia melihatmu tersenyum,"batin David.


__ADS_2