
Ting...tong
"Ar..ada tamu,"teriak Zia pada Arga yang masih mandi.
"Iya..iya sebentar,"jawab Arga yang sedang mandi.
Arga di buat kesal harus buru-buru menyelesaikan mandinya.Arga langsung memakai celana pendek dan kaos,rambutnya yang basah di biarkan begitu saja.Dia buru-buru membuka pintu,karena dari tadi bel berbunyi tidak berhenti..
"Hoby sekali sih pagi-pagi datang kemari,"gumam Arga.
"Pasti itu mama lagi,"ucap Arga mengingat mamanya sudah bilang
kalau mau ke apartemen lagi.
"Kenapa ga bisa sabar sih ma,"ucap Arga seraya membuka pintu.
Saat membuka pintu bukan mamanya yang didapati oleh Arga
"Arga"
"David"
David yang melihat arga yang membuka pintu langsung kaget.Apalagi melihat Arga dengan rambut basahnya saat membuka pintu.
"Siapa sayang,"ucap Zia yang keluar dengan alat bantu jalannya
"Sayang"batin David
Arga dan David masih diam mematung tak ada yang menjawab pertanyaan Zia.Mereka masih dengan pikirnya masing-masing.
Zia menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.Belum sempat Zia sampai dia sudah hampir terjatuh.Arga dan David yang melihat Zia hampir terjatuh langsung bergerak menerima tubuh Zia .Arga yang posisinya lebih dekat lebih cepat menerima tubuh Zia yang hampir jatuh.
"Hati- hatilah"ucap Arga seraya membantu Zia berdiri tegak.
Saat Zia berdiri tegak,dia di kagetkan dengan kehadiran David di apartemennya
"David,kamu sudah lama disini,"tanya Zia sedikit cangung.
__ADS_1
"Baru saja,"jawab David datar.
"Ayo masuk ,silahkan duduk,"
Zia mempersilahkan David duduk dan Zia di bantu Arga untuk duduk.
"Ar..bisa minta tolong ambilkan minum"pinta Zia pada Arga.
David hanya memperhatikan Arga sedari tadi ada diapartemen Zia yang terlihat dia sudah biasa disana.
"Kamu ada apa kemari vid,"tanya Zia basa-basi saat Arga mengambil minum.
"Aku hanya ingin menenggokmu,apa kamu sudah lebih baik"
"Aku sudah lebih baik,"ucap Zia
Arga yang mengambil minum sudah kembali ke ruang tamu dengan membawa minuman.
"Minum vid,"ucap Arga seraya menaruh minuman di meja.
"Apa Arga kekasihmu zi,"tanya David membuka pembicaraan yang tak kunjung ada yang memulainya.
"Gua suaminya bukan kekasihnya,"ucap Arga sebelum Zia menjawab.
"Suami"gumam David binggung.
"Loe jangan bercanda ar..gua tahu loe belum menikah"
David tahu betul kalau Arga belum menikah, karena David belum pernah datang kepernikahan Arga sama sekali.
"Gue nggak bercanda,gue sama Zia memang sudah menikah.Pernikahan kami memang hanya di hadiri keluarga saja"
David bak di sambar petir di siang bolong.Rasanya David benar-benar kaget mendapati sahabatnya menikah dengan wanita yang dicintainya.
"Bagaimana bisa?,"tanya David yang masih bingung.
"Apanya yang bagaimana bisa?,"tanya balik dari Arga.
__ADS_1
"Kalian tidak saling mencintai kenapa kalian bisa menikah"
"Kami di jodohkan,"ucap Arga masih dengan tenang.
"Kenapa loe nggak bilang gue ar.."
"Tadinya gue mau menunggu waktu pas aja bicara sama loe ,tapi karena loe sekarang disini,sekalian gua bilang"
"Tapi Zia bilang dia hanya punya kekasih tidak suami,"David masih tetap berusaha mematahkan semua ucapan Arga.
Zia yang dari tadi diam akhrinya memebuka mulutnya"Maaf waktu itu kamu menanyakanku,apa aku punya kekasih atau tidak dan aku menjawab iya,"
"Kapan David bertanya pada Zia" batin arga
"Tapi waktu itu aku mengungkapkan cinta padamu tapi kenapa tidak kamu jelaskan saja kamu sudah menikah dengan Arga?,"tanya David sedikit tidak terima di bohongi.
"David sudah mengatakan cinta pada Zia?,"batin Arga bertanya-tanya.
"Gue yang meminta Zia buat nggak bilang ke loe,"potong Arga.Sedari tadi David terus memojokan Zia karena mengatakan kebohongan.
"Kenapa?"
"Karena gue menghargai loe"
"Menghargai???,"David mengerutkan keningnya saat arga mengatakan menghargainya.
"Iya karena gue tahu loe suka sama Zia,dan waktu gue di jodohin,gue nggak tahu kalau itu Zia.Loe sahabat gue,dan gue mau bilang di waktu yang pas aja"
"Seharusnya kalau loe anggap gue sahabat, loe mengatakan dari awal"
"Gue hanya nunggu waktu yang tepat"
"Alasan klasik apa lagi itu,"bentak David dan membuat Zia ketakutan
Arga yang melihat Zia ketakutan langsung mengatakan "Loe pulang aja,gua temui loe nanti,loe buat buat Zia ketakutan"
David yang melihat Zia ketakutan akhirnya memutuskan berlalu dan keluar dari apartemen Zia,David tak mau membuat Zia takut.
__ADS_1
"Ar..."panggil Zia.
"Tenanglah semua akan baik-baik saja"