Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 37 Tamu istimewa


__ADS_3

Bella dan andra sudah pulang dari tadi, erina dan dimas sudah selesai bersih-bersih. Keduanya hendak memasuki kamar masing-masing, tapi mereka masing saling berpandangan.


" Selamat malam mas erina masuk ya " sambil memberikan senyum terbaik.


" Malem erina tidur yang nyenyak ya "


" iya mas......mas juga besok kan harua bangun pagi dan sidang "


Keduanya tidak masuk-masuk kekamar malah saling berpandangan.


" erina......masuk ya mas"


" iyaa......erina.....tunggu...."


" iya mas kenapa apa mas butuh sesuatu "


" hhhhmm boleh gak er..... kalau malam ini saya tidur di.....di....di....... "


" di.....di.....apa mas " erina penasaran dan sedikit berdebar menunggu jawapan dimas.


" Di kamar..........." dimas malah menjadi salah tingkah.


" Ya boleh dong mas kan memang mas dimas ditidur dikamar kan bukan di luar"


" Hhmmmmm itu......maksud saya bukan di kamar ini tapi dikamar kamu"


Erina sedikit kaget tapi sebenarnya dia senang karena pasti nyaman banget bisa tidur didada bidang suaminya itu. Eh tapi saat itu erina sedang sakit dan tak sadar melakukanya kalau sekarang gimana yaa, tapi masak aku nolak.


" Ohhh......boleh mas kan kamar erina juga rumah mas dimas kalau mau tidur disini boleh"


Dimas langsung masuk kekamar erina dan langsung merebahkan tubuhnya di kasur erina. Erina kemudia menutup pintu kamarnya.


" Erina mau bersih-bersih dulu ya mas kalau mas dimas mau tidur duluan silahkan "


" gak aku tunggu kamu "


Erina tersenyum tipis dan segera masuk kedalam kamar mandi. Erina bingung harus gimana apa dia harus memakai baju seksi atau harus berdandan sedikit. Ih kalau begitu kesanya erina menjadi wanita penggoda. Dia buru-buru menghilangkan pikiranya yang macam-macam itu dan segera mengambil sikat gigi cuci muka dan segera ganti baju piyama.


Sudah hampir 30 menit erina dikamar mandi.Ceklek...... pintu kamar mandi terbuka terlihat dimas belum tidur dan duduk bersandar diranjang.

__ADS_1


" Lama juga ya kalau cewek bersiap tidur"


" hhhmmm lama ya mas tapi kayaknya erina sebentar ya "


" Sini......." Dimas sambil merapikan bantal yang ada disampingnya dan menepuk-nepuknya dengan tangan.


Erina lalu berjalan dan naik ke tempat tidur dan memakai selimut yang sama dengan dimas. Ya walau hubungan mereka pelan-pelan sudah membaik tapi yaa masih berjalan begitu pelan dan masih sedikit canggung.


" Jangan takut erina sata janji gak akan melakukam apapun tanpa seijin kamu dan saya janji malam ini cuma ingin tidur bisa meluk kamu itu saja gak lebih "


" Iya mas erina percaya mas dimas adalah orang yang menepati janji, tapi jika mas dimas menginginkan lebih itu juga sudah menjadi hak mas dimas" hadus bicara apa aku ini kesanya malah aku yang menyerahkan diri bati erina.


Dimas tersenyum mendengar perkataan erina kemudian dimas membelai rambut panjang erina dengan lembut kemudian ke pipi erina yang harus dan lembut itu dan lama-lama ke bibir erina yang merah merona.


Hati erina semakin serseran jangan-jangan malam ini semua akan terjadi. Erina pun terlihat pasrah jika memang itu akan terjadi. Tapi memang ada rasa takut dihati erina tapi erina juga penasaran.


" Erina gak keberatan kan malam ini aku mencium kamu "


Tanpa bersuara erina hanya menganggukan kepalanya saja dan itu tandanya setuju. Dimaspun tersenyum simpul melihat erina. Perlahan-lahan dimas pun mendekat ke erina dan ciuman dengam lembut itupun terjadi, tangan erina yang canggung memegang bantal yang ada disampingnya sementara dimas terus menyesap bibir erina semakin dalam dan semakin dalam lagi.


Suhu ruangan yang tadinya dingin kini berubah menjadi panas. Keduanya terlena dengan ciuman mesra indah dan lembut itu. Tangan dimas mulai meraba punggung erina tanpa melepaskan bibir erina, erinapun mengikuti permainan dimas.


Keduanya sesekali melepaskan diri untik mengambil nafas dan kemudian memulainya lagi. Sepertinya ini adalah ciuman terlama mereka. Dan keduanya kini sudah berubah posisi erina sudah ada dibawah dimas, dimas masih terus mencium erina dari kening kepipi ke hidung ke mata dan hampir seluruh wadah erina dijelajahinya.


Dan merekapun tidur dengan nyenyak malam ini dengan berpelukan hangat. Sebenarnya erina sudah menginginkan lebih tapi dimas tidak melanjutkan karena dimas ingin malam pertama mereka terjadi dengan indan dan special.


Pagi hari seperti biasa dimas sudah bangun dan rapi hari ini. Erina juga sudah bangun dan menyiapakan roti dan susu untuk sarapan dimas. Hari ini adalah hari sidang untuk S2 dimas. Erina mengantar dimas sampai ke depan pintu dan dimas berangkat ke kampusnya.


" semoga berhasil dan sukses ya mas.......semangat ya "


" iyaa terimakasih erina "


" nanti kasih kabar ya mas " erina kemudian mencium tangan dimas untuk pertama kalinya.


Dimas cukup kaget dengan apa yang erina lakukan dimas kemudian mencium kening erina dan segera bergegas berangkat.


Siang hari


Dirumah erina sedang mengerjakan gaun yang akan di tampilkan dalam fashion show. Erina memang mengerjakanya dirumah karena saat ini erina sudah sampai tahap memasang payet- payet pada gaunya.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar bel berbunyi erina bergegas memeriksa siapa yang ada di luar sana. Dan ternyata ibu mertunya dan mama erina yang datang tanpa pemberi tahuan.


Erina bingung harus bagaimana, jika mereka ketahuan selama ini masih tidur terpisah. Erina bergegas merapikan barang-barangnya supata tidak tampak mencurigakan.


Erina membukakan pintu.


" KEJUTAN..... "


Erina memang sunggug terkejut melihat kedua ibu ini kenapa bisa ada didepan rumahnya saat ini.


" Mama.......kuk gak bilang-bilang kalau mau datang, ada ibuk juga " erina kemudian cium tangan ke ibu mertuanya.


" erina mama kangen banget sama kamu sayang "


" Mama erina juga kangen mama, ma.....masuk yuk ibuk silhakan masuk tapi maaf rumahnya berantakan, ini erina baru ngerjain baju "


" Rumahnya bagus ya jeng.......tapi kuk kecil ya kenapa kalian gak tinggal satu komplek sama andra disana rumahnya bagus besar "


" Iya sih ini minimalis namanya " sahut mama erina.


" hhhmm itu ibu soalnya saya sama mas dimas mau yang prkatis saja ndak ribet dan ini deket dengan kantor dan sekolah saya ibu"


" Ya sebaiknya besok kalian harus cari rumah yang lebih besar "


" ibu mama mau minum apa erina buatkan "


" Gak usah nak kita gak lama kuk "


" lhoo terus masak jauh-jauh dari Indo cuma mau sebentar disini "


" Bukan begitu sayang mama sama ibu mertua kamu ada acara sama temen-temen yang lain juga ini kita sengaja kesini dulu buat liat kalian nanti malem kita tunggu di hotel kita makan malem sama- sama ya "


" oh ya tapi kamu jangan beri tau dimas hari ini dia sidang kan sekalian buat pesta perayaan"


" iyaa ibu nanti saya ajak mas dimas kesana " sambil tertawa kecil.


Mama dan ibu dimas benar - benar hanya sebentar karena ada acara dengan teman - temannya.


Masih cukup terkejut dengan kedatangan mertua dan mamanya erina jadi bingung harus memberi tau dimas.

__ADS_1


Dan erina segera menghubungi bella.


" haloo bella......."


__ADS_2