
Erina mulai lepaskan kancing kancing baju dimas dengan perlahan - lahan, erinapun menberi kecupan - kecupan mesrah di leher di dada, pundak dimas. Rasanya dimas seperti terbakar ini hasratnya semakin tinggi pada istrinya erina yang sudah dinikahinya 1 tahun yang lalu.
Erina melepaskan kemeja dimas dan mejatuhkan dengan cantik. Mata keduanya saling berpandangan dengan tatapan yang tajam setajam silet, dan terjadilah ciuman yang mesra ciuman yang dalam ciuman yang penuh dengan hasrat ingin memiliki, ciuman yang semakin dalam dan semakin dalam.
Dimas melepaskan ciumanya setelah beberapa saat dan dimas mulai melapaskan gaun erina perlahan - lahan dari atas lebawah hingga kini gaun erina sudah berapa dibawah kaki erina.
Erina lupa dengan gaun mahal rancangan disainer terkenal itu kini sudah ia injak - injak. Dimas mulai memberlai pundak erina dan perlahan lahan turun kebawah dan kebawah sampai dia melepaskan bra yang dipakai erina.
Kini tubuh bagian atas erina sudah tidak ditutupin apapu dimas pun sangat terpana melihat keseksian tubuh istrinya baru pertana kali ia kihat dengan sempurna. Dimas mulai memberi sentuhan hangat dan lebut diseluruh tubuh erina terutama dia bagian dada erina.
Mereka berdua semakin terhanyut dalam indahnya cinta, iki keduanya pun sudah sangat polos dimas dan erina duduk diatas ranjang. Mereka sama-sama saling tergoda dan saling menyentuh dengam sentuhan cinta dan membuat terbakar.
" Erina......sayang......love you so much, now and forever ................"
" Love tou to more and more mas........."
Pelan - pela dimas mulai beraksi dengan lembut dan pelan - pelan dimas berusaha untuk memecahkan kesucian erina yang telah ia jaga selama 28 tahun. Erinapun mulai merasakan perih dan sedikit sakit diarea sensetif nya, dimas sangat mengerti erina dimas melakukanya dengan pelan - pelan setelah mencoba dan berusaha beberapa kali dan akhirnya keduanya menyatu hari yang indah dengan suasana romantis.
Erina mulai mendesah dengan lembut membuat dimas semakin bergairan dan bersemangat dalam melancarkan aksinya. Setelah cukup lama mereka bermain - main akhirnya dimas berhasil mencapai puncaknya sementara erina sudah berkali - kali dibuat dimas melayang diudara samapi tidak bisa digambarkan dengan kata - kata.
Dimas kemudian memeluk erina dan mencium kening dan bibir erina berkali - kali dan mengucapkan terima kasih.
" Love you erina sayang...... Dan terima kasih sayang............"
" Love you to sayang............terima kasih kembali.
Dan merekapun tertidur didalam selimut tanpa menggunakan apapun dan saling berpelukan sampai pagi.
Pagi hari
Erina membuka matanya dan melihat disampingnya ada dimas yang masih dengan erat memeluknya. Erina sangat bahagia jika mengingat kejadian semalam sunggu malam yang indah dan terjadi sangat indah.
__ADS_1
Dimas tak lama kemudian juga membuka matanya. Dan menyadari erina masih ada di pelukanya.
" Sayang.......sudah bangun......"
" hhmmmm...........iya mas, mas juga sudah bangun "
" Sayang kamu bahagia? "
Erina malu - malu menjawab pertanyaan dimas.
" Iya.....mas erina......gak hanya bahagia tapi erina sangat bahagia terima kasih ya mas dimas sudah membuat erina begitu bahagia "
Dimas mencupit hidung erina dengan lembut dan mencium pipi erina berkali - kali.
" Yuk sayang kita bersihkan diri setelah itu sholat subuh berjamaah "
" Iya mas......."
" Eh tunggu sayang......tunggu disitu "
Dimas kemudian membopong erina kemar mandi.
" Mas eina bisa jalan sendiri "
" Gak papa mas tau karena ini pertama kali pasti akan terasa sedikit sakit setidaknya dengan mas gedong ke kamar mandi tidak begitu sakit ".
" Hhhhmmm terima kasih ya mas dimas mas ngerti erina banget "
" Maaf ya.......sayang sudah buat kamu kesakitan tapi nanti mas pasti akan mengulanginya lagi ya heheheheh "
" Ih......mas dimas bikin erina malu aja "
__ADS_1
Dan kemesraan mereka terus berlanjut sepanjang hari ini. Bahkan erina dan dimas memilih berada didalam kamar saja seharian ini.
Di hotel.
Orang tua dimas dan erina sendang makan siang bersam di restoran hotel.
" Belum ada kabar dari anak - anak "
" Belum mb sepertinya mereka berdua sengaja melarikan diri dan tidak ingin kita tau mereka dimana mungkin takut kita menganggung atau nyusulin mereka mb "
" Sudahlah biarkan saja dimas dan erina mereka sudah dewas lagian mereka juga suami istri jadi kita tidak perlu cemas sekarang mumpung mereka belum sibuk kerja "
" Iya mas betul siapa tau bulan depan sudah ada kabaik untuk kita "
Mereka sontak saling memandang dan tertawa bersama.
" Mumpung masih disini kita nikmati liburan sejenak sebelum kembali kerja"
Tiba - tiba andra dan bella menghampiri mereka. Andra ternyata berpamitan pada orang bapak dimas untuk pergi konfrensi ke inggris selama 1 bulan.
" Oh iya dra....dimas kemaren yang usulkan nama kamu ke om dan om percayakan ke kamu nama baik perusahaan kamu berangkat dulu nanti 3 hari lagi bagas akan nyusul, om titip bagas kamu yang harus mengajari dia banyak hal sementara biarkan dimas libur sejenak "
" Shiap om andra pamit dan adra akan siapkan semuanya disana "
" Hati - hati ya dra dan titip bagas "
" Iya tante.....titip bella juga selama saya tinggal "
" Lho kamu gak bawa bella "
" Gak tante biar bella disini dulu dia masih kangen mama nya "
__ADS_1
"Iya juga sih lagian kamu juga bakal sibuk "
Setelah berpamitan andra buru- buru kembadara dan terbang ke inggris. Bella juga mengantar andra sampai bandara.