Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 62 Duffan


__ADS_3

Setelah sarapan pagi bersama keluarga, erina dan dimas langsung menuju rumah keluarga Gondo kusumo. Begitu sampai depan pintu masuk rumah langsung disambut oleh ibu dimas, erina langsung dibawanya masuk ke kamar dimas yang sudah di siapkan khusus untuk mereka berdua.


Karena waktu erina dan dimas menikah dulu tidak sempat menginap dirumah ini maka ibu dimas spesial menghias kamar dimas layaknya kamar pengantin baru. Dihias penuh dengan bunga - bunga segar.


" ayo erina masuk - masuk ini kamar dimas semoga kamu nyaman yaa....tinggal disini, ibu sendiri yang memilih dekorasinya semoga kamu suka "


" ya ampun ibu repot - repot ini sih bagus banget ibu erina suka terima kasih ibu sudah menyambut erina dirumah ini dengan special "


" Pasti kamu tau kan ibu sudah menantikan ini sejak lama melihat kalian berdua seperti sekarang ini membuat ibu sangat bahagia "


" Iyaaa ibu erina merasa sangat beruntung menjadi istri mas dimas dan menjadi menantu rumah ini "


Tak mereka sadari dimas sudah ada di depan pintu kamarnya dilantai 2, memperhatikan 2 orang wanita yang sangat dimas sayangi tersenyum membuat dimas juga merasa sangat bahagia.


" Wah....wah dimas jadi pangkling dengan kamar ini gak salah kamar kan bu.....ini sih bisa betah kita begadang semalaman sayang "


Dimas sambil menggoda erina didepan ibunya.


" Mas dimas apa an sih........"


" Ya sudah ibu sih senang kalian hari ini tinggal disini erina pokoknya anggap seperti rumah sendiri jika butuh apa-apa langsung saja minta sama asisten rumah tangga kita ya, sekarang ibu tinggal kebawah dulu "


" iya bu nanti erina susul setelah beres - beres koper "


" Gak usah buru-buru siapa tau mau melihat-lihat kamar kalian dulu "


Ibu bergeges turun ke bawah dan meninggalkan dimas dan erina dikamar merek yang sangat harum dengan bunga-bunga.


" Gimana sayang kamu suka kan sama kamarnya? atau ada yang ingin kamu ganti juga boleh terserah kamu sekarang kamulah ratu kamar ini "


Dimas sambil bermanja-manja kepada erina yang sedang membereskan isi kopernya.


" Mas.......please dech biarkan erina bereskan ini dulu ya nanti gak selesai - selesai lhoo "


" Oiya besok kita jadi kan pergi sama anak - anak panti "


" Jadi mas semua sudah diurus dewi kita besok tinggal datang saja"

__ADS_1


" Oiya suruh dewi siapkan juga hadiah untuk mereka pasti senang mas mau traktir mereka belanja di mall biar bisa beli baju "


" Wow beneran nie mas pasti mereka senang sekali nanti erina bilang ke dewi biar dia siapkan semuanya"


Ke esokan paginya rani dan dewi pergi naik mini bus untuk menjemput teman - teman dipanti asuhanya dulu. Memang tidak begitu banyak hanya ada sekitar 20 orang saja karen panti asuhan tempat rani tinggal dulu tidak terlalu besar.


Dari raut muka anak - anak terlihat sangat antusias dan sangat bahagia. Tentu saja mereka belum pernah pergi ke duffan selama ini mereka hanya bisa melihatnya di tv saja.


Dewi sudah mempersiapan anak - anak dengan koas yang dipesan khusus untuk mereka supaya seragam terlihat bagus dan kompak.


Rani tentunya juga sangat antusias karena bida bermain bersama teman - temanya. Sampai di duffan erina dan dimas serta gendia sudah menunggu didepan pintu masuk.


Erina dan dimas menyambut mereka dengan ramah menyapa mereka satu persatu. Setelah semua turun dari bus mereka berfoto bersama di depan pintu masuk duffan. Setelah itu mereka semua masuk kedalam.


Anak - anak begitu kagum dan sangat antusias ingin segera bermain semua permainan yang ada disana. Dewi sudah mengatur semua dengan rapi. Anak - anak erina dan juga dimas semua ikut mencoba permainan yang ada diduffa.


Erina sangat bahagia melihat rani yang bahagia bermain bersama teman - temanya. Bahkan ibu pengurus panti juga ikut bersenang - senang bersama anak- anak.


" Mb erina saya mengucapkan terima kasih banyak sudah membawa anak - anak kemari rasanya luar biasa selama ini mereka hanya bermimpi tapi sekarang mereka bernar - benar ada disini "


" Sama - sama ibuk saya juga bahagia melihat rani dan teman - tekanya bahagia pesan saya jika anak - anak atau panti membutuhkan apa- apa tolong sayang diberi tahu yang pertama kali dan jangan sungkan"


Setelah menyantap makan siang disalah satu restoran disana anak - anak dibebaskan untuk bermain apapun. Sementar erina dan dimas memilih duduk menunggu mereka di coffe shop.


" Senangnya bisa membuat anak - anak itu tersenyum ya sayang.....semoga kita segera di beri rejeki seorang anak ya sayang "


Erina sambil tersenyum malu - malu mengaminkan doa dimas karena itu juga tentunya yang diharapkan erina.


" Mas memang ingin punya berapa anak "


" Terserah kamu sayang kan kamu yang akan mengandung ana kita kamu yang akan merasakan jadi semua terserah kamu "


" Erina mau berapa ya mas yang pasti erina ingin anak perempuan yang cantik "


" Boleh sayang mas juga ingin punya anak yang cantik seperti kamu "


" Insyallah ya mas.....erina juga sudah tidak sabar "

__ADS_1


" Makanya malam ini kita harus bekerja keras ya sayang "


" Ihhh.....mas dimas itu ada - ada saja "


Tiba - tiba ponsel erina ber dering dan begitu dilihat itu dari bella.


" Bella mas.....erina angkat dulu "


" Haloooo bellla gimana....."


" Erina kamu dimana sudah ada dijakarta kan "


" iya sudah gimana "


" Aku mau ketemu dong.....bisa "


" Bisa tapi gak hari ini ya bella besok gimana "


" Iyaaa boleh kita ketemu di Sarina caffe aja ya jam 10 "


" Ok bella bisa.....besok sambil kabar - kabar ya "


Tak terasa hari sudah menjelang sore anak - anak sudah puas bermain. Dan kali ini anak - anak di bawa mampir makan ke salah satu restoran cepat saji yang sangat terkenal. Mereka semakin teelihat senang.


Setelah selesai makan mereka dibawa ke salah satu toko baju tak jauh dari tempat mereka makan. Mereka dibebaskan berbelanja beberapa barang dengan vaoucer yang sudah disiapkan dimas masing - masing anak bida berbelanja sejumalah 300.


Lengkap sudah kebahagian anak - anak hari ini. Meraka berpisah didepan toko dan rani juga pulang bersama dewi dan erina gendia dan dimas kembali kerumah mereka.


" Kak mas dimas terima kasih untuk hari ini rani sangat sangat bahagia "


" Iya rani sama - sama yang penting kalian bahagia kakak juga bahagia "


" Lain kali kita main lagi ya rani mungkin kita bisa pergi ke water boom " dimas menambahkan.


" beneran mas dimas wah pasti rani akan sangat senang sekali terima kasih mas kak sampai jumpa kak gendis "


Akhirnya mereka semua berpisah dan kembali kerumah. Hari ini lumayan capek begitu sampai dirumah erina dan dimas sudah melewatkatkan makan malam. Mereka langsung masuk ke kamar dan membersihkan diri. Setelah itu mereka bergabung diruang tengah bercengkrama bersama bapak dan ibu juga gendis.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2