Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 94 7 bulanan


__ADS_3

Dimas sudah berangkat ke amerika untuk menyelesaikan urusanya yang tertunda dan juga sekalian untuk mengurus kepulanganya ke tanah air.


Erina sudah ada dirumah mama dan papanya dimas mengatarnya sebelum kebandara. Erina menikmati tidurnya pagi ini setelah subuh dia memilih untuk tidur lagi. Karena hari ini erina benar benar gak mute melakukan apa - apa.


Hari ini erinai ingin seharian bermalas - malasan dirumah. Sampai sarapanpun diantar ke kamarnya karena erina malas untuk turun.


Setelah agak siang erina memanggil instruktur untuk senam hamil kali ini erina ada jadwal yoga untuk ibu hamil untuk persiapan melahirkan nanti.


Ditengah erina melakukan yoga ternyata ibu mertuanya datang kerumah. Kedatanganya tentunya ingin bertemu erina dan mamanya. Tapi ibu asri mempersilahkan erina menyelesaikan latihanya dulu sementara bu asri akan berbincang bersama mama erina.


" dek....ini saya bawakan kue - kue ini enak sekali kesukaan anak - nak kalau dirumah "


" aduh terima kasih mbak malah repot, mb mau minum apa sambil nunggu erina kita ngobrol disana saja ya mb "


" teh hangat saja dek ......iya sepertinya disana adem....."


" monggo mb silahkam diminum dan diicipi ini saya tadi bikin risol erina katanya mau dibikinin risol kesukaanya "


" iyaa dek tarima kasih.....ya walau keluarga kami baru saja berduka tapi kita harus tetap menyambut cucu kita yang akan segera lahir kan, ini soal acara 7 bulanan erina "


" oh iyaa mb saya juga kemaren dengam erina dan papanya juga sudah membicarakan soal itu sebaiknya kapan mb diadakan kira 2 minggu lagi usia kandungan erina genap 7 bulan "


" nah pas sekali dimas pasti sudah pulang jadi sebaiknya kita segera mengatur acaranya tidak perlu mewah tapi yang penting sakral iya kan dek "


" iyaa mb betul....."


Beberapa menit kemudia erina sudah selesai dengan yoganya segera menghampiri ibu dam mamanya.


" maaf......bu....menunggu lama....."


" gak papa erina kamu bagus banget yoga diusia kehamilan kamu sekarang ini "


" iyaa bu......erina ingin sekali melahirkan secara normal "


" mudahan ya nak diberi kemudahan dan kelancaran "


" aminnn........"


" erina ibu kesini untuk mebicarakan soal 7 bulanan kehamilan kamu nak......td kita sudah bicara dan karena keluarga kita juga baru saja berduka acaranya sebaiknya sederhana saja yang penting tetap syakral "


" iya bu....erina dan mas dimas ikut saja bagaimana baiknya......."

__ADS_1


" besok kita adakan dirumah saja cukup keluar dekat dan teman dekat saja yang diundang "


" iyaa mb sebaiknya begitu saja keluarha yang tinggal diluar kota juga sebaiknya tidak usah kita undang "


Erina.....mama dan ibu tengah serius membicarakan persiapan 7 bulanan yang kira - kira 2 minggu lagi akan di adakan. Mulai dari baju makanan souvenir dan juga tamu undangan.


Acara tentunya akan dilaksanakan menggunakan adat jawa. Untuk acara ini erina lebih banyak mengikuti kemauan mama dan ibu mertuanya saja. Karena erina juga tidak begitu paham.


Yang erina pikirkan adan baby shower yang manti ingin erina siapkan sendiri tapi dia harus menunggu dimas kembali baru akan membicarakanya. Dan juga tentunya baby moon......tapi erina juga belum bicara pada dimas sementara dimas baru akan kembali 1 minggu lagi.


Diskusi sudah selesai ibu dimas juga sudah pulang. Tinggalah erina bersama mamanya.


" ma......erina sebenarnya ingin banyak hal tapi gimana ya ma menurut mama apa mas dimas gak papa kan mas dimas baru saja kehilangan ibu kandungnya tapi erina kepengen banget ada baby shower dan juga baby moon ma gak udah jauh - jauh "


" erina sebenarnya sih menurut mama gak papa tapi lebih baik besok kalau dimas sudah pulang kamu bicarakan dulu keingin kamu itu kalau kamu tanya mama sih boleh boleh saja "


Hari - hari erina tanpa dimas memang cukup berat setiap hari dimas juga selalu mengirim pesan dan juga menghubungi erina walau cuma sebentar saja. Erina juga sering menghabiskan waktunya di butik bersama kedua sahabatnya.


Dirumah juga erina sempatkan bercengkrama bersama rani. Yang kini tengah sibuk belajar, rani juga kini semakin pintar bahkan rani juga masuk 3 besar peringkat di kelasnya. Membuat erina juga papa dan mama sangat bangga pada rani.


Dua minggu sudah berlalu dan dimas akan pulang hari ini karena banyak sekali yang harua ia urus membuat jadwal kepulanganya sedikit mundur.


Erina tengah asik makan rujak ditemani teman - temanya dirumah. Mereka sambil berkerja juga sambil nyemil menemani erina yang sangat ingin makan rujak. Perut erina yang semakin besar juga membuat erina semakin terbatas gerakanya.


Tiba - tiba saja ada yang dari belakang merangkul tubuh erina dan memberi kecupan mesra.


" Assalamualikum sayang.......cup......"


Ternyata dimas yang mencium erina sontak kedua teman erina saling meledek. Kedua pasangan yang sudah lama berpisah itu.


" hhhhhh........yuk nad....kita pulang sepertinya ada yang mau kangen - kangenan "


" iya.....nie bisa - bisa kita nanti jadi obat nyamuk "


" eh mau kemana kan kita belum selesai biacarain soal tadi "


" gampang lah itu serahin semua ke kita berdua kita pamit ya erina dimas"


" ok makasih yaa.....udah temenin erina...."


" ok....tapi gak lupa kan sama oleh - olehnya "

__ADS_1


" ada besok ya dikirik ke butik "


Rara dan nadia langsung bergegas meninggalkan erina dan dimas.


" sayang kangen.......anaknya papa......kamu baik baik kan nak gak nakal kan jagain mama kan selama papa pergi "


" iyaa papa anaknya baik banget makanya tambah banyak liat nie mamanya udah naik 2 kg aja dalam 2 minggu "


" ihhh gemesss banget sih keatas yuk....."


" mas.....mau ngapain jam segini ke kamar "


" ada.....aja........."


Dimas membawa erina kemar yang ada dilantai atas........begitu masuk dimas langsung mengunci pintunya. Sontak erina terkejut dimas langsung mencium bibir istrinya yang sudah 2 minggu ini dia tinggalkan dirumah.......erinapun langsung menanggapinya karena erina juga sangat merindukan suaminya itu.


Dimas menatap mata erina dengan sangat dalam perlahan tapi pasti tangan dimas segera bergerak melepaskan semua pakaian yang erina gunakan. Sebenarnya erina malu karena kini tubuhnya sudah jauh berubah tak selangsing dulu.


Erina masih menggunakan pakaian dalam berbentuk gaun tipis. Dimas juga akan melepaskanya juga tapi tangan erina menahan dimas.


" mas.....erina malu......"


" malu.......kenapa sayang sepertinya kita sudah sering melakukanya kan.....kenapa kamu gak kangen sayang......"


" kangen......sih......tapi......tapi......erina malu mas erina sekarang gendut banget to liat "


Dimas malah tertawa mendengar alasan erina yang begitu klise menurut dimas.


" sayang kamu tau gak sih liat sini ke kaca......betapa kamu seksi....sekali bagi mas kamu adalah wanita terseksi didunia lihat ini perut kamu ini yang membuat mas sangat bangga.....anak mas ada disini didalam rahim kamu ( sambil mengelus perut erina yang sudah terlihat besat karena sudah 7 bulan ) , kamu tau kebanggan seorang pria ketika bisa membuat istrinya hamil menunjukan kepada semua orang jika istrinya hamil.....justru sejak kamu hamil kamu semakin cantik dan semakin seksi dan membuat saya semakin kengen dan........cup....cup......(dimas menciumi perut besar erina dengan sangat lembut, perlahan dimas pun lepaskan pakaian dalam erina).


" mas benarankan gak bohong......"


" apa saya pernah bohong......sayang....kita sudah lama sekali sejak kita pulang kesini....iya kan "


Dimas memeluk erina dari belakang yang sudah tidak menggunakan apapun dan melihatnya dikaca besar yang ada di kamar erina.....


Bersambung.....


Hay......semua.......


Masih semangat baca kan

__ADS_1


Jangan lupa kasih like yaa


Terima kasih


__ADS_2