Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 87 Ibu


__ADS_3

Ibu asri lalu menghapus air matanya dan langsung membawa dimas masuk ke kamar bu bunga. Bu bunga tengah disuapi makan oleh prabu walau sempat menolak makan tapi terua dibujuk oleh suaminya.


Walau hanya sedikit - sedikit lebih baik dari pada tidak sam sekali. Bu asri masuk lebih dulu ke kamar.


" mas sudah......saya sudah kenyang......"


Sambil menolak untuk disuapi lagi.


" bunga......ada yang ingin bertemu dengan kamu....."


" iyaa mb.....siapa......."


" Mas.......masuk......nak ........."


Mendengar bu asri menyebut mas.....panggilan kesayangan untuk dimas. Batin bu bunga apa benar dimas yang datang kesini. Apa ini bukan mimpi atau hanya sekedar berharap saja. Bu bunga yang bersandar di tempat tidurnya berusaha duduk lebih tegak. Dan mencoba menajamkan pandanganya.


Terlihat sosok seorang pemuda tanpan memakai kemeja warna biru dan setelah ia mendekat ke tempat tidur benar saja itu adalah dimas. Anak yang selama ini ia selalu rindukan setiap hari setiap saat dalam hidupnya.


Dimas mencium tangan bapaknya yang duduk disamping tempat tidur , bapak lalu bangkit dan memeluk putranya itu sambil berbisik " terima kasih mas......bapak bangga dan berhutung budi dengan kamu "


Dimas lalu mendekatin wanita yang terbaring lemas di tempat tidur. Dimas meraih tangannya lalu menciumnya. Tangan wanita yang tampak lemah itu sedikit gemetar dan matanyapun berkaca - kaca.


Dimas memandang matanya dia mengumpulkan keberania dan juga keiklasan hatinya untuk bisa menerima wanita yang telah melahirkanya itu.


Dengan suara lembut dimas mulai mengucapkan kata yang sama sekali tidak dia pikirkan selama ini, jika dimas harus memanggil ibu kepada orang lain lagi selain ibu nya yang selama ini dia kenal.


" ibu...................."

__ADS_1


Bergetar hati ibu bunga mendengar kata yang diucapakan dimas tepat di hadapanya. Matanya mulai berkaca - kaca seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.


Dimas anak ku memanggil aku ibu Ya Allah ini mimpi atau nyata hal yang paling aku harapkan selama ini, batin bu bunga dalam hati. Pak prabu dan bu asri yang mendengarnya juga tak kuasa menahan air matanya mereka berdua saling berpandangan.


Dimas kembali memanggilnya beberapa kali berlinang air mata ibu bunga dia mengusap kepala dimas sambil mangatakan " ANAK KU "


Dimas yang bersimpuh di hadapan ibu kandungnya lalu memeluknya tak terasa air mata dimas pun mengalir dengan sendirinya. Pak prabu dan bu asri juga sangat terharu melihat anak dan ibu yang terpisah selama puluhan tahun kini bisa bersama lagi.


" maafkan dimas bu......sikap dimas selama ini sungguh tidak pantas harusnya dimas mencium kaki ibu untuk minta maaf, maafkan dimas karena baru datang sekarang maafkan kekerasan hati dan keegoisan dimas "


" dimas.....anak ibu kamu gak salah nak tidak ada yang harus dimaafkan, ibulah yang seharusnya minta maaf kepada kamu, terima kasih sudah mau datang dan memeluk ibu dan.........mengakui ibu sebagai ibu kamu......memang ibu tidak salah menyerahkan kamu pada wanita yang sangat luar biasa telah mendidik dan membesarkan kamu dengan begitu baik dan luar biasa.....ibu hanya melahirkan kamu tapi ibu kamu yang sesungguhnya adalah ibu asri " sambil terbata - bata menahan air mata.


" Dimas adalah anak yang berutung memiliki 2 ibu yang begitu luar biasa ibu yang rela melakukan dan mengorbankan apa saja demi dimas, ibu yang mengandung dan melahirkan dimas serta ibu yang merawat dan membesarjan dimas, tidak akan ada dimas yang sekarang tanpa 2 ibu yang luar biasa"


Dimas mengulurkan tanganya pada bu asri, dan bu asri menghampirinya, dan akhirnya mereka berpelukan bertiga dengan tangis bahagia.


Pak prabu memilih keluar dari kamar itu dan menangis di ruang kerjanya. Setelah beberapa lama bu asri meninggalkan dimas dan ibunya. Agar mereka lebih leluasa dan terlihat dimas tak canggung lagi pada ibu kandungnya. Banyak hal yang ingin dimas ceritakan.


" Alhamdulilah nak kamu akan segera menjadi ayah dan erina akan menjadi ibu, erina sehat kan dimas bayinya juga, yang penting mereka berdua sehat - sehat ibu sudah sangat bahagia "


" bu....dimas dengar ibu tidak ingin keruma sakit......jika ibu tidak menjalani pengobatan bagaiman nanti ibu bisa kuat menggendong cucu, setelah kandungan erina kuat dan dokter mengijinkan erina naik pesawat dimas akan membawanya kembali , ibu mau kan menjalani perawatan lagi....dimas sendiri yang akan temeni ibu selama dimas disini "


" bukan soal itu dimaa ibu cuma merasa bosan bolak balik ruma sakit dan menjalani pengobatan ibu lelah "


" jika kemaren ibu sendiri saat ini sudah ada dimas yang menemani dan akan merawat ibu tolong ijinkan dimas merawat ibu jangan biarkan dimas tidak berbakti kepada ibu "


" DIIIMMMMAAAAASSSSSS.......memang benar yang di katakan ibu mu nak jika kamu anak yang baik berhati lembut dan penyayang "

__ADS_1


Dikamar mereka berdua tengah serius bercerita mendadak rasanya kesehatan bu bunga juga membawa dia sangat antusias menceritakan masa dimana dimas lahir kedunia.


Sementara itu diruang kerja pak prabu tidak bisa menahan keharuanya melihat putranya kini sudah bisa menerima ibu kandungnya. Bu asri masuk ke dalam dan memegang pundak suaminya.


" alhamdulillah pak.....hati dimas terbuka sungguh luas hati anak kita kesabaran kita selama ini dan juga kepercayaan kita pada dimas terbukti benar dia adalah anak yang baik dan berhati lembut "


" terima kasih asri ini semua berkat didikan kamu membesarkan dimas setidaknya disisa hidup bunga yang mungkin sudah tidak lama lagi dia bisa bahagia "


" sama - sama mas kita membesarkan dimaa berasama.....satu lagi berita bahagia sebentar lagi kita akan memiliki cucu dari dimas.....erina sedang hamil......"


" Alhamdulillah........ini sungguh kebahagian yang luar biasa untuk keluarga kita dimas akan segera memiliki anak........"


" saya akan mencoba mengirim pesan untuk erina pasti dia menunggu kabar dari kita disini "


" iyaa katakan pada erina saya rasa ada campur tangan erina dimas bisa terbuka hatinya karena waktu saya tinggalkan hatinya masih belum luluh....."


Bu asri segera mengirimkan pesan kepada erina untuk mengabarkan jika dimasa sudah tiba di rumah dan semua berjalan sesuai harapan kita......semua.


Di benua yang nan jauh disana erina memang tidak bisa tidur karena menunggu kabar dari suaminya. Terakhir dia hanya mengatakan jika sudah sampai di bandara lewat pesan singkat.


Ketika ada suara pesan masuk erina buru - buru membukanya. Dan itu dari ibu mertuanya betapa bahagia erina setelah membaca pesan itu, bahkan erina juga menangis begitu mengetahuinya sungguh luar biasa kebahagianya yang diberikan untuknya dan keluarganya.


Erina segera membalas pesan dari ibu mertunya yang isinya erina begitu bersyukur dan sangat bahagia.


Bersambung..........


Hay.....para pembaca semua minta dukunganya untuk Jodoh Kakak ku

__ADS_1


Like dan coment yaa


Terima kasih


__ADS_2