Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 53 Didepan pintu kamar


__ADS_3

Erina masih sibuk dengan ponselnya ditempat tidur ia juga belum turun untuk sarapan. Karena hari ini erina hari pertama pms jadi dia meminta pelayan untuk membawakan sarapan kekamarnya.


Seperti biasa erina selalu sakit perut dan pegal - pegal diseluruh badanya jika hari pertama. Makanya dia memilih untuk istirahat dikamarnya hari ini.


Tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar erina. Erina sudah menyuruhnya masuk tanpa bertanya siapa. Tapi pintunya masih saja diketuk beberapa kali. Erina terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan membukakan pintu kamarnya.


Dan begitu erina membuka pintunya sambil mengeluh karena pintunya tidak dikunci kenapa ridak membuka sendiri. Tapi erina mendapari rangkaian bunga mawar merah yang besar dihadapanya.


Dan perlahan bunga diturunkan dan ternyata dimas yang ada didepan pintu kamarnya sambil membawa bunga. Erina berteriak histeris sambil memanggil nama dimas. Dan erina langsung merain tangan dimas dan mencium telapak tanganya.


Deg.......hati dimas bergetar melihat apa yang erina lakukan selama ini tidak pernah erina melakukanya dan kini setelah berpisah cukup lama membuar sikap erina berubah.


" Mas dimas......kuk ada disini sih sejak kapan katanya baru 2 hari lagi tiba-tiba sudah ada didepan kamar saya sih gak bohong kan ini "


" Kamu belum cuci muka ya......cuci muka dulu terus balik kesini lagi saya masih ada apa gak " dimas pun mendaratkan kecupan dikening erina.


Dan dimas segera memeluk istrinya itu cukup lama dan beberapa kali mencium kening erina. Sementara papa dan mama juga eyang dan beberapa orang lagi dibawah melihat pemandangan itu merasa sangat gembira. Kini dimas dan erina benar-benar sudah saling sayang dan saling menerima.


Erina dan dimas memandang ke bawah mareka berdua jadi malu karena menjadi perhatian banyak orang walau mereka semua ada dibawah. Erina menarik dimas untik masuk kedalam kamarnya. Sontak yang dibawah langsung berseru Ya........secara bersama-sama sambil menggoda erina dan dimas.


Didalam kamar erina masih berada di pelukan dimas mereka saling berpandangan tatapan yang sagat dalam tatapan rindu yang mendalam.


Dimas membelai rambut erina yang tergerai panjang memcium kening dan pipi nya beberapa kali. Erina melingkarkan tanganya ke pinggang dimas dengan manja.


" Mas kuk bisa ada disini sih berarti semalem mas sudah ada di sini "


" I am so sorry sayang cuma bohong sedikit kuk gak banyak gak papa kan "

__ADS_1


" Iya gak papa mas hhhmmmm erina kangen " erina semakin mengeratkan pelukanya dan malah menangis.


" Hey.......sayang.......sayang kenapa malah nangis mas sudah ada disini lhooo kenapa malah nangis sih kenapa...kenapa jadi sedih yuk sini duduk " dimas mengajak erina duduk ditempat tidur.


" Maaf ya mas waktu mas sakit gara-gara erina, erina gak ada disamping mas dimas malah erina tinggal pergi, sekarang gimana mas masih sakit atau gak terus masih harus ke dokter lagi gak dicek gitu apa masih minum obat apa pakai salap".


" Huuussssss......."


Dimas menutup bibir erina dengan jari nya agar erina diam karena erina banyak sekali bicara dan bertanya.


" Kan sudah kita bahas dulu gak papa kita lupakan kejandian itu ya, sekarang saya sudah sembuh total dan siap menjadi suami seutuhnt tanpa kurang satu apapun "


" Maksudnya apa sih mas.....erina gak mengerti " wajah erina malah jadi memerah dan malu.


" Apa kamu mau lihat bekas lukanya sekarang"


" Hhhmmmm gak mas erina gak mau lihat, lain kali saja ya erina lihat gak papa kan "


" Ih......jangan.....jangan mas......please jagan sekarang ".


Dimas kembali memandang erina dengan tatapan penuh cinta yang sampai menusuk ke dalam hati erina, dimas semakin mendekat dan mendekat pada erina, erinapun terhanyut dengan tatapan dimas dan akhirnya dimas mendaratkam ciuman dibibir erina yang polos tanpa lisptik itu.


Dengan lembut dimas mencium bibir erina dan erina juga membalas ciuman dimas dengan lembut. Sesekali mereka saling memandang sesekali mereka memejamkan mata dan menikmati ciuman mesra dan hangat setelah hampir 5 bulan berpisah.


Dimas terus menyesap bibir erina lama-lama semakin dalam dan semakin dalam lagi. Sesekali mereka melepaskan ciuman mesra itu untuk sekedar mengambil nafas dan langsung memulainya lagi.


Suasana yang hangat berubah menjadi sedikit panas. Tangan dimas mulai bermain - main di pinggang erina dan semakin turun kebawah sampai ke bokong erina yang sintal.

__ADS_1


Sepertiny dimas dan erina terlalu larut dalam kerinduan yang dalam. Dan tak terasa kini posisi erina sudah berbaring diranjang dan dimas dalam posisi setengah duduk tanpa melepaskan ciuman mesra mereka yang sudah terjadi cukup lama.


Tangan dimas mulai menyentuh area sensitif erina dan erina malah berteriak karena kaget walau tidak begitu keras tapi cukup membuat dimas terkejut. Dan ciuman mereka terpaksa berakhir.


" Kenapa sayang.......hhhhmmmmm is ok.......kamu sudah yakin kan sama saya "


Dimas sedikit bingung dengan tingkah erina. Muka erina berubah menjadi sedih dan memelas.


" Mas maaf tapi erina......saat ini baru.....baru....."


" Baru apa sayang hhhmmm are you oke.....".


" Erina baru dapat hari pertama mas......maaf ya........erina bikin kecewa mas dimas ya erina gak tau kalau mas hari ini datang dan tamu bulanan erina juga baru saja datang semalam "


Erina menundukan kepalanya dan terlihat sangat menyesal karena harus membuat dimas menunggu. Dimas tersenyum tipis walau hampir saja dimas mulai terpancing dan situasi sudah cukup mendukung sambil menarik nafas dalam- dalam dimas berusaha untuk sabar.


Dimas meraih dagu erina dan membelai rambutnya dengan lembut dan penuh kasih sayang.


" Is ok sayang mungkin memang belum saatnya sekarang kita bisa melakukan itu nanti setelah menjadi pengantin lagi dan mungkin ini momenya tempatnya kurang pas dan kurang romantis jadi kita tidak usah terburu - buru oke "


" Mas serius kan gak papa "


" Iya gak papa menunggu kamu 5 bulan saja bisa ini cuma beberapa hari saja tidak salah, siap - siap yuk foto sehabis makan siang "


" lhoo tapi saya belum siapin apa-apa mas "


" Erina....dewi sudah siapkan semua dibawah setelah makan siang kita mulai kamu mandi terus makeup saya telpone ibu sebentar ya, sana .....mandi "

__ADS_1


" oke erina mandi ya....."


Erina bergegas masuk kedalam kamar mandi dan dimas mengabil ponselnya dan menghubungi ibuknya untuk mengatakan jila dia telah tiba di jakarta dan saat ini berapa dirumah mertunya.


__ADS_2