Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 96 Rumah untuk Erina


__ADS_3

Sebenarnya sudah sejak lama dimas membangun rumah untuk erina di jakarta. Tapi selama ini memang dirahasiakan dimas terlebih lagi dengan banyak kejadian yang mereka alami selama ini.


Setelah jadi 100 persen barulah dimas membawa erina kerumah mereka. Dengan nuansa moderen klasik dengan taman yang luas untuk bermain anak - anak mereka nanti dan juga kolam renang.


Tepat didepan rumah terdapat kolam ikan dengan air terjun menambah suasane semakin sejuk. Cat rumah yang dipilih juga warna pastel yang soft dan elegant.


Begitu memasuki rumah ada sebuah foto besar yang di gantung di tembok. Tentu saja foto pernikahan dimas dan erina yang keduanya masih tampak kaku bahkan tidak mau berdekatan.


Erina sepertinya sangat antusias melihat rumah barunya. Bahkan erina juga tidak menyangka dimas sudah menyiapkan ini semua untuk erina dan sebentar lagi akan lahir buah cinta mereka yang sudah ditunggu - tunggu.


" mas....ini sih bagus banget erina suka semuanya cuma....."


" cuma apa sayang...."


" dimana kamar kita mas......"


" Ada disebelah sana sayang.....sini mas tunjukan "


Kamar yang memiliki pintu besar terletak di samping ruang tengah. Begitu di buka terlihat tempat tidur yang cukup besar bernuansa klasik eropa dan sebuah sofa disana, dengan cendela yang mengarah ke kolam renang.


" sayang disamping ini khusus ruangan buat kamu simpen barang - barang dan juga ruang makeup....gimana kamu suka....kamu bisa simpen tas sepatu disini dan juga perhiasan kamu disini "


" mas.....ini to luar biasa bagus banget mas dimas kuk detail banget sih mikirin konsep rumah ini "


" saya cuma ingin kamu nyaman aman tinggal disini nanti semua yang kamu butuhkan juga ada disini "


" terus kalo barang - barang mas dimas ada dimana...."


" ada di pintu sisi sana sayang biar lebih mudah dan lebih rapi "


" mas....mas......( erina memegang tangan dimas ) terima kasih ya mas.....kamu itu....adalah suami yang luar biasa yang dikirim Allah untuk erina dan erina yakin mas juga akan menjadi ayah yang baik untuk anak - anak kita nanti........love......you.....mas.... "


" sayang saya cuma berusaja menjadi suami yang baik untuk kamu itu saja dan isnyallaj saya juga siap menjadi ayah untuk anak - anak kita nanti, sekarang dirumah ini kita mulai membangun keluarga kita bersama anak - anak, saya lebih beruntung karena memiliki kamu yang selalu ada disamping saya dalam keadaan apapun love you to "

__ADS_1


Dimas mencium kening erina cukup lama kemudian dimas mengecup bibir erina dan menyesapnya perlahan - lahan. Cukup lama dimas dan erina berciuman. Sampai ada tendakan cukup keras dari perut erina menghentikan aktifitas mereka.


" Aduh.....sayang anak papa.....kenapa sayang ada apa didalam sana baru main bola ya kenapa nendangnya kenceng banget sampai papa mama kaget....."


" Itu pa.....mungkin dia lapar soalnya ini sudah siang dan belum makan "


" ya ampun lapar yaa sayang.....anak papa mau makan apa "


" hhhhmmm apa yaaa klo mama ingin makan soto mie di deket sekolah "


" soto mie......duh aneh - aneh saja sih kamu sayang itu kan cukup jauh gimana kalau kita pesan makanan dekat - dekat sini dulu baru nanti kita pergi makan soto mie "


" boleh mas...erina juga sudah lapar tapi mas kapan kita pindah kerumah ini erina gak sabar mau tinggal dirumah ini "


" sebenarnya kita sudah bisa tidur disini malem ini mau nanti suruh dewi ambil barang yang kamu butuhkan "


" iya iya mau mau mas...."


Dimas dan erina kemudian mengumpulkan semua staf dan asisten rumah tangga yang berkerja dirumah baru mereka. Erina dan dimas berkenalan dengan mereka satu persatu.


Hari ini pertama kali erina dan dimas tinggal dirumah mereka. Untuk itu dimas dan erina mengadakan pengajian yang menggundang anak yatim dan beberapa soudara.


Setelah mendengarkan tausiyah dari ustad, erina dan dimas beramah tamah dengan anak - anak yatim dan berbagi bingkisan dengan mereka.


Hanya ada beberapa keluarga saja yang diundang. Papa dan mama juga bapak dan ibu merasa bahagian melihat erina dan dimas bahagia. Apalagi sebentar lagi mereka akan segera memiliki cucu.


Semua tamu sudah pulang tinggalah erina dan dimas dirumah. Erina terlihat cukup kelelahan. Dia mengelus perutnya dan duduk bersandar di atas tempat tidur.


Dimas membawakan susu hangat untuk erina. Dimas sering membuatkannsusu untuk erina sendiri, walaupun dimas bisa menyuruh asisten rumah tangga tapi dimas sering membuatnya sendiri.


" sayang......minum susunya.......kamu capek ya "


" hhhhmmm iyaa mas sedikit tapi mungkin karena sudah semakin besar perut erina jadi gampang capek "

__ADS_1


" habis minum susu mas pijetin sambil kamu tidur mulai besok gak usah kebutik dulu kalau ada apa - apa siruh saja orang kesini atau nadia dan rara ajak saja kesini "


" iya mas.....erina mau banyakin kelas yoga saja untuk persiapan melahirkan "


" iyaa begitu saja sayang biar kamu sehat dan juga baby kita gampang lahirnya besok "


Dimas sambil memijat kaki erina dan tak sadar erina juga sudah tertidur pulas. Dimas meninggalkan erina yang sudah tidur nyenyak dikamarnya.


Dimas masuk keruang kerja yang tak jauh dari kamarnya untuk memerikasa beberapa pekerjaan.


Tok....tok suara pintu


" masuk....."


" pak ini berkas yang bapak minta "


" iyaa hery.....letakan dimeja terima kasih kamu boleh istirahat tidak ada yang say butuhkan lagi "


" baik pak.....saya permisi "


Asisten dimas hery meninggalkan ruang kerja dimas. Hery juga tinggal dirumah ini untuk memudahkan pekerjaanya.


Setelah 2 jam dimas kembali kekamarnya dan melihat erina masih tertidur dengan pulas. Dimas kemudian menyusul erina tidur.


Bersambung


Masih semangat semua kan....


Baca jodoh kakak ku


Jangan lupa like ya


Dan comen

__ADS_1


Episode - episode akhir


__ADS_2