Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 39 Berantem lagi


__ADS_3

Sampai dirumah setelah makan malam, keduanya berjalan beriringan dan duduk di sofa ruang tengah.


" Gila ini sih namanya aku bener-bener terkejut gimana bisa ada ibu sampai serba salah" dimas sedikit mengeluh pada erina.


" Iya mas erina juga kaget tiba-tiba saja mereka sudah ada didepan pintu lalu erina bingung harus berbuat apa kecuali menuruti ibu mas dimas "


" Terus kenapa ponsel kamu juga mati bikim khawatir saja "


" sengaja mas erina matiin karena pasti mas dimas akan tanya ke erina terus erina mau jawab apa kan bingung mas sementara kan ibu bilang erina gak boleh kasih tau "


" ya harusnya kamu kan bisa kirim pesan kasih tau apa gitu kan saya ada persiapan gak kayak tadi "


" mudahan - mudahan semua aman mas kita gak mencurigakan kuk lagi pula kan memang hubungan kita sudah mulai ada perkembangan "


" Iya sih mudah-mudahan saja, mudah- mudahan juga mereka cepat pulang lah saya gak mau mereka sampai tau yang sebenarnya, ayo......kita kekamar "


" kamar siapa mas "


" kamar saya kan kamu belum pernah kan tidur dikamar saya "


" lho sudah mas waktu pertam kerumah ini kan saya tidur dikamar mas dimas lupa ya "


" itu kan beda erina waktu itu kamu tidur sendiri kalau malam ini gak ? "


" Memang erina mau tidur dikamar mas dimas, kenapa mas dimas percaya diri sekali "

__ADS_1


" Yakin kamu mau tidur sendiri hari ini, baiklah kalau bagitu kita malam ini tidur sendiri - sendiri saja "


" Lho....mas marah ya....."


" menurut kamu gimana " dimas langsung masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintunya.


Erina malah menjadi kesal dengan sikap dimas maksud erina hanya bercanda tapi malah dimas salah paham, ya sudahlah lebih baik erina tidur dikamarnya saja lagi pula erina malas bertengkar malam-malam, mengingat erina masih banyak perkerjaan yang harus di siapakan besok untuk peragaan busana.


Teringat itu hal itu erina harus segera menyelesaikan gaun nya memasang payet-payet yang harusnya ia selesaikan hari ini. Erina segera mengambil berganti baju dan melanjutkan memasang gaun rancanganya.


Malam ini erina hampir tidak tidur semalaman untuk menyelesaikanya.


Pagi hari dimas bangun seperti biasanya setelah minum kopi dimas beranjak untuk olah raga seperti biasanya.


Setelah pulang lari keliling komplek dimas melihat diruang tamu begitu berantakan dengan panyak manik-manik dan benang, potongan kain dan juga kertas-kertas seperti sampah.


Selesai beres - beres rumah dimas juga sudah membuat sarapan, sudah jam 11 siang kamar erina masih sepi, dimas tidak mau membangunkan erina ia bergegas pergi ke super market terdekat untuk membeli beberapa barang.


Erina bangun tidur cukup siang hari ini karena semalaman dia harus menyelesaikan gaunya, terlihat sepi saat erina mengambil air minum di dapur, mungkin dimas bekerja hari ini setelah minum jus dan menyantap roti erina kembali akan menyelesaikan gaunya yang tinggal sedikit lagi.


" lhoo kemana kain-kain kecil disini , ini kenapa manik-maniknya jadi campur bagini terus dimana kertas-kertas yang ada disini "


Erina lalu mencari-cari dimana barang - barangnya yang hilang, terus ini gimana kalau manik-maniknya sudah jadi satu begini. Erina jadi pusing melihatnya padahal hari ini dia harus menyelesaikan untuk ditunjukan pada pembimbingnya. Erina terduduk lemas dan bingung harus memulainya dari mana.


Dimas yang baru pulang belanja masuk dengan membawa barang-barang belanjanya. Melihat dimas masuk erina langsung bertanya dimana barang- barang nya yang ia letakan disini semalam.

__ADS_1


" oh itu sudah saya baresin dan saya buang ke tempat sampah "


" what.........mas itu to semua masih dipake lhoo kuk dibuang sih mas itu semua penting mas "


" bukanya itu sampah ya soalnya kayak sampah "


" mas tau gak sih aku semalaman gak tidur gara-gara ngerjain ini besok aku harus sudah jadi, terus ini ya mas manik-manik aku kenapa bisa jadi satu semua gini ini "


" Ya harusnya kalau barang masih dipake lagi naroknya yang rapi jangan asal aja harusnya diberesin "


" Mas aku to baru tidur jam 4 pagi lho mas terus karena masih saya pake jadi gak saya beresin itu semua penting lho mas, atau setidaknya tanya dululah mas kesaya "


" La kamu masih tidur er.....rumah to berantakan banget makanya aku beresin dong "


" Ih....mas to ya gak mengahargai banget sama karya saya ya mas"


Erina beranjak keluar mencari barang-barang yang dibuang oleh dimas. Tapi sayang petugas kebersihan udah bawa sampah-sampah pagi ini.


Erina semakin kesal dengan dimas.


" Ok rumah ini rumah mas dimas jadi saya gak bisa tarok barang saya sembarangan ok mas saya beresin sekarang juga barang-barang saya "


Erina membereskan gaunya dan juga alat - alatnya dan ia bawa ke kamarnya.


" Gak gitu erina saya cuma bermaksud beberes aja gak ada maksud buat gak menghargai kary kamu er.....erina denger dulu dong" dimas sambil mengetuk pintu kamar erina.

__ADS_1


Tapi karena erina kesal dengan dimas erina tidak peduli dengan dimas diluar sana.


"


__ADS_2