Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 58 Kabur berdua


__ADS_3

Setelah ibu dimas memberikan kado pernikahan dari keluarga kini giliran mama erina yang memberikan kado untuk dimas. Mama erina membawa kotak berwarna hijau. Yang isinya 2 jam tangan mewah dan juga logam mulia.


" Dimas ini kado dari mama dan papa untuk kamu semoga kamu suka dan bisa dimanfaatkan dengan baik ya, mama dan papa pastinya titip erina kepada kamu tolong jaga dengan baik cintai dia sayangi dia "


" Iya ma.....terima kasih dimas pasti akan sering pakai ini ma.......dan insyallah mulai saat ini dimas akan menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab sepenuhnya untuk erina "


Dimas dan mama erina berpelukan.


" Terima kasih ya nak....mama tau kamu adalah laki-laki yang dikirim untuk menjadi menantu kami dan suami anak kami erina "


Dan hari sudah semakin sore tiba saatnya erina bersiap-siap untuk intimed party. Erina kini tengah bersiap make up dengan Mua terkenal ibu kota yang sudah disiapkan semua oleh dimas. Kali ini erina cuma pasrah saja dengan acara yang sudah disusun oleh dimas.


Setelah selesai makeup dan mengganti baju yang sudah disiapkan, dengan rambut ditata rapi dan menggunakan mahkota erina terlihat bak princes yang sangat cantik. Gaun yang dipakainya menambah menjadi anggun dan mempesona.


Dimas menghampiri erina diruang makeup.


" My lovely wife are you ready........"


" Yes......i am ......ready......"


Dimas mengandeng tangan erina dengan mesra mereka bersiap turun kebawah. Erina sendiri tidak tau konsep apa yang akan di usung dimas karena dipesta ini erina sama sekali tidak ikut campur.


Begitu pintu di buka sebuah taman yang menghadap ke pantai, dipenuhi dekorasi lampu-lampu cantik dan bunga-bunga yang indah menambah romantia suasana.


Semua tamu undangan menyambut kehadiran dimas dan erina dengan tepuk tangan dan juga alunan piano mengiringi merka masuk ke area pesta.


Erina sangat terkejut semua teman-teman dekatnya ada disana, dari teman semasa smp dan smu dan tentunya kuliah dan teman dekat nya sekarang. Erina begitu bahagia melihat mereka semua ada di pestanya kali ini.


Acara kali ini lebih santai dengan konsep makan malam bersama dan ramah tamah. Tanpa adanya pelaminan erina dan dimas bisa menyapa satu persatu teman-teman mereka.


Acara makan malam ditemani lantunan lagu-lagu romantis dari artis papan atas ibu kota membuat suasana semakin meriah. Akhirnya orang yang ditunggu-tunggu terlihat juga di pembuat onar andra.


" Sayang sebentar ya saya samperi andra di pembuat onar itu "

__ADS_1


" Iya mas tapi jangan di apa-apain mas kasian lho dia"


" Iya tenang aja......"


Sementara dimas pergi erina sibuk dengan teman-temanya yang sudah lama tidak bertemu.


" Hey......enak ya dra......disini minum makan sambil ngobrol-ngobrol ayo ikut "


" Hey......sabar mas bro.......kita bisa bicara baik-baik "


" Iya kita akan bicara baik - baik ayo ikut "


" Ok.....ok......sorry.....sorry......banget dim......sumpah aku cuma bercanda aja beneran "


" lho......to yaa tau kan aku to menunggu ini sudah berbulan-bulan lamanya kamu gak ngebayangi apa perasaan erina gimana saat di malam pertamanya malah ditinggal tidur suaminya "


" Iya dim.....maka dari itu aku juga udah suruh bella kasih tau kuk soal itu "


" Besok kamu beli tiket dan pergi ke landon cari pesawat yang paling awal dan lho harus menghadari konfrensi atas nama perushaan gak ada alasan ah.......dan bella gak boleh lho bawa dia akan tatep di sini sementara"


" kenapa lagian juga kamu dalam rangka kerja kuk bukan dalam rangka jalan-jalan alah....palinga juga kamu pergi 1 bulan "


" Apa 1 bulan yang bener aja dim......cuma satu bulan aku sama erina kepisahnya 5 bulan lhoo satu bulan itu gak ada apa-apanya iya kan bella "


" Hhhmmmm sayang aku udah siapin semua barang-barang kamu dikoper lagian aku masih kangen dama mama jadi kamu pergi sendiri aja ya sayang "


" Sayang kuk kamu malah mendukung dimas sih......"


" Dimas ada benarnya kuk sayang is ok cuma 1 bulan aja bakalan cepet pasti "


" Ya ok lah dim karena salah aku buat kamu gagal malam pertama ya udaj besok aku berangkat bella tapi sekarang kita keatas aja yuk gak usah kepesta lagi "


" Nanti sayang masih banyak waktu ayo acara palinh special udah mau dimulai "

__ADS_1


Bella menarik tangan andra untuk kembali ke area pesta.


Hadirin semua yang berbahgia mari kita sambut pasangan yang berbahagia malam ini dimas dan erina dilantai dansa dan tepuk tangan yang meriah.


Dimas dan erina mulai berdansa di tengah-tengah tamu undangan diiringi dengan lagu yang sangat romantis. Dan kembang apipun dinyalankan sebagai tanda rangkaian pesta malam itu telah selesai.


Semua tamu undangan fokus pada pesta kembang api yang sangat meriah itu. Ditengah-tengah keramaian itu dimas menarik tangan erina dan membawanya pergi dari sana.


Didepan sudah siap mobil yang akan membawa mereka ke villa pribadi dimas dikawasan buleleng. Didalam mobil erina sama sekali tidak bertanya pada dimas akan dibawa keman. Erina ikut saja apa kata dimas sesuai dengan janjinya.


Dan mereka pun sampai di suatu tempat yang sejuk dan sangat damai jauh dari hiruk pikuk kota yang gemarlap. Erina masih menggunakan gaun yang sama begitu juga dimas.


" Mas tunggu - tunggu tapi erina gak bawa baju ganti dan peralatan yang lainya, kan tadi kita langsung kabur- kabur aja dari sana "


" Tenang sayang tadi saya sudah menyuruh dewi buat masukin barang - barang kamu ke koper itu lihat kopernya "


" Wow jadi kaburnya udah persiapan ya mas "


" Sudah dong yuk......masuk langsung villa kita aja "


Setelah sampai didepan pintu villa dimas langsung menggendong erina, erina sedikit terkejut dengan tingkah suaminya itu tapi erina juga merasa menjandi wanita paling bahagia hari ini.


Dimas membawa erina masuk ke villanya dengan pribate kolam renang yang sudauh dihiasi dengan taburan bunga mawar merah dan menghadap ke persawahan. Pemandangan yang sangat indah dan suasan romantis.


Dimas menurunkan erina perlahan - lahan matanya tak lepas dari erina dia cium keninh erina, kedua mata erina, pipi kanan dan kirinya dan kedua tangan erina.


Dimas mulai melepaskan perhiasan yang erina pakai satu persatu kemudian dimas membalik tubuh erina sehingga posisi erina membelakangi dimas. Demas mulai melepaskan kancing gaun erina yang ada di belakang punggungnya satu persatu dengan pelan - pelan dan memberi kecupan kecupan mesra di pundak dan punggu erina.


Erina sudah merinding sekujur tubuhnya sudah menjadi panas dan erina merasakan sentuhan - sentuhan hangat yang dimas berikan membuat arina semakin merding jantung erina juga menjadi berdebar - debar.


Kini dimas sudah selesai dengan kancing baju erina, dimas mulai mepaskan jasnya dan juga kancing lengan bajunya tapi dimas tidak berhenti memberi sentuhan - sentuhan di leher pundak dan punggung erina.


Erina berbalik kini mereka saling berhadapan.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2