
Erina yang masih kesal dengan dimas karena telah mengacaukan pekerjaanya dan erina jadi tidak mute lagi untuk melanjutkan pekerjaanya. Erina akhirnya memilih menghubungi bella dan menceritakan kekesalanya pada dimas kali ini. Bella berusaha menghibur erina dan bersikap lebih sabar mungkin memang benar dimas tidak sengaja melakukanya.
Sementara tanpa sepengetahuan erina dimas mencari sampah yang sudah dia buang tadi ke tempat pembungan sampah di komplek tempat tinggal mereka. Dimas meminta bantuan salah seorang pekerja disana untuk membatu barang yang ia cari.
Dimas memang benar-benar tidak sengaja membuang disain-disain erina. Kali ini dimas mengaku dia memang salah karena tidak hati-hati.
Sementara erina mengira dimas tidak ada dirumah dan pergi kekantor dan meninggalkanya sendiri dirumah tanpa ada usaha untuk membantunya.
Kumpulan sketsa yang tak sengaja dimas buang ada adalah sketsa-sketsa gambar erina sejak lama jadi kertasnya memang terlihat sudah tidak bagus tapi itu adalah koleksi erina yang ia simpan dengan baik selama ini. Tapi karena erina tisak sempat membereskanya makanya dimas mengiri jika semua itu sudah tidak dipakai lagi.
Erina kesal dan mencari udara segar dengan bella. Kebetulan bella juga sedang kesal dengan suaminya andra. Karena masalah sepele dirumah mereka. Jadi kali ini ada dua orang wanita yang sama-sama kesal dengan suami mereka masing-masing.
Bella mengajak erina ke party salah satu teman bella. Disana terlihat cukup ramai dengan life music. Semua yang ada disana berpesta ria berjoget ria mimum dan berdansa seolah tidak ada masalah dihidup mereka.
Bella mengenalkan erina pada temanya maria yang sedang berulang tahun hari ini.
" Bella thankas for coming enjoy this party "
" maria happy birtday I hope you always happy.........., maria this is erina.......and erina this is maria "
" hello maria.......happy birtday"
" hello erina........thanks........ok enjoy this party"
__ADS_1
Kemudia bella dan erina berbaur dengan yang lainya dalam pesta itu. Ada salah seorang teman bella mengajak erina dan bella turun untuk menikmati masik bersama. Bella tak bisa menolak temanya itu sementara erina lebih memilih duduk sambil minum jus sambil menikmati musik yang sedang diputar.
Sementara dimas yang sedari siang sampe malam mencari sketsa erina akhirnya berhasil menemukan apa yang ia cara dengan bantuan beberapa orang. Beta leganya dimas dan segera membawa pulang buku itu untuk dikebalikan pada erina
Begitu sampai dirumah dimas mencari-cari erina tapi ternyata tidak ditemukanya dimanapun. Dimas mencona menghubungi erina tapi percuma saja erina tidak mendengar ada panggilan masuk karena musik diputar sangat kencang.
Dimas sudah berkali-kali menghubungi erina tapi tetap aja tidak ada jawaban. Dimas kemudian coba menghubungi bella dan sama saja tidak ada jawaban juga. Dimas menghubungi andra setelah 3 kali barulah andra menjawab teleponenya.
" kenapas sih dim.......kangen ya ma aku "
" kamu mabok ya dre......."
" gak.....biasalah aku cuma minum dikit banget kuk "
" Bella kena sih aku telepone dari tadi tidak ada jawaban sama sekali"
" Tumben amat kamu gak tau bella kemana, masalahnya erina juga gak ada dirumah dan dia gak bilang kemana "
" mesti kalian berantem lagi ya hahhaha.......sama kalau gitu sama aku "
" kamu juga berantem sama bella.....haduh dra....kenapa sih pake bareng segala aku sih yakin erina sama bella, kamu dimana"
" oohhh aku di cafe biasa"
__ADS_1
" tunggu disitu jangan kemana- mana ngerti "
Dimas segera meluncur ke tempat andre. Benar saja andre disana minum-minum sendirian biasa kalau baru ada masalah pasti dia ke tempat ini.
" Dre cari dimana istri mu sekarang ini sudah jam 11 malam kamu gak khawatir gitu sama bella "
" khawatir sih dim.....tapi gara2 kita berantem tadi aku jadi gak ngecek kemana dia wait aku cek di jps pasti dia pergi bawa mobil,.......gila dim.......bela ada di club malam aku jadi inget kalau dia ada undangan ke pesta ulang taun temanya, ayooo beruan bisa-bisa mereka ada apa- apa kalau gak cepet"
" Wah........gak bener ini kenapa juga gak dari tadi sih kamu ngeceknya"
Dimas dan andra segera ke mobil dan menuju club malam yang disebutkan oleh andre. Dimas menyetir dengan kecepatan penuh takut terjadi sesuatu pada erina.
Di club bella asik ber joget kesana kesini dengan teman-temanya. Erina yang duduk sendiri ternyata sedari tadi ada yang memperhatikanya tanpa ia sadari. Perlahan pria itu mulai mendekat ke erina.
Mencoba menawarkan minuman tapi erina menolaknya. Tapi pria asing itu mencoba mengajak erina ngobrol dan erina hanya menanggapi seperlunya saja. Pria itu belum menyerah dia mengajak erina untuk turun ke area dance tapi erina juga menolaknya.
Dan pria itu duduk disamping erina mencoba merayu erina, erina lama-lama merasa terganggu dengan pria itu dan erina memilih untuk pindah dari sana. Tapi pria itu malah menarik tangan erina dengam tidak sopan erina mencoba menepisnya dan dia malah berusaha melecehkan erina dengan menyentuh area sensitif erina.
Erina langsung melayangkan tamparan ke wajah pria asing itu. Dan otomatis menjadi pusat perhatian. Ketika pria itu akan berbuat kasar pada erina, erina tidak bisa menghindar tapi tiba-tiba ada orang yang menepis tangan pria itu sehingga erina terlindungi.
Erina menoleh dan melihat siapa yang melindunginya dan ternyata tak lain tak bukan adalah dimas suaminya. Erina lega karena itu dimas erina langsung berlindung di belakang dimas.
Dimas yang tak terima istrinya diperlakukan tidak sopan lantas menghajar pria asing itu. Dan terjadilah keributan dipesta itu. Musik dihentikan dan suasana disana menjadi ricuh.
__ADS_1
Andra langsung berinisiatif menghubungi keamanan terdekat. Andra juga berusaha membatu dimas. Karena teman-teman pria asing itu juga membatunya. Maka terjadilah perkelahian.
Bella yang bingung kenapa tiba-tiba ada andra yang berkelahi dengan beberapa pria disana dan juga dimas.