
Setelah sarapan erina langsung mengajak rani kekamarnya erina menunjukan kamarnya pada rani. Rani begitu kagum dengan kamar kak erina ingin sekali rani memiliki kamar seperti milik erina.
Rani tidak pernah membayangkan bisa tinggal dirumah besar bak istana dinegri dongeng. Setelah kepergian ayah dan ibunya rani hidup sebatang kara berada di panti asuhan. Tidak ada yang pernah mau mengadopsi rani karena kebanyakan mereka mencari anak laki-laki atau anak yang masih balita.
Entah rani harus bersyukur atau bersedih atas musibah yang menimpanya beberapa bulan silam. Untuk membantu kebutuhan panti asuhan dimana rani tinggal rani biasa berjualan kue keliling.
Saat itu rani sedang berjualan maksudnya rani ingin menyebrang jala tapi karena pandanganya terhalang rani tidak tau jika dari arah lain ada mobil yang melaju kencang. Dan musibah itupun terjadi.
Rani selamat karena ditolong oleh erlita dan karena musibah itu membawa rani kerumah besar ini dan juga keluarga Atamajaya yang sama sekali tidak pernah telintas di benaknya.
" Rani kamu sudah punya kamar kan dirumah ini ayo tunjukan pada kakak "
" Iya kak.....kamar rani ada dilantai bawah didekat ruang olah raga"
" Kenapa disana itu kan dikamar tamu "
" Gak papa kak sudah diberi kamar dan bisa tinggal disini saja rani sudah sangat senang dan beryukur sekali "
" Hhhmmm kalau gitu mulai besok kamu pindah kelantai atas disana masih ada kamar kosong kakak akan suruh orang untuk menyiapkanya "
" Gak usah kak nanti kak erina repot "
" Gaklah tapi mungkin perlu beberapa hari untuk menyiapkanya gak papa kan"
__ADS_1
Erina memanggil dewi, erina menyuruh dewi menyiapkan kamar untuk rani dilantai atas. Erina juga bertanya pada rani kamar seperti apa yang ia inginkan.
Rani hanya bisa bilang terseraha saja karena ia tidak mau merepotkan kakak baru nya itu. Rani memang anak yang sangat baik santun. Erina memilihkan disain kamar untuk rani, kamar bernuansa purple pink menjadi pilihan erina.
" Rani kamu sekolah kan , dewi rani sekolah dimana "
" Rani sementara ini masih home scooling mb soalnya rani putus sekolah "
" Ya Allah kasian banget sih kamu rani mulai sekarang kamu harus belajar yang serius ya mudah-mudahya nanti kamu bisa masuk sekolah umum "
" iya kak rani janji akan belajar dengan giat "
" Oh ya nanti kita pergi belanja barang - barang yang kamu perlukan hari ini ada jadwal sekolah jam berapa "
" Ya sudah kalau begitu nanti malam kita perginya, sekarang kamu siap- siap sekolah dan kakak harus pergi dulu "
" Baik kak " rani langsung turun kebawah untuk besiap.
" Dewi tolong ya kamarnya segera di urus kalau bisa secepatnya "
" Baik mb dewi akan segera mengurusnya mudah-mudahan bisa cepat "
Erina segera turun dan segera berangkat bersama mamanya kerumah keluarga Gondo kusumo. Ini kali pertama erina akan menginjakan kakinya kerumah Gondo kusumo.
__ADS_1
Sebenarnya erina cukup penasaran ada apa sampai ibu mertunya itu meminta untuk datang kerumah.
Sampai didepan rumah yang tak kalah megahnya rumah dengan halaman yang luas tapi terkesan etnik dan kental dengan jawa.
Disambut langsung oleh ibu mertunya didepan pendopo yang cukup luas itu.
" Apa kabar jeng kapan " mama erina dan ibu dimas saling menyapa dan tak lupa cipika cipiki.
Erina kemudian mencium tangan mertuanya itu.
" Erina sayang bagaimana kabarnya "
" Baik bu...alhamdulillah "
" Ayo masuk kita ngobrol di samping saja ya sambil makan siang hari ini ibu masak special buat kamu lho "
" Wah....sspertinya enak erina tidak sabar untuk mencicipinya "
" Oh ya tapi ibu juga mau mencicipi masakan kamu kata mama kamu sekarang sudah pandai memasak "
" Kalau begitu lain kali erina akan kesini dan menyiapkan makan malam untuk bapak ibu dan juga adik-adik "
" Benar lhoo ya atau sebaiknya kamu sesekali menginap disini sekalian banyak hal yang ingin ibu ceritakan tentang dimas "
__ADS_1
" Baik ibu insyallah secepatnya erina akan menginap disini "