
Thok........thok.........thokkk......
Thok........thok......thok.....
" Mb erina.......mas dimas.........mb......mb......"
Ternyata pihak WO yang mengetuk pintu. Sontak erina dan dimas jadi ingat jika mereka harus bersiap untuk acara berikutnya.
" lhoo mas saya kan harus makeup ya ini sudah jam berapa malah kita berlama-lama disini, iyaa tunggu sebentar "
" Iya sayang buruan kamu kan lama makeupnya jangan sampai acaranya mundur atau tamu sudah datang kita belum siap "
Erina segera membukakan pintu dan segera lanjut makeup untuk acara selanjutnya.
" Maaf ya semua kita tadi habis sholat terus ngobrol jadi lupa kalau harus siap-siap "
" Gak papa mb kita paham kuk " salah satu tum WO sedikit meledek erina.
" Ih....gak gitu lhoo ya "
" Gitu juga gak papa mb sudah halal ini "
Karena tidak ada banyak waktu tersisa makeup artis bekerja dengan cepat. Rere dan nadia menyiapkan gaun tang akan dipakai erina, dan dimas sudah diminta turun kebawah untuk menunggu disana.
Kali ini erina akan berjalan sendiri dulu menuju dimas. Sebuah gaun yang dirancang oleh erina sendiri dan sikerjakan sepenuhnya oleh tim Errena butik.
Begitu erina memakai gaunya erina menjelma menjadi princes dengan tatanan rambut setengah tergerai dan memakai mahkota dengan taburan mutiara menambah sempurna penampilanya malam ini.
Di pesta kali ini hanya erina yang akan berpakain gaun putih sementara semua tamu undangan menggunakan dreescod warna merah sesuai tema white in red.
Dimas termasuk juga dimas yang menggunakan stelan jas berwarba merah gold yang membuat dia semakin terlihat tampan. Lagu berjudul beatiful in whitepun dinyanyikan oleh seorang penyanyi ibu kota mengiringi erina masuk ke area pesta yang diadakan di semua taman di hotel itu.
Dengan membawa buket bunga lili dengan file berwarna senada serasi dengan gaun yang ia kenakan tak lupa perhiasan yang dibelikan dimas khusus untuk erina. Erina berjalan perlahan - lahan menuju dimas mengikuti jalur yang sudah disiapkan yang penuh dengan bunga mawar merah di kiri dan kanannya.
Diujung sana sudah menunggu dimas dengan senyum yang mengembang dibibirnya tapi disisi lain dimas juga tidak bisa menahan haru dan dimas juga sempat meneteskan air mata kebahagianya.
Erina sampai dihadapan dimas dan dimas langsung membuka file yang menutupi wajah erina. Kemudian keduanya berjalan bergandengan tangan bersama ke pelaminan.
Acara malam itu khusus untuk keluarga dan teman - teman erina dan dimas, diiringi dengan live music dari khahitna acara malam itu pun semakin meriah.
__ADS_1
Hampir setiap tamu yang datang pasti berfoto dengan kedua mempelai yang sangat bahagian itu. Malam itu semua terlihat sangat bahagia. Sampai di akhir acarapun tamu-tamu masih setia mengikuti acara malam itu.
Untuk menutup malam itu erina dan dimas membari kata sambutan dan ucapan terima kasih kepada semuanya.
" Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada khusunya kedua orang tua kami yang sudah mempertemukan kami berdua tentunya atas ijin Allah, alhamdulilah sudah satu tahun pernikahan kami doa yang kami panjatkan adalah agar kami bisa bersama-sama selamanya dan hidup bahagia tentunya hal yang juga kami inginkan adalah segera diberikan momongan......iya kan sayang.......bapak dan ibu papa dan mama pasti juga segera ingin cucu begitu kan........kami mohon amin kan doa-doa kami dan untuk selanjutnya kami bisa berjalan bergandengan tangan terima kasih "
Sontak semua yang hadir disana mengucapkan Amin.............bersama-sama. Dan erina juga menambahkan sedikit kata-kata yang membuat semua menitikan air mata.
" Hari ini erina memakai gaun yang sangat indah yang erina persiapkan khusus untuk almarhum kakak erina tercinta kak lita, tapi ternyata Allah berkehendak lain dia tidak pernah memcobanya satu kalipun apalagi memakainya dan atas kehendak Allah yang lebih mencintai kak lita dari pada kita semua disini dia dipanggil pulang sebelum sempat mamakai gaun ini, ( dimas terus menggenggam tangan erina dan sesekali menciumnya ) dan hari ini erina mewujudkan keinginkan kak lita untuk memakai gaun ini bersama pria yang yang baik yang mejadi jodoh nya dulu tapi sekarang takdir erina yang menjadi istrinya, mohon keiklasan untuk semua yang hadir disini untuk sebenyar saja menundukan kepala dan mengirimkan doa untuk kak lita........( semua yang hadir menundukan kepalanya bahkan ada yang meneteskan air mata ) terima kasih untuk teman- teman kak lita yang juga menyempatkan hadir disini dan terima kasih untuk semua yang sudah menyempatkan hadir dimalam ini "
Dimas menghapus air mata erina dan kemudian mereka berpelukan dengan erat. Semua orang bertepuk tangan.
Hampir semua tamu sudah pulang bahkan kedua orang tua erina dan dimas juga sudah masuk ke kamar hotel hanya tersisa beberap teman saja dan juga para sepupu yang masih duduk dan mengobrol.
Erina juga sudah berganti pakaian dengan yang lebih simple.
" Erina ini pestanya keren banget sih yakin "
" Iya bella alhamdulilah hari ini aku bahagia banget terimakasih ya bell selalu ada buat aku baik saat aku sedih juga seneng "
" Sama-sama erina oh ya ngomong - ngomong kalian bakal balik ke new york lagi kan atau mau disini gak seru dech kalai kalian disini "
" Belum tau sih....gimana mas dimas kalau aku sih ikut kemana suami akan bawa "
" Yang bulan madu nie.....cie......cie......dim.......ayo kita tosh ini minuman special buat kamu "
Andra memberikan segelas minuman untuk dimas.
" Teman teman semua untuk erina dan dimas ya ciss........"
Semua orang mengangkat gelas mereka, bukan minuman beralkohol ya.
Waktu sudah cukup larut malam erina dan dimas memutuskan untuk naik ke kamar mereka karena sudah cukup lelah dengan rangkaian acara hari ini. Memasuki kamar yang berneda dari sebelumnya kamar ini sudah dihias dengan begitu indahnya bayak bunga dan cahaya lilin.
" Wow kamarnya bagus ya sayang.......kamu yang pilih dekorasinya "
" Iya mas......suka kan......"
" Iya suka sekali........."
__ADS_1
Dimas dan erina saling berhadapan, dimas membelai rambut erina dan satu persatu dimas membatu erina melepaskan perhiasan yang dia pakai.
" Capek sayang.........." sambil ngecup pundak erina.
" Hhmmmmm iya sedikit tapi banyak....."
Dimas mulai melepas kalung dileher erina dan mencium leher erina dengan lembut membuat erina merinding. Kemudian anting erina juga dilepaskan menyusul gelang setiap kali meles dimas selalu memberikan ciuman ditempat yang sama.
" Mas bolehkan erina ke toilet sebentar saja "
Dimas tersenyum tipis dan membelai pipi erina.
" Mau apa sayang............."
" Erina mau membersihkan makeup sebentar saja " pinta erina.
" Iya boleh tapi jangan lama-lama ya " dimas mengecup bibir erina .
" iya janji gak lama cuma sebentar banget 15 menit ya"
" Gak....itu lama "
" 10 menit "
" No....no....."
" Ya udah 5 menit "
" Ok sayang "
Erina segera menuju ke toilet untuk membersihkan makeup dan juga berganti baju yang sudah ia siapkan.
Tapi kenapa dimas tiba-tiba merasa sangat mengantuk, rasa kantuk yang sangat berat dan tidak bisa ditahan. Dimas melepas jasnya dan membaringkan diri di ranjang untuk memejamkan mata sebentar saja
5 menit kemudian erina masih dikamar mandi sambil menarik nafas dan mengumpulkan keberania hari ini dirinya benar-benar akan menyerahkan diri pada sumainya. Bahkan erina sudah menyiapkan baju khusus untuk malem ini. Gaun tidur warna merah menyala tapi sangat transparan melihatkan lekukan tubuh erina.
Erina bersiap keluar dan membuka pintu. Begitu dibuka dia melihat dimas sudah terlelap dira jang tanpa melepas sepatunya. Erina mencoba membangunkan beberapa kali tapi percuma saja dimas sama sekali tidak bereaksi.
Tiba-tiba ponsel erina menyala tanda ada pesan masuk dan itu dari bella. Erina membukanya. Disana tertulis erina sorry banget suami aku iseng benget dia kasih obat tidur ke dimas.
__ADS_1
Bersambung.....
"