
Setelah kepegian erina, diruma sakit dimas masih merasa cukup sedih karena erina pergi, walau nantinya mereka akan bertemu lagi tapi dimas takut dalam 5 bulan ini bisa terjadi banyak hal.
Baru saja dimas ingin memperbaiki semuanya tapi semua malah terjadi diluar rencana. Lagi-lagi apa yang direncanakan tidak sesuai harapan. Kembali dimas berserah diri pada Allah karena Dia lah yang akan menentukan semua takdir hidupnya
" Dim.....mulai sekarang persiapkan semuanya untuk erina, kemaren kalian masih membawa erlita di pernikahan kalian, sejak mulai menikah sampai sakarang, tinggalkak semua kenangan erlita"
" Ibu benar banyak hal mengenai erlita yang masih dimas simpan termasuk rumah, rumah yang tadinya dimas siapkan untik erlita perhisan bayangan hidup bersama"
" Nah dimas sudah mengerti kan maksud ibuk sekarang persiapkan semua untuk erina dari awal karena pasti erina juga tidak ingin hidup dalam kenangan atau seperti memberi barang bekas wanita lain walau itu kakaknya sendiri"
" Iya bu....dimas akan lakukan yang terbaik untuk erin kali ini semua akan dimulai dari awal"
Sampai di Jakarta
Erina dan mamanya sampai dengan selamat dijakarta. Kedatanganya sudah ditunggu oleh papanya yang sangat merindukanya. Papa erina sendiri yang menjemput di bandara.
Begitu bertemu mereka lalu berpelukan sangat erat dan cukup lama. Mereka langsung pulang menuju rumah keluarga Atmajaya tentunya.
" Erina kangen rumah sebenarnya kangen kamar erina juga"
" Sekarang kamu sudah pulang sayang "
" Sebenarnya erina ingin pergi kesuatu tempat dulu pa bisa gak kita kesana dulu"
" Papa tau kamu mau kenama tapi alangkah baiknya besok saja kalian baru saja menempuh perjalanan jauh pasti kamu gak ingin cuma sebentar saja disama pasti lama "
__ADS_1
" Papa....papa memang mengerti keinginan erina"
" Papa selalu kesana dan mengganti bunga diatas makam kakak kamu sebelum kering "
" Papa erina sayang papa "
Sampai dirumah erina sudah ditunggu asistenya dewi yang sudah lama ini dia bekerja dibutik. Erina langsung memeluk dewi karena kangen. Mereka berdua langsung masuk kekamar yang erina rindukan.
" Akhirnya tidur dikamar aku lagi aku to kangen banget sama kamar aku"
" Semua masih sam kan mb gak ada yang berubah "
" kamu salah dewi sekarang gak ada kakak ku lagi biasanya kalau saya baru pulang pasti dia akan jemput lalu malamya kita tidur bareng sambil cerita cirita"
" Iya kamu benar wi......"
" Baik mb sekarang istirahat dulu karen besok jadwal mb erina akan penuh , dewi keluar dulu ya mb "
Sementara itu diruang kerja.
" Pa......kapan papa akan menceritakan soal anak itu "
" Papa akan cari waktu yang tepat ma lagian erina masih capek kasian dia dan juga erina baru saja mengalami kejadian itu lebih baik tunggu dulu nanti papa akan bicara "
" Lalu dimana ayu sekarang pa "
__ADS_1
" Papa menyuruh toni bawa ayu ke villa dulu ma bersama pengasuhnya "
" Baiklah pa mama ikut saja"
Sudah 2 hari erina kembali hari ini erina akan kembaki bekerja di butik, erina memilih berkerja dibutik saja dari pada harus kembali ke peruhasaan papanya.
Selain bekerja erina mulai hari ini belajar menjadi istri yang baik. Jadwalnya padat mulai dari kelas masak dan juga konseling dengan sikoloq dan masih banyak lagi.
Erina kali ini benar-benar ingin mempersiapkan diri mejadi seorang istri yang baik untuk suaminya. Erina juga menyediakan waktu khusus berama mamannya banyak yang harus dipelajari dari mamanya.
Menjadi istri seorang pengusaha pandai mengurus suami rumah anak bahkan bekerja mengurus yayasan bisa berjalan beriringan. Itu yang membuar erina harus belajar dengan mamanya.
Di butik ERRNA
" hai.......semua I will be back "
" erina......kuk bisa kamu gak bilang-bilang kalau kamu pulang kangen "
" Iyaa sih kamu bikin kita bener - bener terkejut lhoo "
" Yes aku sengaja dong "
" Tapi mana oleh - oleh pesenan kita kuk kamu gak bawa apa- apa sih "
" Maaf ya oleh - olehnya menyusul ya "
__ADS_1