Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 73 Harapan itu selalu ada


__ADS_3

Dimas masih terlelap di tempat tidur sementara erina mencoba mengirimkan pesan kepada bu asri jika saat ini dimas bersamanya diapartemen untuk sementara ini erina meminta kepada kedua orang tua dimas untuk membiarkanya sendiri, erina juga berjanji jika erina akan berusaha bicara pada dimas dan menceritakan kejadian yang sebenarnya, tapi bu asri melarang erina dia diminta untuk diam saja dan belum ngetahuinya lebih dulu, bu asri hanya minta tolong agar dimas mau sekali saja mau mendengarkan penjelasan bu asri.


Erina menurut apa kata bu asri saat inu erina hanya akan fokus memberi semangat dimas agar dia segera terbebas keterpurukan ini.


Erina tangah menyiapkan makan malam untuk dimas. Dimas yang terbangun mendapati istrinya sudah tidak ada disampingnya. Dimas segera mencari keberadaan erina. Tapi karena erina sedang sibuk dia tidak mendengar dimas memanggilnya.


" Erina.......sayang..........erina........"


Dimas menemukan erina di dapur dengan pakaian yang cukup seksi hanya menggunakan gaun yang tipia dan transparan berwarna biru metalik dengan dada yang cukup terbuka. Tak lupa erina sudah berdandan cantik dan juga memakai parfum rambutnya setengah di gerai menutupi helernya yang jenjang.


Erina berbalik dan melihat suaminya sudah tengah memperhatikanya. Erina sengaja berpenampilan seperti itu untuk membuat suaminya senang dan sedikit melupakan masalahnya.


" Mas.....sudah bangun maaf ya erina tidak mendengar......erina siapin ini untuk mas dimas......makan yuk......erina to udah belajar masak lho mas ini pasti enak "


" Hhhmmmm......sepertinya enak tapi mas malam ini gak berselera makan maaf ya sayang........"


Erina menghampiri dimas dan menyuruhnya duduk di kursi meja makan.


" Mas......sedikit aja ya please ...... Masak sih gak kasian sama saya udah masak, masak gak ada yang makan......."


Erina mencium kening dimas untuk membujuk suaminya.


" Ok.....tapi sedikit saja ya......."


" Ok.........mau saya suapin tau......"


" Makan sendiri kamu juga pasti belum makan dan dari siang "


" Giman mas enak gak......"


" Enak sayang tapi maaf banget ya malem ini mas benar - benar gak selera makan.....".


" Ok gak papa yang penting sedikit sudah mengisi perut "


" Sayang........."

__ADS_1


" Ya..........mas.......ada apa "


" Kita kembali ke new york secepatnya aku akan urus semua besok kamu gak keberatan kan kita kembali kesana lebih cepat "


" Pada dasarnya erina akan selalu ikut kemanapun mas akan membawa erina tapi mas sebaiknya sekali saja mas bertemu ibu dengarkan dulu ceritanya dari awal, erina tau ini sangat berat buas mas tapi semua masalah itu selalu ada jalan keluarnya kan mas dan kita tidak boleh lari dari masalah maafkan erina jika terlalu banyak bicara tapi ini semua demi kebaikan mas "


" Maksudnya demi kebaikan saya .......tapi sepertinya demi kebaikan mereka yang sudah membohongi saya "


" Mas......maafkan erina jika mungkin ikut campur dalam masalah ini tapi kasih sayang yang selama ini mas terima dari mereka itu kan sudah sebagai bukti bahwa mereka benar - benar mencintai mas dimas tanpa syarat dan apakah mas tidak ingin tau alasam apa yang menyebabkan bu bunga menyerahkan mas pas bu asri "


Dimas masig bersi keras tidak ingin membahas masalah ini lagi dan tidak ingin bertemu dengan siapapun.


Tapi erina terus berusaha membujuk dimas agar dia mau bertemu sekali saja dengan bu asri.


" Maaf sayang tapi saya tidak mau berdebat dengan kamu "


Dimas bangkit dari duduknya dan meninggalkan erina. Erina sadar dia terlalu memaksa dimas padahal dimas masih dalam keadaan emosi. Erina segera mengejar dimas memeluknya dari belakang. Erina meminta maaf kepada dimas. Dengan berlinangam air mata.


" Mas maafkan erina mas gak seharusnya erina memaksa mas dimas erina akan nurut apapun yang mas katakan jika mas tidak ingin bertemu ibu sekarang tidak apa - apa "


Dimas membelikan badanya berbalik menghadap erina dimas menghapus air matanya. Mencium kening erina dan memeluk istrinya itu dengan erat. Erina memandang mata dimas yang juga terlihat sayu. Erina merasa suaminya saat inu benar - benar hancur. Erinapun mencium bibir dimas dengan penuh cinta.


Erina melepaskan bibirnya dari bibir dimas yang terus saja meminta lebih.


" Mas......mandi dulu yuk........biar seger badanya enak "


" Gak bisa nanti aja ya mandinya......."


" Nanti mandi lagi........."


Erina malah berlari masuk kekamarnya dan langsung menuju kamar mandi, dimas langsung mengejar erina tanpa ampun, erina menyemprotkan air ke arah dimas begitu dia masuk kekamar mandi otomatis bajunya basah semua.


" Ohhhh.....ok jadi kamu mau main - main sama mas ya......baiklah ayo.....kita mulai sayang hari ini gak ada ampun buat kamu......"


" Ihh.......mas dimas.....maaf......sayang maaf......bercanda "

__ADS_1


Dimas malah melepaskan semua bajunya dan mulai mendekati erina dimas langsung melepaskan baju yang dikenakan erina dan membawa erina masuk ke dalam bathtup yang sudah terisi penuh dengan air hangat dan juga busa.


Dimas dan erina berendam bersama dan sambil bermesraan. Sejenak dimas melupakan masalahnya yang membuat kepalanya hamoir pecah. Dia lampiaskan hasratnya pada erina.


Setelah merasa segar dan rileks dimas segera membawa erina ke kamar hanya dengan selembar handuk untuk menutupi tubuh mereka sambil mengerinkanya. Dan malam itu berlanjut dengan malam yang panas penuh gairah, erina tak mau kalah dengan dimas erina beberapa kali mengendalikan permainan tingkah erina menbuat dimas semakin gemas.


******* - ******* manja yang keluar dari mulut erina membuat dimas semakin ganas melancarkan serangan seranganya kepada erina, erina dibuatnya sampai melayang berkali - kali. Dimas semakin menuju puncak nya erina yang sudah berkali - kali merasa puas kini juga berusaha membuat dimas merasa puas. Dan akhirnya dimas dan erina merasakan kepuasan bersamaan.


" Sayang.......sayang..........I love you......."


" Love you more........sayang.............."


Dan keduanya berpelukan cukup lama seperti biasa dimas selalu mengecup kening erina dan mengucapkan terima kasih. Erina dan dimas kemudian terlelap dalam gelapnya malam yang semakin larut berselimut kegelapan.


Tengah malam tiba - tiba dimas terbangun karena bermimpi buruk. Dilihatnya disampingnya ada erina yang tengah terlelap dalam dekapanya.


Dalam mimpi itu dimas melihat ada dua orang wanita yang meminta pertolonganya dan disana dimas bingung harus menolong siapa.......dan dimas pun terbangun.


Dimas berusaha untuk tidur kembali dia peluk erin dengan erat, saat ini erinalah tempatnya bersadar, setelah mengetahui kebenaran dari orang tua dimas.


Pagi hari diruma sakit.


Kondisi bu bunga sudah sedikit membaik setelah kemoterapi dan sore ini dia diperbolehkan untuk pulang. Sejak kemarin sebenarnya bu bunga sudah sedikit curiga ada sesuatu yang terjadi tapi adiknya menutup rapat mulutnya demi menjaga kondisi kakaknya.


Bagaimana jika kakaknya tau jika dimas sudah mengetahui yang sebenarnya tapi dimas tidak bisa menerima ibu kandungnya. Lebih baik sementara ini dia tetap diam sampai ada perkembangan.


Karena merasa sudah tidak ada lagi urusan di jakarta bu bunga memutuakan untuk kembali ke semarang kota dimana keluarnya memulai hidup dan usaha baru. Bu bunga juga melarang adiknya memberitahu bu asri karena memang urusanya sudah selesai.


" keinginan saya untuk bertemu dimas sudah tercapai kini saya bisa kembali dengan tanang "


" mb maaf tapi alangkah lebih bahagianya mb jika dimas mengetahui yang sebenarnya jika mb adalah ibunya tidak inginkah mb mendengar dimas mamanggil ibu "


" keinginan itu sudah tidak ada ketika mb menyerahkan dimas pada ibu nya dimas hanya memiliki 1 ibu saja "


" Ya sudahlah mb saya tidak mau berdebat dengan mb saya akan urus administrasi dulu "

__ADS_1


Om adi meninggalkan kakaknya bersama istrinya didalam kamar karena tidak ingin berdebat lagi dengan kakaknya itu


Bersambung


__ADS_2