
Bagas yang masih sibuk dengan kameranya memotret sana dan sini mencari enggel yang bagus. Tiba - tiba salah seorang staf bapaknya menyuruh bagas untuk datang menemuninya.
" Mas bagas bapak menyuruh mas untuk datang ke ruanga beliau sekarang juga "
" Duh kenapa sih pak.....pasti ini bagas disuruh kerjakan "
" Saya kurang tau mas lebih baik mas segera kesana "
" Iya ...... Iya 5 menit lagi ya "
Diruang kerja Pak Prabu
" Mulai sekarang kita harus mulai mengarahkan bagas pak jangan biaran dia pergi - pergi berkelana dengan kameranya sudah saat nya dia bekerja nanti dia juga akan menikah dan memilik istri, sampai kapan dia mau terus bermain "
" Iya ini bapak akan bicara dengan dia lebih baik ibuk keluar saja dulu ini adalah pembicaraan antar laki - laki "
" Iya lebih baik begitu ibu juga akan bersiap untuk kuliah gendis "
Tak lama setelah ibu pergi bagas masuk keruangan kerja bapaknya.
" Duduk........"
" Bagas bapak dan ibu rasanya sudah cukup memberi kamu kebebasan selama ini dan bapak anggap kamu sudah puas bermain - main, mulai sekarang jadikan kamera kamu adalah hobi, sekarang sudah waktuknya kamu bekerja dengan benar "
" Lho maksudnya apa Pak.....dengan camera juga bisa cari uang dan juga bisa menjadi pekerjaan "
" Apa kamu gak kasian dengan kakak kamu bekerja sendiran "
" Kan ada bapak dan juga banyak staf dan karyawan , mas dimas juga tidak pernah mempermasalahkannya "
" Iya itu sampai dia tidak punya waktu untuk dirinya sendiri saat ini kakak mu sudah menikah bantulah dia ringankan tugas dan perkerjaanya kamu ini kan adiknya "
" Tapi pak....bagas itu sama sekali tidak mengerti tetang bisnis "
" Itu karena kamu tidak mau belajar dan tidak mau memcoba, bapak sudah putuskam kamu susul andra ke london, untuk pertama kali andra akan menjadi mentor kamu "
" Lhoo kuk begitu sih pak gak bisa begitulah "
" Ya sudah kalau begitu bapak akan ambil semua fasilitas kamu, kamu hanya mau menikmati hasilnya saja tidak mau bekerja keras seperti kakak kamu dan juga bapak, tunjukan jika kamu adalah pria sejati yang tidak hanya mengandalkan fasilitas keluarga, satu hal lagi kamu juga harus memenuhi janji kamu sebagai seorang pria "
__ADS_1
" What........janji.....janji apa sepertinya bagas tidak pernah berjanji pada siapapun "
" Siapa bilang , kamu lupa waktu pertama kali kamu merengek minta camera kamu bilang kamu akan menuruti semua kata - kata bapak nah sekarang bapak ingin menagih janji itu "
Bagas baru ingat jika dia pernah membuat janji pada bapaknya tentang hal itu,sekarang apa yang harus dia lakukan kali ini dia tidak bisa menghindar lagi.
" Biarlah bagas pikirkan sekali lagi "
" Baiklah waktu kamu 1 hari mulai dari sekarang "
" Baik lah bagas pikirkan dan bagas "
Bagas yang bingung harus bagaimana, apakah ini adalah akhirnya dia harus menyerah juga untuk terjun dalam bisnis keluarga atau tetap pada hobinya selala ini. Bagad berusaha menghubungi dimas.
Di villa
Dimas dan erina masih sibuk dengan kegiatan dikamar. Saat ini dimas dan erina tengah bersantai di pinggir kolam renang sambil menikmati makan siang.
Dimas dan erina seharian ini lengket seperti lem tidak bisa terpisahkan. Erina juga terus nempel di pundak dimas.
" Sayang berenang yuk......."
" Ada dong mas dikoper erina kan sudah siap - siap "
" Siap - siap buat apa hayoooooo "
" Ih to kan mas dimas ngeledekin erina lagi, mau liat gak baju renangnya "
" Mau banget cepetan sana dipakai "
Erina langsung masuk dan ganti bajunya dengan bikini warna merah, hanya bagian payu dara dan area sensitif erina saja yang tertutup. Erina sengaja menyiapkan baju ini untuk bulan madu dan tentunya ingin menyenangkan suaminya.
Sambil menunggu erina ganti baju dimas melihat ponselnya yang memang sengaja dia matikan dari semalam. Begitu dinyalakan langsung banyak pesan masuk tak henti - hentinya ponselnya berbunyi.
Dimas melihat sekilas ada pesan dari andra dan juga bagas, tidak cuma 1 pesan tapi banyak. Tapi perhatian dimas teralihkan ketika ada suara yang memanggilnya dari belakang.
" Mas dimas....."
Mata dimas langsung melotot ketika erina membuka kimononya. Sektika dimas melupakan ponselnya dan meletakanya begitu saja di kursi. Dimas langsung menghampiri erina.
__ADS_1
" Cantik banget sih istri siapa ini "
Dimas mencupit manja pipi erina dan mencium bibir erina yang terlihat sangat menggoda itu.
" Mas dimas ganti juga dong "
"Gak usah ganti mas tinggal lepas baju sama celana saja"
Dimas langsung melepas baju dan celananya dan segera membopong erina dan membawanya menceburkan diri ke kelom renang pribadi.
Dimas dan erina bukanya berenang tapi malah bermesraan di dalam kolam. Tangan erina bergelayut pada tubuh dimas yang cukup atletis itu.
Tangan dimas meraih tangan erina dan membawanya ke bawah sana. Menyentuh sesuatu yang sudah sangsat kencang dan tegang dan masih bersembunyi didalam rasangnya. Erina tersenyum tipis namum penuh arti.
Erina mulai memegangnya dengan sangat lembut dan memain - mainkanya. Ini adalah salah satu jurus yang bella ajarakan padanya. Hal itu membuat dimas merasa sangat senang ternyata istrinya ini sangatlah pintar. Baru di beri isyarat saja dia sudah paham.
Erina perlahan keluar dari kolam dan masuk ke dalam kamar tapi dengam memberi kode pada dimas untuk mengikutinya. Dimas yang sudah terbakar asmara dia pun mengikiti erina. Dan dialam kamar erina sudah tampak melepaskan bikininya. Dan memnelakangi dimas. Dimas pun langsung bergerak dengan cepat.
Dan akhirnya mereka berdua memadu kasih di siang hari yang panas didalam kamar erina dan dimas yang terasa sangat panas karena aktifitas sepasang suami istri itu. Suara ******* menggema di dalam kamar mereka pertanda keduanya sangat memikmati siang hari yang panas itu.
Setelah erina berkali - kali dibuat melayang oleh dimas, kini giliran dimas dibuat sangat puas oleh erina, karena erina saat ini mengambil alih kendali dañ dimas pun dibuat sangat bahagia bahkan tidak meyangka erina bisa sangat pintar menyenankan dirinya.
Setelah keduanya cukup waktu untuk mengambil nafas dan beristirahat sejenak. Dimas tak lupa memberi kecupan dan mengucapkan terima kasih.
" Sayang terima kasih kali ini kamu pintar sekali "
Erina hanya meringis dan membatin jika ini juga ajaran dari bella hehehhe tak disangka bella menjadi guru yang sangat hebat. Tadinya erina sangat takut dan tegang dengan malam pertamanta tapi kini erina sudah sangat berani.
Sementara itu bagas masih terus saja mencoba menghubungi dimas. Bagas sebenarnya tidak ingin mengganggu kakaknya itu tapi kali ini bagas merasa harus bicara pada dimas.
Setekah dimas dan erina selesai membersihkan diri, dimas ingat harus membaca beberapa pesan yang masuk di pknselnya.
Pertama ada andra.
Andra mengatakan jika dirinya sudah berangkat ke london dan mengucapan selamat pada dimas tentunya yang sudah berhasil menuntuskan keinginanya bersama erina sambil menggoda tentunya.
Dimas kemudia membaca pesan dari bagas, bahkan bagas menghubunginya berkali - kali.
Bersambung.....
__ADS_1