Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 89 Manja


__ADS_3

Akhirnya dimas kembali ke new york setelah 1 pekan. Kini hatinya lebih lega dan merasa lebih tenang. Tak ada lagi perasaan kecewa dan juga dendam.


Begitu tiba dirumah dimas disambut pelukan hangat sang istri yang tentuny sangat merindukanya.


Erina bergelayut mesra di pundak dimas dan dimas memeluk istrinya dengan erat, tak lupa ciuman di dahi di pipi dan bibir di daratkan dimas dan juga di perut erina yang sedikit terlihat buncit.


Dimas bicara pada bayi di perut erina sambil mengelus - elusnya.


" sayang.....baby gak nakalkan selama papa tinggal kamu jagain mama kan.....kangenya....." sambil menciumi perur erina berkali - kali.


" ih....papa kangen sama baby aja sama mamanya kangen gak pa......"


" apalagi sama mamanya papa kangen sekali pengen buru - buru bawa ke kamar "


" ih papa......inget dong sekarang ada baby diperut lhoooo harus hati - hati "


" iyaaa.....papa janji hati pelan - pelan apa lagi "


" mas....semua saya ikut senang melihat mas dimas sudah kembali ceria seperti dulu lagi "


" iya.....sayang hati rasanya lega dan hilang semua beban selama ini terima kasih sayang kamu selalu mengingatkan mas, oiyaa kira - kira kamu ingin melahirkan dimana "


" yang pasti saya ingin ketika melahirkan mas dimas ada di samping saya "


" kalau itu pasti sayang.....jangan khawatir "


" sebenarnya saya ingin didekat keluarga kita mas tapi itu kalau mas tidak keberatan sih "


" saya ras juga begitu kebih baik untuk kamu dan baby.....saya kan memang terikat kontrak dengan perusahaan yang sekarang selama 2 tahun, jadi misalkan tidak bisa si sana disinipun tidak apa - apak kan tapi saya akan coba bicara dengan atasn saya nanti kebetulan dia juga teman baik saya kan "


" iya mas terserah mas saja bagaimana baiknya "


" ngomong - ngomong kamu udah tambah caby ya ditinggal bentar aja "

__ADS_1


" iyaa mas baby to baik baget lhoo saya gak ada mualnya sama sekali makanya banyak apalagi bella setiap hari ngajak makan terus, andra sampe kuwalan nyariin ini itu permintaan bella lucu dech klo masi liat"


" oh yaaa tapi ngomong bella kan lahiran sayang "


" mungkin sih 3 minggu lagi lhoo mas "


" Alhamdulillah sayang kalau liat bella waktu 2x keguguran saya kasian banget ini sudah mau lahiran akhirnya penantian mereka "


" iya mas erina juga bahagia melihatnya "


" sayang tapi kamu jangan capek - capeklahnya, jangan kemana - mana sendiri bawa supir jangan nyetir sendiri lagi "


" iyaa mas.....shiap"


" sayang mandi yuk....sambil mau liat perkembangan baby......."


" mas dimas......mau liar perkembangan baby ke dokter kali bukan nya mandi "


Erina sambil tersenyum simpul kepada suaminya. Merekapun segera beranjak ke kamar mereka.


" Nah mulai sekarang setiap minggu papa akan mengukur perkembangan kamu baby pake alat ini...."


" mas dimas kayak mau bikin baju aja sih...."


" ini buat baby nanti sayang kalau dia udah mengerti kita kasih liat album ini, sini mas ukur lingkar perutnya dan nanti kita taruk foto disampingnya juga foto usg nya "


" terserah mas dimas saja lah....."


Dimas dengan teliti mengukur kingkar perut erina dan membuar catatan disampingnya. Dan juga menempel fotonya.


Dan dilanjutka dengan berendam bersama dengan air hangat. Dimas juga memijat tangan kaki dan pundak erina secara perlahan agar erina lebih rileks.....ini dimas pelajari dari buku yang ia baca, memanjakan istri yang tengah hamil.


Semua dimas lalukan dengan kasih sayang dan cinta yang tulus pada erina. Sesekali dimas juga memberikan ciuman kecil di bibir pipi dan dahi erina.

__ADS_1


Erina merasa seperti putri yang dimanjakan. Sesekali dimas juga mengelus perut erina dan sambil mengajakanya bicara. Rasanya sangat nyaman dan semua pegal dan capek erina hilang seketika.


Malam hari dimas dan erima diundang bella dan andra makan dirumah mereka. Mama bella sudah masak special untuk malam ini.


Mereka makan malam sambil berdiskusi seputar kehamilan dan anak. Juga soal.......selama kehamilan. Sepertinya andra berbagi pengalaman pada dimas. Yang nota bene masih baru sementara andra sudah akan menjadi ayah.


Hari - hari dilewati erina dengan menikmati kehamilanya. Erina biasanya hanya merasakan sedikit mual di pagi hari saja selebihnya aman dia makan apapun dan tidak begitu pilih - pilih makanan.


Perhatian dimas yang luar biasa pada erina juga membuat erina menjalani kehamilan ini dengan bahagia. Juga perhatian dari mama erina dan juga ibu dimas. Hampir setiap hari mereka mengirim pesan atau telepone.


Membuat erina semakin semangat menjalani kehamilanya. Fase - fase perubahan ditubuhnya juga dia nikmati dengan bahagia.


Pagi hari bella bangu agak siang bahkan andra juga sudah berangkat kekantor. Begitu turun dari tempat tidur tiba - tiba saja air ketuban bella pecah.....


Bella berteriak memanggil mamanya.....


" mama........tolong bellaa......"


Mama segera menuju kamar bella dan melihat air ketuban bella dilantai.


" ok bella sayang jangan panik kita keruma sakit sekarang mama akan menghubungi andra"


" ma....tapi kuk bella gak kerasa sakit yaa ma....."


" sabar bella kita ke ruma sakit biar dokter periksa sayang ini kan memang minggu minggu kamu lahiran"


Mama dan bella bergegas ke ruma sakit bersama supir. Andra yang sudah siberi tahu segera menyusul ke ruma sakit.


Bella langsung diperiksa dokter.......dan sudah pembukaan 3 disini bella sudah mulai merasakan kontraksi.


Bersambung....


Like dan comen yaa

__ADS_1


Terima kasih......


__ADS_2