Jodoh Kakak Ku

Jodoh Kakak Ku
Bab 72 Ternyata rapuh


__ADS_3

Suasa di dalam ruangan itu tampaknya semakin terasa tegang, erina hanya bisa berdoa didalam hati agar dimas bisa tegar menerima kenyataan ini.


" Maaf mas prabu tapi ini semua bukan cuma salah mas saya juga sangat bersalah dalam hal ini, dimas maafkan ibu nak.....ini semua terjadi karena ketidak mampuan ibu tapi nak perlu kamu tau, kamu adalah anugrah terbesar yang pernah ibu dapatkan dan kasih sayang ibu kepada kamu sangat tulus dan tidak bisa diukur dengan apapun "


" Tunggu.....tunggu......ini sebenarnya kalian ini bicara apa dimas semakin tidak mengerti dan apa maksud bapak dengan 2 ibu apa dimas mepunyai 2 ibu.......atau.....atau......gak mungkin ini gak mungkin kan pak......bu......"


Dimas berusaha menyakinkan dirinya jika dugaanya tidak benar apa sebenarnya dia adalah anak angkat dan apakah wanita bernama bunga itu adalah.......dimas pun tidak berani memikirkanya.


" Dimas kamu adalah putra kandung bapak dan bu bunga, bu bungalah yang melahirkan kamu dan bu asrilah yang membersarkan dan merawat kamu........kamu lahir dalam suatu ikatan dan cinta kami yang suci dan tulus "


Hati dimas hancur dengar ucapan bapaknya dia tidak tau harus bereaksi seperti apa dia harus bagaimana . Menangispun dimas tak bisa. Sementara bu asri sudah berlinangan air mata memandang putranya yang sangatlah dia cintai. Erina juga tak kuasa menahan tangisnya, erina ingin sekali segera memeluk dimas dia tau pasti suaminya itu sangat terpukul mendengar kebenaran ini.


Sementara om adi akhirnya puas pak prabu akhirnya mengatakan kebenaranya dia berharap kakaknya bisa bahagia disisa hidupnya yang mungkin tak lama lagi.


Dimas memandang satu per satu orang yang ada didalam ruangan itu. Seakan tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar. Dimas berharap jika ini hanyalah mimpi.


" Kenapa bisa rahasia ini tersimpan begitu lama apa maksudnya semua ini pak selama ini kalian membohongi dimas, kalian anggap dimas ini apa boneka yang bisa diberikan kepada siapa saja "


" Dengarkan penjelasan bapak dimas kamu harus tau secara utuh cerita sebenarnya baru setelah itu kamu bisa menyimpulkan "


" Tidak ada yang harus dimas dengarkan dari kalian sudah cukup "

__ADS_1


" Tunggu dimas kamu harus tau bahkan sekarang ibu kandung kamu dalam keadan krtis dia tengah sakit parah "


" Maaf siapapun dia saya merasa tidak mengenalnya dan jika dia sedang sakit seharusnya dokter yang bisa membatunya "


" Dimas dia itu ibu kandung kamu !!!!!! "


" Jika dia ibu saya dia tidak akan meninggalkan saya apapun itu alasanya "


Dimas tidak ingin mendengarkan apapun lagi tetang ini dia bergegas meninggalkan ruangan itu dengan kesal dan sangat marah. Erina mengejar dimas dan erina tidak ingin membiarkan suaminya itu sendiri.


" Dimas........dimas........."


" Biar kan dia sendiri dulu mungkin dia butuh waktu untuk sendiri "


" Mas prabu tolong segera buat dimas mengerti sebelum semua terlambat terima kasih saya akan kembali keruma sakit "


" Bagaimana ini mas hal yang saya yakutkan sepertinya terjadi dimas....."


" Ini adalah hal yang cukup berat beri dia waktu, apa erina sudah tau semua ini "


" Iya mas saya sudah menceritakan semua pada erina "

__ADS_1


" Baguslah jika erina sudah tau setidaknya dia bisa membatu dimas untuk memahami ini "


Dimas mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi sementara erina duduk disampingnya dan belum berani mengatakan apapun. Dimas mengemudikan mobilnya tanpa arah dan tujuan yang jelas.


Erina berusaha membuatnya tenang erina memegang tangan dimas dan terus mentapnya. Sadar jika erina ada disampingnya dimas akhirnya menepikan mobilnya.


Dimas memandang erina tak sanggup lagi dimas menahan semua sendiri dimas memeluk erina dan pecah.....dimas menangis dipelukan erina. Dia menumpahkan semua yang dimas pikirkan pada erina.


Erina masih membiarkan suaminya mengatakan semua yang tersimpan dihatinya erina memeluknya dan terus membelai kepada dan juga punggungnya agar dia merasa tenang.


" Kamu tau kan erina bagaimana saya sangat mencintai ibu tapi ibu yang saya cintai selama ini ternyata bukan ibu saya dan wanita itu yang baru pertama saya melihatnya dia.....dia...ternyata.....ibu saya sebenarnya rahasia apa yang mereka sembunyikan selama ini begitu rapat sampai saya tidak mencurigainya. Bahkan saya merasa ibu lebih mencintai saya dibandingkan adik - adik saya ah.......saya berharap ini adalah mimpi katakan erina ini semua mimpi kan apa yang tadi saya dengar itu tidak benar........"


" Mas......sayang.........husssttt.....dengar kamu gak sendiri ada saya, saya tidak akan pernah meninggalkan kamu dalam keadaan apapun mau kamu lahir dari siapun itu kamu adalah suami saya yang sangat saya cintai, saya tau ini sangat berat buat kamu sayang tapi yang perlu kamu tau adalah saya adalah orang yang akan selalu bersama kamu kemanapun dan dimanapun , mas kita pulang dulu ya setelah dirumah baru kita bicarakan lagi hhhmmmm....."


" Saya tidak ingin pulang kerumah.......kamu ngerti kan erina...."


" Oke oke kita tidak akan pulang kita ke apartem aku aja ya biar aku yang bawa mobilnya ya mas boleh "


" oke.......boleh...."


Erina mengambil alih kemudi dan segera melajukan mobil itu kesebuah apartemen yang sudah cukup lama tidak erina tempati. Tak membutuhkan waktu lama mereka sampai diapartemen itu. Dimas meminta erina untuk menemaninya tidur saja karena kepalanya pusing.

__ADS_1


Erina menurut saja sebelum itu erina memberi obat pada dimas supaya dia bisa tidur dan istirahat sejenak. Erina memeluk dimas dengan erat begitu juga sebaliknya.


Bersambung...


__ADS_2