
Selesai joging mereka singgah di stand gerai makanan yang ada di pinggiran area taman.
Ariana memesan bubur ayam, Nesya memesan soto ayam, Indah memesan nasi uduk ikan asin.
Sebelum makan mereka berfoto berfoto ria bergantian dan berbarengan dengan makanan mereka.
Ariana masih terlihat kusut, galau tapi senang berlama - lama ngobrol bareng Nesya yang kepo dan ceria ama Indah yang cool dan sederhana.
" Kisah cinta terindah dan paling romantis adalah menua bersama menjadi kakek dan nenek dalam ikatan pernikahan yang indah, sepanjang hidup kita . " kata Indah kepada Ariana dan Nesya sambil tersenyum.
" Itu nasehat oma kepada mama, makanya aku dinamakan Indah sama mama " kata Indah lagi
" Wow romantis banget sih oma kamu Ndah, " puji Nesya kepada Indah.
" Beruntung banget ya elu Ndah, lahir dalam keluarga yang harmonis dan bahagia " sahut Ariana sendu membandingkan kisah cinta nya dengan hidup omanya Indah.
Batin Indah " perasaan niat aku kan mau menghibur mbak Ariana kenapa aku salah omong mulu ya "
Indah hanya tersenyum mendengar ucapan Nesya dan Ariana, takut salah omong lagi.
" Gue jadi iri lho sama oma kamu Ndah " kata Nesya lagi.
" Gue juga kepengen ketemu cowok yang baik, yang setia jagain gue sampai akhir hayat , hidup bahagia menua bersama " ucap Ariana tersenyum sendu kepada Indah dan Nesya.
" Amin " ucap Indah dan Nesya barengan.
" Iya gue juga kepengen hidup romantis seperti oma kamu Ndah " ucap Nesya senyum - senyum sendiri.
" Iya aku juga terinspirasi dari semangat hidup oma yang tetap energik di usia tuanya.
Walaupun bawelnya juga kebangetan." tawa Indah mengingat omanya.
" Emang oma lu masih hidup, Ndah " tanya Ariana.
" Nggak oma " Indah ragu menjawab pertanyaan Ariana.
Indah menghembuskan nafas panjang..
" Oma aku jatuh di kamar mandi dan meninggal di tempat, mbak " lanjut Indah menjawab pertanyaan Ariana.
" Maaf ya Ndah " ucap Ariana agak terkejut mendengar jawaban Indah.
" Gak apa apa mbak " jawab Indah sambil menatap Ariana.
" Sebenarnya aku senang omongin Oma mbak... " ucap Indah lagi.
" Emangnya kenapa dengan oma kamu Ndah? " tanya Nesya kepo.
" Karena oma yang menjadi salah satu penyemangat hidupku Sya " jawab Indah tersenyum lembut.
Batin Indah " Oma, aku kangen sama nasehat oma, semoga oma bahagia di sana ."
" Oma yang selalu nasehatin aku Sya.. supaya melewati hari dengan bersemangat ." lanjut Indah
" Ah elu Ndah hidup kamu mah santai aja kali, lempeng - lempeng aja kok setau gue.. " ucap Nesya.. sambil cengengesan.
" Lu mana tau hidup orang Sya " sahut Ariana sambil menatap Indah.
" Menurut gue ya Sya , Indah termasuk orang yang tangguh , mandiri , nggak manja , perhatian lagi " puji Ariana kepada Indah.
" Iya emang sih Indah orangnya mandiri " senyum Nesya sambil melihat ke arah Indah.
" Emang kamu tuh Sya , kerjaannya iri mulu sama hidup orang sih " tawa Indah.
" Justru karena Indah orangnya mandiri, tangguh, nggak manja makanya di mata kamu Sya...hidup Indah lempeng - lempeng aja " puji Ariana lagi.
__ADS_1
" Hidup aku ya, urusan aku lah.. ngapain juga laporan ama kamu Sya , dasar kamu ya biang gosip " ledek Indah ke Nesya.
" Emang gue gosip girl kok, gosip itu penting tau , nggak kayak elu, Ndah muka sendu ( senang duit ) " Nesya balik ledekin Indah.
" Emang aku suka duit , semua orang hidup juga bayarnya pakai duit , daripada kamu Sya mutu ( muka tua ) " balas Indah lagi.
" Apanya yang Indah nama doang , kelakuan kayak preman gitu suka ngagetin tiba - tiba nongol gitu kalau ada maunya pakai nodong lagi" ejek Nesya kepada Indah.
" Dari pada kamu Sya..kepo mulu ampe mulut manyun, mata bulat gitu kayak ikan mas koki" balas Indah mengejek Nesya.
" Biarin.. mata belo gue ini ya.. cantik tau.. mulut gue juga manyun, sexi kali , elu tanya tuh.. cowok - cowok di kampus pada demen mau cium bibir gue yang sexi ini " jawab Nesya puji diri sendiri dari ejekan Indah
Ariana tertawa terbahak - bahak melihat ulah Nesya dan Indah yang beradu mulut.
Nesya dan Indah tertawa barengan Ariana .
Makanya Ariana suka nongkrong lama - lama bareng Nesya yang lucu dan Indah yang cerdas.
" Hidup gue bakalan seru abis nih, tiap hari dengerin kalian pada adu mulut kayak gini " ucap Ariana di sela tawanya.
" Makanya rumah kosan sepi kalo nggak ada kamu Ndah " seru Nesya.
" iya aku juga kangen ama kamu Sya ...nggak ada yang kepo sama aku lagi " ucap Indah .
" Terima kasih ya Sya , Ndah sudah hibur gue , gue salut dah sama semangat hidup kalian berdua benar - benar membuat hidup gue jadi lebih indah " kata Ariana kepada Nesya dan Indah.
" Mbak Ariana belum tau kan sifat aslinya si Nesya wartawan gosip sejati , gelarnya si ratu gosip sekampus " tawa Indah meledek Nesya.
" Ha ha ha gaya lu ya Ndah , kayak elu yang paling bener aja deh jadi orang , elu minta tolong aja ke gue pakai acara ngancem gue Ndah , gaya lu udah kayak preman aja kali " ejek Nesya ke Indah.
" Denger ya kak, masa dia minta tolong izin nggak masuk kampus pakai acara pinjam duit lagi buat pulang kampung, nggak modal banget sih lu Ndah " lanjut Nesya ngadu kepada Ariana.
" Itu kan jurus aji mumpung Sya.. aku kan lagi kepepet harus pulang kampung, mana aku lagi nggak punya duit lebih, ya udah terpaksa dah, minta tolong pinjam duit ke kamu Sya " ucap Indah.
" Emang Indah ancam lu gimana Sya " tanya Ariana kepada Nesya.
" Fotocopy tugas kampus gue kak, masa mau dipending ampe dia balik pulang kampung " kesel Nesya.
" Emang nggak ada tempat lain buat lu fotocopy Sya ? " tanya Ariana kepada Nesya.
" Yah kak , bukan masalah fotocopy nya, file tugas gue kan dipegang Indah " ucap Nesya lagi.
" Lho kok tugas kamu Sya ada sama Indah? " tanya Ariana bingung.
" Karena tugas si ratu gosip kampus ini, aku yang buat mbak, Nesya bisanya cuma omdo alias omong doang" jawab Indah terbahak
" Ya iyalah Sya..lu..di ancam ama Indah , lha wong tugas kampus lu..aja Indah yang buatin yang nggak modal itu kamu Sya " tawa Ariana geleng - geleng kepala nggak ngerti Nesya gimana kuliahnya.
" Yuk kita balik rumah kosan, dah siang nih " ajak Nesya terlanjur malu diledekin mulu ama Indah.
Mereka bertiga barengan balik rumah kosan.
Masuk kamar masing - masing mandi, berganti pakaian lalu balik kumpul di ruang tamu kosan.
" Kakak nggak ada niatan melabrak si Karin " tanya Nesya kepada Ariana.
" Kamu jangan kumat ya..Sya , kompor provokator lu mau hasut mbak Ariana. " tegur Indah.
" Ha ha ha nggak lah gue kan cuma nanya doang"
" Emang kak Ariana nggak marah ama Eska " tanya Nesya lagi.
" Eska siapa Sya..Karin ? " tanya Indah kepada Nesya.
" Iya " jawab Nesya.
__ADS_1
" Lu kenapa Sya..?" tanya Ariana.
" Gak apa apa kok kak, cuma sedikit pusing mungkin cuma kepanasan doang " ucap Nesya tersenyum paksa.
" Kalo lagi nggak enak badan istirahat no.. masuk kamar bobok cantik " kata Indah kepada Nesya.
" Iya gue nggak apa - apa juga " elak Nesya.
" Yakin kamu nggak apa - apa Sya.. " tanya Ariana.
Kring.. kring.. kring
Ponsel Ariana berbunyi...
Nama Anton abang ku terbaik muncul di layar Ponsel Ariana.
" Gue masuk kamar dulu ya " pamit Ariana kepada Nesya dan Indah sambil berjalan masuk ke dalam kamar kosannya.
Di dalam kamar kosan Ariana menjawab video call Anton sambil duduk di dekat jendela.
" Gimana keadaan kamu dek? " tanya Anton kepada Ariana.
" Ana baik - baik aja bang " jawab Ariana
" Emang ada apa bang? " tanya Ariana kepada Anton.
" Kamu ya dek kamu lupa ya sudah berapa hari kamu nggak telpon mama? " tanya Anton kepada Ariana.
" Astaga bang.. aku lupa bang " jawab Ariana sambil tepok jidat sendiri.
" Gini nih kalo lupa minum air mineral bang, lagi puyeng bang mikirin duit." kode keras Ariana kepada abangnya Anton.
" Urusan duit aja kamu ingat dek.. yang lain aja kamu lupa , jiwa matre kamu ya dek, udah tingkat dewa dek, udah nggak ke tolong lagi " jawab Anton kepada Ariana sambil menggelengkan kepalanya.
" Iya iya, Ana janji bang bakalan langsung telpon mama " janji Ariana
" Kamu langsung telpon mama ya dek, awas ya kalo kamu lupa lagi " kata Anton kepada Ariana.
" Terus duit Ariana gimana bang ?" tanya Ariana lagi kepada Anton abangnya.
" Haduh benar - benar kamu itu ya dek, kamu ini ya duit aja yang ada dalam kepalamu dek " jawab Anton lagi.
"Mendingan Ana ngaku nggak punya malu sama abang , minta ama abang tersayang, yang paling baik, yang paling ganteng daripada aku bikin malu abang minta ama mas Raditya? " Ariana menjahili Anton.
" Hayoo abang pilih yang mana? "
bersenandung seperti penyanyi dangdut.
" Kamu ya dek dari kecil sampai segede panda gitu masih aja jiwa matre nya nggak berubah " kata Anton kepada Ariana.
" Kepada siapa lagi Ana akan meminta pertolongan bang, kalau bukan kepada abang ku tersayang, terbaik, terganteng, terpuji, terhebat" rayu Ariana kepada Anton kakaknya.
" Kamu ya dek, katanya mau belajar hidup mandiri, kalo model kayak gini mandirinya dimana? " senyum Anton kepada Ariana sambil menggelengkan kepalanya , senang disanjung adiknya.
" Ana mandiri kok bang, buktinya aku kerja, tidur, mandi sendiri makan bareng sih" elak Ariana cengengesan.
" Kenapa nggak lanjut dangdutannya dek? siapa tau kamu berbakat jadi pedangdut dengan suara sumbang mu dek " tawa Anton meledek Ariana.
" Yah abang , masa minta tolong aja nggak boleh sih bang , daripada Ana sakit mag nggak makan? " rengek Ariana kepada Anton
kakaknya.
"Haduh bukan minta tolong nya yang nggak boleh dek, sifat cinta duit mu itu lho. Kebiasaan minta duit mulu jiwa matre dipelihara. Semoga ntar suamimu sanggup menafkahi jiwa matre mu itu dek " nasehat Anton kepada Ariana.
Batin Anton " Begini nih jadinya kalo sifat matre dan manja mu itu dek kebablasan, tiap telpon minta duit mulu, tapi kasihan juga kalo kamu nggak makan dek, bisa sakit kan mama juga yang bakalan repot jadinya tambah khawatir sama kamu "
__ADS_1