
Sekitar tiga puluh menit kemudian Nesya datang kembali ke restoran dan langsung menghampiri Ariana.
" Gimana kerjaan di restoran kak Ana bisa? " tanya Nesya.
" Ya begini seperti yang kamu lihat Sya " jawab Ariana.
" Kak Ana sudah terima duit sama nota nota penjualan pagi restoran dari kak Rena " tanya Nesya lagi.
" Sudah Sya , aku sudah simpan di dalam laci meja kamu, tapi belum sempat aku check kembali " jawab Ariana
" Terus ruangan admin kak Ana tinggal kosong sudah di kunci ?" tanya Nesya lagi.
" Ya Sya , aku sudah kunci ruangan admin, matikan laptop, matikan mesin pendingin ruangan, padamkan lampu ruangan sebelum turun jaga kasir gantikan tugas Jessi " jawab Ariana.
" Ok gitu dong , kak Ana sudah makan malam belum " tanya Nesya.
" Belum sempat Sya " jawab Ariana.
" Ya sudah, ntar kita makan malam sama sama aja tunggu Jessi selesai istirahat makan dulu ya kak " ajak Nesya.
" Iya terserah kamu Sya " jawab Ariana.
" Bener nih terserah gue kak " Nesya menatap Ariana penuh harap.
" Iya terserah elu deh Sya " jawab Ariana lagi.
" Ok gitu dong kak, jadi pacarannya sudah berapa lama " ucap Nesya senang.
" Astaga Sya lu beneran wartawan gosip ya " jawab Ariana grogi.
" Di jawab aja kak nggak usah malu deh kalo sama gue kak, asal jangan bikin malu aja ya " kata Nesya becandain Ariana.
" Waduh kapan juga aku pernah buat kamu malu Sya " tanya Ariana bingung dengar ucapan Nesya.
" Oh nggak pernah kok kak " jawab Nesya spontan.
Batin Nesya " Justru gue yang malu sama kak Ana , karena pernah salah paham sama kakak. Di kira kak Ana yang merebut pacar Kris sepupu gue, mana gue sangka malah kebalikan si Kris yang merebut pacar kak Ana, untungnya kak Ana kagak tau. Maafkan Nesya ya kak karena sempat salah paham sama kakak. "
" Sebenarnya maksud kamu itu apa sih Sya bikin malu gimana ya? " tanya Ariana kepada Nesya kebingungan.
" Sudah lama kamu datang Sya? " tanya Jessi tiba tiba.
__ADS_1
" Nggak baru juga lima menit kok Jess " jawab Nesya kepada Jessi.
" Ya sudah tolong kamu lanjut jaga kasir ya Jess " kata Nesya kepada Jessica.
" Ok siap bu bos " jawab Jessica keceplosan langsung tutup mulut .
" Apaan sih lu Jess " ucap Nesya nunjuk bahu Jessi.
" Tapi Jessi benar lho Sya selama di restoran gaya lu bossy banget deh Sya " ucap Ariana setuju dengan Jessica.
" Ah perasaan kak Ana aja kali " jawab Nesya sambil pelototi Jessica .
" Kalian sudah makan malam belum? " tanya Jessica mengalihkan pembicaraan.
" Iya kak Ana mau makan apa ? gue mau nasi goreng spesial ama jus strawberry ya Jess " kata Nesya kepada Jessica.
" Aku kwetiaw seafood ama jus sirsak aja Jessi " kata Ariana kepada Jessica.
" Nota nya gabung atau pisah Sya " tanya Jessi kepada Nesya .
" Gabung nota pribadi gue aja dulu Jess " jawab Nesya .
" Ok bawa ke atas atau makan di bawah ?" tanya Jessica lagi kepada Nesya .
" Ok gue ke atas dulu ya Jess " pamit Ariana.
Nesya berjalan naik ke lantai dua restoran di ikuti oleh Ariana. Ariana mengambil kunci pintu ruangan admin dari dalam saku celananya , membuka pintu dan menyalakan lampu ruangan , diikuti oleh Nesya yang menutup pintu ruangan.
Ariana menyalakan pendingin ruangan.
Nesya menyalakan laptop dan membuka laci mejanya , mengeluarkan amplop duit dan laporan penjualan Rena.
" Ayo kita check penjualan Rena kak. " ucap Nesya.
" Aku aja yang check nota nota kamu yang hitung duit ya Sya " kata Ariana lagi.
" Iya kak gampang itu yang penting jumlah duit sama total jumlah nota penjualan klop ya sudah beres " kata Nesya santai.
" Ya sudah aku check dulu ya " ucap Ariana.
" Sesuaikan dengan detail per lembar nota dari nomer kecil ke nomer besar check nilai nominal nya saja kak " kata Nesya.
__ADS_1
" Iya bu bos " kata Ariana.
" Ha ha ha wow tunggu tunggu kak, gue juga admin di restoran ini kak, gue cuma dapat tugas mengawasi jalannya operasional bukan gue yang bos tapi kak Evander jangan pernah lupa itu kak, jadi kalo kak Ana mau merayu itu sama kak Evan bukan sama gue kak " tawa Nesya meledek Ariana.
" Hah lho kok lu ngomongnya gitu sih Sya? " ucap Ariana malu.
" Kan tadi kak Ana bilang terserah Nesya " ucap Nesya jahil.
" Iya juga sih emang aku ada bilang terserah kamu Sya tapi bukan soal merayu kak Evan , tadi kan kamu tanya tunggu Jessi dulu selesai istirahat baru kita bareng makan malam , makanya aku bilang terserah kamu Sya kenapa jadi malah melenceng merayu kak Evan ? " tanya Ariana bingung sama ucapan Nesya.
" Ha ha ha nggak apa - apa juga, kak Evan masih jomblo kok masih singel belum ada yang punya kak " tawa Nesya lagi.
" Astaga lu ya Sya bener bener dah bikin malu aja deh, aku kerja serius Sya bukan buat merayu kak Evan " ucap Ana lagi.
" Yakin kak Ana nggak mau merayu kak Evan ntar nyesel lho barang bagus dilepas " rayu Nesya.
" Haduh ribet bener ya hidup lu Sya kalo nggak jadi wartawan gossip, lu jadi mak comblang rempong " ejek Ariana kepada Nesya.
" Ha ha ha kak Ana lucu banget ya di comblang sama cowok ganteng incaran sejuta wanita nggak mau " kata Nesya.
" Bukan gitu Sya biasa nya juga cowok yang merayu cewek kan pakai coklat, pakai tas, pakai duit makanya banyak cewek jadi matre gara gara dimanjain, di belikan sama cowoknya " ucap Ariana kepada Nesya.
" Jadi kak Ana mau begitu juga " tanya Nesya berterus terang.
" Aku nggak matre kok Sya aku cukup tau diri siapa diri aku, apalagi setelah kejadian Karin aku lebih memilih laki laki yang bertanggung jawab yang ucapannya bisa di percaya dan yang setia Sya. " kata Ariana serius
" Ya aku mengerti kok kak " ucap Nesya sambil tersenyum kepada Ariana mengingat kelakuan Brian dan Karin.
" Hah, untunglah kamu nggak bilang kalo aku bikin kamu malu karena mengenal orang seperti aku Sya." ucap Ariana sendu.
" Nggak mungkin juga gue malu kenal kak Ana, gue malah senang kalo kak Ana jadi keluarga " persetujuan dari Nesya .
" Boleh aku senang kok punya adik cantik,ceria, seperti kamu Sya " kata Ariana senang.
" Bener kak Ana jangan ingkar ya mulai sekarang harus jadi kakak Nesya dan harus ikut permintaan Nesya " ucap Nesya gembira.
"Haduh Sya benar benar ya kamu bu bos. Aku janji akan menjadi kakak yang baik buat kamu Sya. Tapi aku nggak akan mengikuti permintaan kamu Sya " janji Ariana.
" Kak Ana nggak boleh ingkar janji ya tadi kan kak Ana sudah bilang terserah Nesya " kata Nesya.
" Ha ha ha kamu ya benar benar Sya, bu bos sejati bisa bisa nya kamu ancam aku pakai ucapan aku sendiri. Lagi pula yang aku maksud terserah kamu kan untuk urusan waktu makan malam bukan buat nurut permintaan kamu Sya " tawa Ariana.
__ADS_1
" Ha ha ha kak Ana benar benar harus menjadi kakak Nesya karena bisa memahami kemauan gue " ucap Nesya bahagia.