
Ariana meletakkan gelas di atas meja.
" Mas Evan serius? kita bahkan baru bertemu beberapa hari? " protes Ariana.
" Salah " kata Evan tenang.
" Kak Ana benar benar lupa sama kami berdua ya? " tanya Nesya.
" Hah aku pernah ketemu kalian ? " Ariana malah tambah bingung.
" Aku Asya kak coba di ingat baik baik " ucap Nesya tersenyum senyum melihat Ana bingung.
" Wow kamu sekarang cantik banget Sya " kata Ariana surprise.
" Ha ha ha nggak mirip ya waktu gue kecil gendut, pipi tembem ,mata sipit , rambut di kuncir dua " tawa Nesya .
" Aku nggak menyangka Sya kamu berubah banget sekarang kamu cantik banget Sya " ucap Ariana sedikit kaget.
" Kalo kamu Asya sepupu Ruby anak tante Mutya, maka kak Evan pasti Herder " kata Ariana perlahan sambil menatap Evan.
" Ha ha ha iya bener kak " Nesya ngakak tertawa terbahak bahak kegirangan.
" Ha ha ha " Ariana juga ngakak tertawa terbahak bahak.
Evan kesel, bete melihat Nesya dan Ariana mentertawakan nama panggilan Ariana kepada Evander.
Ketika berusia lima tahun Evander dan Anastasya pernah berlibur ke rumah Ruby anak bu Mutya tetangga depan rumah Ariana di kota S selama satu minggu. Karena nama mereka rumit bagi Ariana maka ia memanggil Anastasya dengan sebutan Asya dan Evander dengan nama Herder. Ariana tidak mengenali mereka karena pada saat itu mereka berdua gendut , pipi chubby , mata sipit , Nesya rambut di kuncir dua dan Evan memakai kacamata .
" Diam nggak " ucap Evan kepada Ariana.
" Ha ha ha maaf mas aku masih nggak menyangka Herder yang lucu bisa berubah menjadi mas Evan yang ganteng " tawa Ariana masih ngakak.
" Heh " ucap Evan sambil tersenyum misterius.
" Gue masih nggak ngerti bagaimana bisa kak Ana memanggil kak Evan Herder " senyum Nesya menahan tawa.
" Ha ha ha karena nama Evander sulit aku ucapkan jadinya aku panggil Herder saja " kata Ariana masih tertawa geli.
Evan berdiri dari kursinya dan mencium bibir Ariana. Ariana seketika berhenti tertawa.
Nesya yang melihat Evan mencium bibir Ariana langsung bertepuk tangan kegirangan.
" Gitu dong kak Evan harus lebih ekspresif " dukung Nesya atas tindakan Evan.
Evan melepas ciumannya dari bibir Ariana dan kembali duduk di kursinya.
" Rasa kari " kata Evan.
Ariana bengong sesaat dengan wajah merah merona dan jantung berdebar nggak karuan.
" Ya rasa kari lah kan kita lagi makan kari daging " senyum Nesya.
" Iya " kata Ariana tersenyum kikuk.
" Jadi kak Ana mau ya tinggal di sini ?" bujuk Nesya.
" Nggak Sya aku dan mas Evan belum menikah " jawab Ariana ragu.
" Jadi kamu mau menikah sama aku? " tanya Evan.
__ADS_1
" Hah " Ariana syok mendengar perkataan Evan.
" Ya " kata Evan ngambang.
Ariana menatap Nesya dan Evan bergantian.
" Kak Ana suka kak Evan? " tanya Nesya serius menatap mata Ariana dalam.
" Ya suka " cicit Ariana.
" Kalau begitu apa masalahnya kak? " tanya Nesya lagi kepada Ariana hati hati.
" Aku masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. " kata Ariana ragu.
" Bingung bagaimana? " tanya Evan tenang.
" Bingung bagaimana harus bersikap menghadapi mas Evan " kata Ariana ragu.
" Tuh kan apa gue bilang kak Evan harus lebih agresif " senyum Nesya.
" Jujur bicara apa adanya " jawab Evan kepada Ariana.
" Iya mas " cicit Ariana.
" Ada lagi? " tanya Evan kalem.
" Bagaimana bisa? " tanya Ariana.
" Bulan lalu Ruby menikah " jawab Evan.
"Oh gitu ya " ucap Ariana maklum.
" Ya " jawab Evan lagi.
" Baru sadar " kata Evan kalem.
" Huh dasar kalo ada maunya aja " gerutu Nesya.
" Terus? " tanya Ariana penasaran.
" Kak Evan tanya tante Marina kak Ana kenapa nggak datang " ucap Nesya menjelaskan.
" Info dari tante Marina kak Ana sudah tinggal di kota J " lanjut Nesya.
" Ternyata Ana tinggal satu rumah di kosan Nesya " kata Evan.
" Oh pantesan " kata Ariana mulai paham.
" Iya " kata Evan kalem.
" Kak Ana juga sudah berubah cantik banget sekarang " puji Nesya .
" Iya setipe lagi sama Nesya " senyum Evan.
" Ha ha ha " akhirnya mereka bertiga tertawa bersama.
" Aku nggak menyangka kita masih tinggal satu perumahan. " kata Ariana.
" Rumah kami memang di sini kak, hanya dulu nggak seramai sekarang. " kata Nesya.
__ADS_1
" Lalu? " tanya Ariana lagi.
" Maaf gue sempat salah paham sama kak Ana, gue pikir kak Ana orang ketiga dalam hubungan Kristina dan Raditya ternyata terbalik Kris yang orang ketiga dalam hubungan kak Ana dan Raditya. " ucap Nesya sendu.
" Terus? " tanya Ariana masih penasaran.
" Kris mantanku " kata Evan jujur.
" Loh kata Nesya sepupu " ralat Ariana.
" Iya sepupu jauh " jawab Evan.
" Jadi selama kak Ana pacaran sama Raditya, Kris sama kak Evan, entah bagaimana Kris juga jalan sama Raditya, lalu kak Evan tau ya putus sama Kris. " ucap Nesya jujur.
" Hah " Ariana menghembuskan nafas.
" Putus dari Kris sepertinya kak Ana masih belum menyadari kalau Raditya jalan lagi sama Karin si kutu loncat " ucap Nesya mulai kesel.
" Iya aku paham sekarang " kata Ariana sendu.
" Lebih baik ketahuan sekarang " kata Evan.
" Jadi mama tau masalah ini dari siapa? " tanya Ariana.
" Aku " jawab Evan.
" Hah? " Ariana sedikit kaget.
" Karin sudah punya pacar DJ nama Oscar , dia juga jalan sama Brian bosnya, mantan gue kak karena kerja di admin Resto , juga jalan sama Raditya " lanjut Nesya.
" Gue putus sama Brian karena masalah Karin, Brian putus dan memecat Karin karena dia banyak memakai duit resto , jadi Oscar datang ke resto dan memukul Brian. " jelas Nesya.
" Brian minta bantuan kak Evan, agar bisa pergi dari kota J , jadi resto dibeli oleh kak Evan dan Brian pindah keluar negeri. " kata Nesya menjelaskan panjang lebar.
" Kenapa bisa jadi rumit begini ya? " tanya Ariana.
" Nggak rumit " kata Evan kalem.
" Jadi resto gue yang urus sekarang makanya perlu bantuan kak Ana bagian admin dan kak Linda untuk masakan menu menu baru andalan resto atau dari sumber sumber lain yang punya resep istimewa seperti resep bibi Aminah " kata Nesya lagi.
" Ana bisa masak? " tanya Evan.
" Nggak mas, masak air saja bisa gosong " ucap Ariana malu.
" Ha ha ha bisa belajar kak " kata Nesya.
" Sudah Sya tapi rasanya amburadul " kata Ariana lagi jujur.
" Aku lebih baik di suruh yang lain Sya ketimbang masak rasanya bakalan nggak karu karuan Sya " ngaku Ariana jujur.
" Mending jadi kurir atau apa kek jangan masak ya ampun deh aku takut nanti yang makan bakalan sakit perut, muntah ,keracunan makanan, gimana kan bisa repot Sya " kata Ariana merajuk.
" Ha ha ha " Evan dan Nesya tertawa terbahak bahak.
" Kakak pikir ini saman kuda gigit rumput ya kak, naik kereta api lokomotif batu bara gitu sekarang sudah saman online kak, manusia sudah ke bulan. Pengusaha resto tinggal gaji koki kak, pengusaha salon tinggal gaji kapster , gaji make up artis, pengusaha konveksi tinggal gaji buruh jahit kak, tinggal beli mesin konveksi, limbah plastik bisa diolah jadi batako, limbah batok kelapa bisa jadi pupuk , banyak jalan menuju roma kak. Resto kak Evan emang kak Evan ama Nesya bisa masak? kan kagak " ucap Nesya gemes.
" Pengusaha hanya perlu mengendalikan manajemen keuangan perusahaan " kata Evan.
" Iya aku kan hanya pegawai bukan bos " kata Ariana.
__ADS_1
" Makanya kak Ana segera menikah sama kak Evan, belajar mengurus manajemen resto jadi kak Evan bisa fokus urus usaha yang lain dan Nesya bisa ekspansi buka cabang atau cari usaha lain yang lagi booming , supaya kak Ana bisa jadi bu bos kalau perlu Indah dibantu buat usaha super market dan kak Tina diajak buat klinik " kata Nesya antusias.
tbc