Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#31


__ADS_3

" Masalah nya sekarang kak Ana masakan andalan restoran harus istimewa baik tampilan maupun rasa masakan, kita ini restoran bukan warung . " kata Nesya menegaskan.


" Maaf Sya gue benar benar nggak mengerti maksud ucapan kamu Sya " kata Ariana kagak mengerti maksud ucapan Nesya.


" Ha ha ha benar benar setipe cocok banget " tawa Nesya ngakak.


" Hah maksud kamu apa Sya ?" Ariana tambah bingung.


Batin Nesya " setipe sama kak Evan sama sama telat mikir " sambil senyum senyum sendiri.


" Kalo warung ya kak Ana cukup satu menu kita nasi rendang kak Linda mereka sudah bisa jualan. Level restoran bukan kah makanan kita harus lebih bagus dari level warung , lebih enak rasanya, lebih menarik dilihat karena di garnis lebih menggugah selera kalo perlu lebih wangi karena bumbu lebih lengkap. " kata Nesya menjelaskan.


" Ya benar Sya " kata Ariana setuju.


" Paling tidak tampilannya harus beda dari menu lain apakah pakai piring putih oval apa bulat atau wajan kecil, dialas daun pisang, semangkuk nasi putih, di atas nasi di kasih rendang atau telur rica nggak mungkin bawang goreng kan biasa banget, bagaimana penataan letak makanan itu semua perlu dipikirkan secara detail kak Ana. Itu beda bos ama kita yang pekerja, bos macam kak Evan tinggal bilang iya atau tidak. Kita yang pekerja yang mewujudkan keinginan si bos agar tercapai dan bisa diterima bahkan menjadi makanan favorit masyarakat itu baru bisa menjual kak " ucap Nesya lagi panjang lebar menjelaskan kepada Ariana.


" Wow pantesan kak Evan bilang harus tester kasih kamu coba Sya, kamu benar benar bisnis woman Sya , Linda hanya ingin masakannya di jadikan menu andalan restoran dan kamu yang mewujudkan impian Linda, terima kasih banget ya Sya " puji Ariana terkagum kagum.


" Iya sama sama kak " kata Nesya bangga.


" Jadi ntar malam kita mau ngapain Sya?" " tanya Ariana


" Ya kerja mewujudkan keinginan kak Evan dan impian Linda " ucap Nesya.


Batin Nesya " Terima kasih kak Linda masakan lu sudah buka jalan buat kak Evan bisa dekat sama kak Ana " sambil tersenyum lebar.


" Jadi kita lembur ntar malam? " tanya Ariana bingung.


" Ya bisa dibilang gitu sih kak " ucap Nesya tersenyum misterius .


" Kamu nggak coba dulu masakan Linda Sya " tanya Ariana mengingatkan Nesya.


" Ntar aja kak aku sudah ada bayangan kok mau di apakan nasi rendang Linda bisa banget buat dijadikan menu andalan restoran " kata Nesya bersemangat.


" Kalo ada karyawan terbaik apa Linda bakalan terpilih ya Sya " tanya Ariana.


" Ya tentu kak Linda akan dapat bonus gede kalo makanannya jadi salah satu menu andalan restoran, apalagi kalo dijadikan nasi kotak bakalan laris manis karena semua menu tanpa tulang jadi makanannya Ok banget " ucap Nesya sudah perkiraan menghitung laba penjualan makanan restoran.


" Kalo insentif gede bakalan banyak anak dapur yang jadi kreatif ya" kata Ariana.


" Ha ha ha semua boleh kak Ana yang penting kak Evan bilang enak maka semua jenis makanan bisa kita upayakan untuk jadi menu restoran, kita emang lagi mau mengekspansi operasional restoran menjadi lebih ok, kalo perlu kita buka cabang di tenan Hotel atau mall " ucap Nesya bersemangat.


" Amin moga moga kita bisa punya cabang dimana mana ya Sya. " doa Ariana berharap.

__ADS_1


" Ya kak kalo perlu se - Indonesia atau sampai ke luar negeri sekalian kak" kata Nesya antusias.


" Wow gue nggak nyangka Sya kamu emang bisnis woman walaupun kuliah pakai joki, " canda Ariana.


" Ha ha ha itu sudut pandang saja kak, kalau aku sih cuma bantu Indah soal teori yang penting kan prakteknya kak, itu beda dosen sama pengusaha kak " kata Nesya.


" Iya iya bu bos " ledek Ariana.


" Lho itu kenyataan kak praktek jauh lebih penting dari teori " sahut Nesya lagi.


" Kamu beneran nggak mau ketemu Linda " tanya Ariana kepada Nesya.


" Belum saatnya kak sekarang aku lebih butuh bantuan kak Ana. " kata Nesya kepada Ariana.


" Kalo dari cara berpikir kamu aku bisa memahami kenapa kamu bakalan jadi pengusaha sukses dan Linda jadi chef " ucap Ariana kalem.


" Terima kasih pujiannya kak " kata Nesya tersanjung


" Kamu bisa menjual ide, karya bahkan apapun bisa kamu jadikan bisnis Sya " puji Ariana.


" Itu hanya karena lingkungan kak yang akan membentuk pola pikir masing masing individu " ucap Nesya pede.


" Asal kamu nggak jual organ atau perdagangan manusia Sya " canda Ariana.


" Ha ha ha nggak lah emang gue cinta duit tapi gue tau batasan lah kak " ucap Nesya tersenyum.


Batin Nesya " Kamu harus jadi kakak ipar gue kak Ana " senyum pepsodent mendengar perkataan Ariana.


" Kalo kemampuan kamu sudah seistimewa ini maka pasti kak Evan lebih istimewa lagi " ucap Ariana memuji Evan.


" Ha ha ha benar seratus persen setuju kak " kata Nesya senang.


" Ternyata sifat kepo kamu bukan gosip biasa Sya tapi kemampuan untuk membaca situasi dan kondisi yang hebatnya kamu bisa menjadikannya bermanfaat, kemampuan kamu sangat istimewa Sya. " sanjung Ana lagi.


" Ha ha ha sudah cukup kak, bisa meleduk ntar kepala Nesya di puji sama kak Ana terus" ucap Nesya girang.


" Sore bu bos , kak " sapa Jessi


" Ha ha ha ini satu lagi " tawa Nesya.


" Sore Jess " sapa Ana balik.


" Gue absen dulu ya " kata Jessi lalu masuk ke dalam restoran naik ke lantai dua.

__ADS_1


" Tuh Jessi aja panggil kamu bu bos " kata Ariana.


" Itu mah becandaan aja sih bisa bisanya Jessi kak " ucap Nesya.


" Nah ini, ini nih salah satu kemampuan kamu Sya yang sering buat aku bingung " kata Ariana jujur.


" Bingung gimana kak " kata Nesya santai.


" Kalo kak Evan dia jelas akan berwajah datar, nah kamu Sya kamu jago acting, kamu pintar menutupi siapa kamu yang sebenarnya Sya bahkan Linda nggak menyadari kalau kamu yang berada di balik operasional restoran " kata Ariana.


" Ha ha ha kak Ana bilang aja kak Evan produser gue sutradara gitu ya " tawa Nesya.


" Iya seperti begitu lah kamu orang di belakang layar dan kamu menjadikan gosip sebagai cara kamu mencari informasi. Karena kamu selalu bilang gosip itu penting " kata Ariana perlahan.


" Terima kasih kak, selama kak Ana senang ketemu gue , terserah kak Ana mau anggap gue apa , gue sangat senang kak Ana menganggap kemampuan gue istimewa " kata Nesya jujur.


" Hayo lagi gosip apa? " kata Jessi tiba tiba .


" Ha ha ha awas elu ya Jessi, ya ngomong kerjaan lah. " kata Nesya.


" Ayo kita closing dulu Jessi ntar ngobrolnya ya " kata Ariana.


" Ok " kata Jessi.


Ariana masukkan nota nota penjualan pagi restoran dan duit ke dalam amplop coklat.


" Gue ke atas dulu ya Jessi " kata Nesya.


" Yah bu bos kok naik sih " protes Jessi.


" Kak Evan ada di dalam ruangannya? " tanya Ana.


" Iya pak Evan ada di ruangannya lampu kantor menyala " kata Jessi.


" Ya sudah gue ke atas dulu ya Jess " kata Nesya.


" Ok bu bos " jawab Jessi.


Nesya dan Ariana naik ke lantai dua.


Nesya mengetuk ruangan pintu admin.


Tok tok tok

__ADS_1


" Masuk " kata Evan dari dalam ruangan.


Nesya membuka pintu dan berjalan masuk ke dalam ruangan admin diikuti oleh Ariana.


__ADS_2