Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#42


__ADS_3

" Sebaiknya kami sekeluarga saja yang di hotel jadi acara pingitan dan siramannya di hotel saja " usul Adrian.


" Iya mereka nggak boleh tinggal serumah dan nggak boleh ketemu selama masa pingitan dan siraman " ucap Marina tegas.


" Ya sudah keluarga papa Adrian tinggal di Raffles saja kalau begitu " ucap Evan setuju.


" Nesya ikutan kak Ariana ya supaya ketularan wangi dan cepat nikah nyusul kak Ana " pinta Nesya.


" Iya terserah lu deh Sya gimana baiknya " ucap Evan perlahan.


" Evan biarkan Nesya bantu - bantu keluarga Adrian dan EO selama d kota J nggak mungkin Ana yang ngurus semuanya sendiri kan dia harus perawatan , harus pingitan , harus siraman , harus luluran ya pasti Ana di dalam hotel saja kan " ucap Ester ."


" Tenang ma ntar Nesya panggil teman - teman kosan datang buat bantuin juga persiapan acara pernikahan kak Ana ma." ucap Nesya riang.


" Iya benar Sya kita bisa panggil Linda , Tina sama Indah buat bantuin acara atau jadi pagar ayu buat penyambutan tamu " ucap Ariana gembira.


" Iya gue setuju kak Ana , sekalian temani Nesya nginap di kamar hotel buat bantu - bantu acara pingitan , siraman sama persiapan acara pernikahan dan resepsi " ucap Nesya antusias.


" Terus kita mau bahas apa lagi sekarang? " tanya Evan.


" Baju pengantin pria , model gaun pengantin , gaun pagar ayu bagaimana ?" tanya Nesya.


" Itu urusan EO saja " ucap Evan malas.


" Mama atau kamu yang atur Van mau pakai EO yang mana ?" tanya Ester .


" Besok Evan urus di kota J ma , mama sama papa cukup datang dan menghadiri acara saja " ucap Evan.


" Pakaian kami ?" tanya Anton.


" Sekalian saja diurus sama EO , kedua keluarga besar hanya datang dan merestui saja seminggu sebelum acara d kota J nanti aku siapkan tiket pesawatnya " ucap Evan.


" Ya sudah terima kasih Evan karena kami akan sangat merepotkan kamu dengan semua urusan persiapan pernikahan." ucap Adrian.


" Puji Tuhan Evan bisa urus semua dengan bantuan EO pa " ucap Evan.


" Kita mau membahas apalagi ?" tanya Owen.

__ADS_1


" Sementara garis besar acara sudah cukup , tinggal acara hantaran barang - barang pengantin wanita ?" ucap Marina.


" Bisa diatur sendiri lah ma " ucap Ariana .


" Hanya barang - barang pribadi Ariana saja ma jangan peralatan rumah tangga cukup pakaian , sepatu , tas , perhiasan . " ucap Evan menegaskan.


" Nanti Nesya yang bantu ya kak kalau masalah hantaran barang - barang kak Ana " jawab Nesya antusias.


" Iya kamu atur deh " ucap Evan kalem.


" Jadi apalagi yang bisa dirundingkan kalau semua diatur EO ?" tanya Marina.


" Pakaian , sepatu , tas , perhiasan kak Ariana kan harus diatur sendiri tante , apa tante juga mau ikutan shopping sekalian sama mama jadi kita bisa pergi berempat " ucap Nesya.


" Maksud tante , Sya apalagi yang mau dibahas selain itu ?" tanya Marina.


" Ya sepertinya sih sementara ini cukup " jawab Evan.


Akhirnya keluarga Owen Putra Negara pamitan pulang. Setelah acara sungkeman cipika cipiki selesai. Ariana masuk ke kamarnya ditemani Marina mamanya untuk ganti pakaian.


Di dalam kamar Marina bertanya lagi kepada Ariana untuk meyakinkan keputusannya menerima lamaran Evan.


" Yakin ma Ana percaya dengan mas Evan " jawab Ariana kalem


" Pernikahan hanya untuk sekali seumur hidup Ana bukan permainan " nasehat Marina.


" Ma bukankah mama yang mau jodohin Evan sama Ana ?'" Ariana balik bertanya.


" Iya mama hanya mau kamu ada yang jaga Ana tapi mama juga mau kamu hidup bahagia dengan suami kamu seumur hidup kamu " jawab Marina.


" Mama menjodohkan Ana dengan Evan tentu mama punya penilaian yang baik terhadap Evan kan Ma " tanya Ariana.


" Iya benar tapi mama mau kamu menikah dengan Evan karena rasa sayang bukan terpaksa Ana" ucap Marina.


" Kalau suka , sayang , yakin , percaya jawabannya iya dan kata papa itu sudah cukup bagi Ana untuk menerima lamaran mas Evan lagipula mas Evan orang yang sangat ambisius dia butuh bantuan Ana untuk melaksanakan usahanya " jawab Ariana.


" Puji Tuhan , Ana kalau kamu juga sayang dan percaya sama Evan paling tidak kalian sudah ada kecocokan karena Evan sangat sayang sama kamu Na " ucap Marina.

__ADS_1


" Mama tau darimana kalau mas Evan sangat sayang sama Ana ma " tanya Ariana penasaran.


" Ha ha ha kamu lupa ucapan Nesya yang bilang Evan sangat agresif sama kamu Na , laki - laki hanya akan bersikap agresif kepada perempuan yang disayangi Na , Evan pernah bersikap kurang sopan sama kamu ?" tanya Marina.,


" Sering ma suka tiba - tiba cium pipi , cium bibir " jawab Ana.


" Maksud mama Evan nggak pernah melecehkan kamu kan Na ? pegang - pegang daerah pribadi ?" tanya Marina serius.


" Nggak mas Evan orangnya sangat sopan sama perempuan ma juga sama karyawan perempuan , kalau sama Ana ya pelukan karena ketiduran nonton film di sofa bertiga sama Nesya , mama nggak lihat aku dan mas Evan diledekin melulu sama Nesya gara - gara mas Evan sering tiba - tiba cium Ana di depan Nesya " cicit Ariana malu.


" Kamu jaga diri ya Ana sebentar lagi kamu akan menikah dengan Evan jaga sikap , jaga ucapan dan jaga kepercayaan mama dan papa , mama percaya kamu bisa jaga diri dengan baik , di rumah Evan kamu tidur satu kamar dengan Nesya kan ?" tanya Marina penasaran.


" Ana baru semalam nginap di rumah mas Evan ma , itupun ketiduran di sofa bertiga lagi sama Nesya dan mas Evan , Ana belum pernah tidur di kamar Nesya ma cuma numpang mandi sama ganti baju doang " ucap Ana jujur.


" Ha ha ha lucu juga ya kalian bertiga bisa ketiduran tapi baguslah artinya kalian bisa akur dan hidup rukun serumah di rumah Evan " tawa Marina lega.


" Ada bibi Aminah juga asisten rumah tangga yang sudah puluhan tahun kerja di rumah Evan katanya sudah jagain Nesya dari bayi bahkan sudah kerja sebelum Nesya lahir dan orangnya sangat ramah " ucap Ariana tenang.


" Syukurlah kalau ada orang tua yang tinggal di rumah Evan pantesan jeng Ester tenang - tenang saja tinggal disebelah sibuk ngurusin usaha butiknya " kata Marina maklum.


' Bibi Aminah jago masak ma dan cekatan orangnya sudah paham harus bagaimana menghadapi mas Evan dan Nesya yang sering ribut masalah bisnis mereka punya banyak ide - ide buat usaha dan mereka sangat agresif kalau soal bisnis makanya mas Evan mau cepat - cepat menikah karena Nesya bakalan buka cabang resto dan mereka berencana membuat resto mempunyai banyak cabang se Indonesia " ucap Ana.


" Iya mereka memang sudah punya beberapa jenis usaha " jawab Marina.


" Ma , tolong bantu Ana ganti baju ya " pinta Ana kepada Marina.


" Iya sini mama bukain resleting dress kamu Na " ucap Marina.


" Aku mandi dulu ya ma " kata Ariana sambil berjalan masuk ke kamar mandi kamarnya.


Marina berjalan keluar kembali ke dapur dan bertemu dengan Adrian dan Anton yang lagi berbincang di dapur.


" Bagaimana pa ?" tanya Marina.


" Bagaimana apanya ma ?" tanya Adrian balik.


" Papa lihat bagaimana hubungan Evan sama Ana " tanya Marina lagi.

__ADS_1


" Ma , mereka baik - baik saja , jangan terlalu khawatir Ana akan sangat bahagia hidup bersama Evan karena ada Nesya yang akan menolongnya mengimbangi Evan , Ana akan belajar menjadi seperti Nesya dengan pola pikir yang sesuai dengan kondisi kehidupan mereka bertiga di kota J " kata Adrian yakin.


" Ma , Anton yakin Evan akan menjaga Ana dengan baik , Evan emang tipe orang yang irit bicara " ucap Anton menenangkan Marina.


__ADS_2